<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>A. Hardiena Personal Blog &#187; Windows</title>
	<atom:link href="http://www.ahardiena.web.id/tag/windows/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ahardiena.web.id</link>
	<description>A. Hardiena Personal Blog - Provided Business, Linux and Webdesign articles with personal touch for your simple pleasure.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Mar 2010 16:18:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Membuka file DOCX dengan OpenOffice</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/computer/membuka-file-docx-dengan-openoffice/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/computer/membuka-file-docx-dengan-openoffice/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 03:14:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft Office 2007]]></category>
		<category><![CDATA[Openoffice Org]]></category>
		<category><![CDATA[Openxml]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/computer/membuka-file-docx-dengan-openoffice/</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai sebuah aplikasi perkantoran OpenOffice adalah aplikasi bebas yang cukup handal hal ini tidak perlu di pertanyakan lagi. Dengan berbagai kemampuannya aplikasi ini bebas di pergunakan tanpa adanya lisensi yang memberatkan sebagaimana produk Microsoft. Namun dengan adanya Microsoft Office 2007, dan sebagian pengguna Windows mempergunakan aplikasi perkantoran ini, ada sedikit banyak kendala yang sekarang harus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai sebuah aplikasi perkantoran OpenOffice adalah aplikasi bebas yang cukup handal hal ini tidak perlu di pertanyakan lagi. Dengan berbagai kemampuannya aplikasi ini bebas di pergunakan tanpa adanya lisensi yang memberatkan sebagaimana produk Microsoft. Namun dengan adanya Microsoft Office 2007, dan sebagian pengguna Windows mempergunakan aplikasi perkantoran ini, ada sedikit banyak kendala yang sekarang harus dihadapi pengguna OpenOffice. OpenXML (OOXML) atau yang lebih dikenal dengan nama File DOCX!!!</p>
<p>Sebenarnya hal ini tidak perlu di khawatirkan, karena pengguna Windows pun banyak yang tetap menggunakan format DOC yang selama ini digunakan dan cukup kompatibel dengan aplikasi OpenOffice, hal ini dipicu ketidak konsisten dan kompatibilatasan antara sesama produk Microsoft. Format document DOCX Microsoft Office 2007 tidak dapat digunakan secara native di Microsoft Office versi sebelumnya. Wow <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selain terbatasnya pengguna DOCX, OpenOffice sendiri untuk versi selanjutnya (OpenOffice.org versi 3.0) rencananya bisa membuka document ini tanpa memerlukan aplikasi tambahan.</p>
<p>Lalu apa yang harus dilakukan untuk teman-teman pengguna OpenOffice? haruskah hanya berdiam diri?</p>
<p>Ada beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk dapat menggunakan document dengan format tersebut di aplikasi OpenOffice, antara lain:<br />
1. Menggunakan ODF-Converter (Hanya untuk Linux, one of my favorite tools)<br />
2. Menggunakan Online DOCX Converter<br />
3. Menggunakan OpenOffice fork, Go-OO</p>
<p>Ane akan coba membahas solusi diatas satu persatu.</p>
<p><strong>Menggunakan ODF-Converter</strong><br />
Seperti yang ane katakan sebelumnya, this is one of my favorite tools. Program ini berjalan dalam mode konsol, jadi hanya di gunakan pada saat digunakan, toh tidak semua dokumen yang ane terima dalam bentuk DOCX sehingga ODF-Converter adalah tool terbaik buat ane. Anda dapat mendownloadnya melalui <a href="http://download.novell.com/Download?buildid=GuM6LMM9SR4" target="_blank">alamat ini</a>. Anda cukup meng-extract file rpm dari website tersebut dan cukup mengambil file dengan nama odf-converter, that&#8217;s all. Selanjutnya bisa anda copy kedalam /usr/bin komputer anda. Hasil penggunaan aplikasi ini adalah file dalam bentuk ODT</p>
<p>Perintah untuk menjalankannya pun cukup simple (standar, kecuali untuk feature tertentu, bisa liat dengan menambahkan extension &#8211;help), berikut adalah perintah standar untuk aplikasi ini.</p>
<blockquote><p>OdfConverter /I namafile.docx</p></blockquote>
<p><strong>Menggunakan Online DOCX Converter</strong><br />
Klo anda dalam posisi mobile, alias gi di warnet windos atau tidak ada Linux di komputer yang sedang anda gunakan, tidak perlu khawatir. Ada alternatif lain. Anda bisa menggunakan versi online dari docx converter. Silahkan buka alamat ini untuk melakukannya www.docx2doc.com</p>
<p><strong>Menggunakan OpenOffice fork, Go-OO</strong><br />
Fork ini cukup membantu sementara menunggu OpenOffice 3.0 rilis, karena setelah OpenOffice 3.0, menurut ane fork ini sudah tidak terlalu relevan, karena semua yang ada di Go-OO ada di OpenOffice 3.0 yang akan di rilis nanti. Ane sendiri kurang suka dengan fork ini, I still love OpenOffice as simple as it is. Namun&#8230;.. sementara menunggu versi terbaru dari OpenOffice ini, tidak ada salahnya apabila kita menggunakan aplikasi ini. Cara menginstallnya pun tidak terlalu sulit. Anda cukup mendownload file2 yang ada dialamat <a href="http://go-oo.mirrorbrain.org/stable/linux-i586/2.4.1/">berikut ini</a>. Woow, banyak sekali nama filenya, apa aja yg harus ane download????</p>
<p>Kekeke, cukup mabok memang klo liat file2 yang ada di list tersebut, karena list tersebut tercampur dengan file2 bahasa. Ga perlu khawatir, cukup file2 berikut ini (ada 28 file) yang harus anda download:</p>
<blockquote><p>openoffice.org-base-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-calc-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core01-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core02-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core03-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core03u-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core04-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core04u-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core05-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core05u-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core06-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core07-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core08-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core09-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core10-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-draw-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-emailmerge-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-gnome-integration-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-graphicfilter-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-headless-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-impress-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-javafilter-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-kde-integration-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-math-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-pyuno-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-testtool-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-writer-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-xsltfilter-2.4.1-9310.i586.rpm</p></blockquote>
<p>Jangan lupa sebelum menginstall Go-OO, anda harus menguninstall openoffice yang telah terinstall di komputer anda. Untuk distro Linux yang menggunakan RPM anda cukup menginstall aplikasi ini sebagaimana biasa anda melakukan installasi. Untuk keluarga Debian yang biasa menggunakan DEB anda perlu menkoversi dan menginstall hasil konversinya. Untuk keluarga Slackware (tgz) termasuk Zencafe/Zenwalk anda bisa mengkonversi dan menginstall hasilnya.</p>
<p>Contoh untuk melakukan konversi untuk keluarga Slackware:<br />
rpm2targz namafile.rpm</p>
<p>Setelah di konversi, cukup extract file2 yang telah di konversi tersebut dan menyimpannya di /opt folder anda, contoh:<br />
/opt/openoffice.org2.4</p>
<p>Mudah bukan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/computer/membuka-file-docx-dengan-openoffice/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hold your breath! Be Microsoft Martir to the death! LOL &#8230;</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/obrolan/hold-your-breath-be-microsoft-martir-to-the-death-lol/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/obrolan/hold-your-breath-be-microsoft-martir-to-the-death-lol/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2008 04:19:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obrolan]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.uni.cc/obrolan/hold-your-breath-be-microsoft-martir-to-the-death-lol/</guid>
		<description><![CDATA[Dari sekian banyak blog yang pernah ane baca, blog satu ini bener-bener bikin ane ngakak geli. Ga habis pikir&#8230; Bukan karena yang didukungnya Microsoft atau apa, tapi tentang bagaimana caranya ni orang mempertahankan pendapatnya yang terlalu membesar2kan tanpa baca sana sini terlebih dulu pa lagi nanya om google, tanpa mengkoreksi argumennya setelah di beri masukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari sekian banyak blog yang pernah ane baca, blog satu ini bener-bener bikin ane ngakak geli. Ga habis pikir&#8230; Bukan karena yang didukungnya Microsoft atau apa, tapi tentang bagaimana caranya ni orang mempertahankan pendapatnya yang terlalu membesar2kan tanpa baca sana sini terlebih dulu pa lagi nanya om google, tanpa mengkoreksi argumennya setelah di beri masukan dari sekian ratus orang yang memberi komentar di tiap postingnya&#8230; Dari cukup banyak postingan di blog tersebut yang ane baca, anti linux nya terasa kental&#8230; bukan sekedar anti linux, malah lebih mengarah ke anti perubahan! Cinta membabi buta dari seseorang yang mengaku IT person???</p>
<p>Pertama buka salah satu posting di blog ini ane pikir ane sedang membaca salah satu web joke. Setelah baca sekian banyak komentar dan beberapa posting di blog tersebut barulah ane merasa bahwa postingan tersebut bukan sekedar Joke&#8230; melainkan postingan anti Linux&#8230;.. Postingan dari seorang IT guy yang ngotot abis walaupun padahal server tempat di hosting blognya menggunakan Redhat Server? Lol&#8230;..</p>
<p>WARNING! Jangan klik link dibawah ini klo anda ga siap untuk ketawa ngakak!</p>
<p><a title="Linux, The official OS of the Axis of Evil" href="http://www.shelleytherepublican.com/2007/02/28/linux-the-official-os-of-the-axis-of-evil.aspx" target="_blank">Linux, The official OS of the Axis of Evil</a><br />
<a href="http://www.shelleytherepublican.com/2006/04/20/linux-a-european-threat-to-our-computers-by-tristan.aspx" target="_blank">Linux: A European threat to our computers</a><br />
<a href="http://www.shelleytherepublican.com/2007/09/19/windows-vista-reliability-meets-design.aspx" target="_blank">Windows Vista : Reliability meets Design</a><br />
Dan masih banyak lagi, silahkan baca sendiri di blog tersebut.</p>
<p>Tambahan, kekonyolan lebih terasa pada saat membaca posting pendek ini<br />
<a href="http://www.shelleytherepublican.com/2007/04/22/str-is-moving.aspx">STR is moving!</a><br />
Wow, sejak kapan Vista digunakan untuk server? terutama server hosting? apalagi di Dreamhost,webhosting yang terkenal berbasis Linuxnya. Ok lah seandainya memungkinkan, pada saat posting tersebut ditulis Microsoft Longhorn (Vista Server???) yang didisain untuk server masih dalam status Beta, sangat riskan webhosting sebesar Dreamhost menggunakan Vista  <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Lumayan lah buat sedikit refreshing dari hingar bingar dunia koding. Have fun. <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/obrolan/hold-your-breath-be-microsoft-martir-to-the-death-lol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blunder pembenaran Warnet OS bajakan&#8230;</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/obrolan/blunder-pembenaran-warnet-os-bajakan/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/obrolan/blunder-pembenaran-warnet-os-bajakan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Feb 2008 08:52:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obrolan]]></category>
		<category><![CDATA[Bajakan]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Razia]]></category>
		<category><![CDATA[Warnet]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.uni.cc/obrolan/blunder-pembenaran-warnet-os-bajakan/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa tahun yang lalu warnet-warnet di Indonesia ditempa &#8220;musibah&#8221;, mereka yang tadinya duduk manis tanpa tahu klo pake OS bajakan adalah ilegal tiba-tiba dirazia, besar-besaran, seluruh Indonesia! Banyak warnet mengeluh saat itu, para pengusaha minta waktu agar bisa melegalkan diri.
Pengusaha Warnet yang &#8220;notabene&#8221; mewakili orang kecil dianggap sedang terjajah dan pemerintah yang seolah-olah mewakili orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa tahun yang lalu warnet-warnet di Indonesia ditempa &#8220;musibah&#8221;, mereka yang tadinya duduk manis tanpa tahu klo pake OS bajakan adalah ilegal tiba-tiba dirazia, besar-besaran, seluruh Indonesia! Banyak warnet mengeluh saat itu, para pengusaha minta waktu agar bisa melegalkan diri.</p>
<p>Pengusaha Warnet yang &#8220;notabene&#8221; mewakili orang kecil dianggap sedang terjajah dan pemerintah yang seolah-olah mewakili orang besar dianggap sebagai yang penjajah. Klasik sebenernya, tapi masih bisa dimaklumi, karena pada saat itu memang belum pernah ada &#8220;razia&#8221; dan tidak ada sosialisasi klo pake CD yang beli seharga 20rebu di Glodok itu dilarang alias ilegal.</p>
<p>Rakyat (warnet red.) teriak kasihani kami, jangan jajah kami, anak istri makan apa, bagaimana nasib karyawan warnet, dst. Pemerintah setuju mengulur waktu, teman-teman AWARI yang di wakili Bu  Judith MS berhasil meloby Microsoft dengan munculnya MSRA. Berbagai cara ditempuh&#8230;&#8230;</p>
<p>Dua tahun kemudian&#8230;&#8230;.. Teman-teman KPLI sudah bersusah payah mensosialisasikan pengunaan sistem operasi open source, teman-teman AWARI sudah melakukan yang mereka bisa, warnet pengguna open source telah memiliki wadah sendiri (AWALI red.), pemerintah sudah lebih lunak dan sedikit banyak memberikan dorongan penggunaan open source.</p>
<p>Razia kembali terulang&#8230;..  Klo dibilang blom ada sosialisasi buktinya sudah banyak warnet yang beli Windows original, sudah banyak warnet yang pake Zencafe, pake Ubuntu&#8230;&#8230; sudah banyak yang tahu warnet pake bajakan itu ilegal&#8230;&#8230;&#8230; tetep aja banyak warnet masih teriak minta belas kasihan&#8230;..</p>
<p>Tiap ada isu razia teriak-teriak lah Polisi suruh swiping kantornya sendiri dulu&#8230;.teriak-teriak lah ga berperikemanusiaan. Maling teriak maling? Udah tau salah nunjuk orang biar dia bisa selamat? Irrasional!  Coward Abis!</p>
<p>Warnet yang pake Windows original ngasih tau suruh beli ori dibilang sok kaya&#8230;.. Warnet yang pake Linux ngasih tau pake linux dibilang sok pintar&#8230;.. dibilang pada egois semua&#8230;&#8230;. ga pemerintah yang menindas rakyat kecil&#8230;.. ga warnet yang pake windows ori&#8230;.. ga warnet yang pake zencafe, pake ubuntu&#8230;. smua egois&#8230;&#8230; Blunder!!! Yang benar adalah warnet pake bajakan terus mengemis minta dikasihani ini yang EGOIS!</p>
<p>EGOIS? Tentu!!! Warnet yang menggunakan sistem operasi bajakan namun minta dikasihani ada warnet EGOIS klo tidak mau dibilang warnet Super EGOIS!</p>
<p>Ga mau pake Windows original karena mahal? Ya udah pake Linux. Ga mau pake Linux takut ga ada pelanggan takut susah pakenya? Semua warnet Linux mengalami yang namanya susah pas baru-baru pake Linux di warnetnya toh mereka fine-fine aja, banyak yang bangkrut? warnet windows juga banyak yang bangkrut&#8230; jangan Linux jadi pembenaran klo warnet yang ente kelola jadi bangkrut. Buktinya klo langganan InfoLinux tiap bulan ada berapa banyak warnet Linux yang muncul dilembar alamat warnetnya????Apa itu ga bisa dibilang bukti klo Linux bukan masalah?</p>
<p>Warnet bangkrut bukan karena OSnya, Warnet bangkrut karena ada yang salah dalam hal manajemen&#8230;. entah itu lokasi&#8230;. entah cara mencari pelanggan&#8230;. entah&#8230;. yang punya warnet yang tau&#8230;&#8230;. Simple case, kisah nyata, ada warnet yang ane kenal, pada saat razia gelombang pertam tu warnet sibuk migrasi pake Linux, alesan sepi atau apalah tu warnet balik lagi pake bajakan&#8230;.. Lima Enam bulan kemudian setelah pake bajakan tu warnet bangkrut&#8230;. Sapa yang salah? Linux atau tu warnet yang ada salah dalam hal manajemennya?</p>
<p>Warnet Linux ga bisa itu?  Masih banyak ini yang bisa anda jual&#8230;&#8230; Warnet Linux ga bisa ini? Masih banyak sela yang bisa ente ambil&#8230;.. Kreatif&#8230;. Biarpun pengusaha warnet adalah pengusaha kelas kecil bukan berarti ga bisa di kelola dengan baik toh?</p>
<p>Jangan menjadikan kebutuhan internet bangsa indonesia sebagai tameng&#8230;..Jangan menjadikan kebutuhan makan bangsa indonesia sebagai tameng&#8230;.. Salah ya salah, meminta keringanan dengan adanya penundaan karena blom ada sosialisasi? Masih bisa dimaklumi&#8230;&#8230;. Tapi setelah 2 tahun sosialisasi berjalan&#8230; sudah sekian banyak warnet pake sistem operasi legal masih mengemis minta &#8220;dimaafkan&#8221; pake bajakan? Blunder&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/obrolan/blunder-pembenaran-warnet-os-bajakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>42</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengakali situs website &#8220;Windows&#8221; Only agar dapat beroperasi di Sistem Operasi Linux</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/computer/mengakali-website-windows-agar-beroperasi-di-linux/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/computer/mengakali-website-windows-agar-beroperasi-di-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2008 17:11:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Webdesign]]></category>
		<category><![CDATA[Browser]]></category>
		<category><![CDATA[Firefox]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Explorer]]></category>
		<category><![CDATA[Opera]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.uni.cc/uncategorized/mengakali-situs-windows-only/</guid>
		<description><![CDATA[Dulu ane waktu awal-awal &#8220;belajar&#8221; menjadi web developer, ada seorang &#8220;guru&#8221; yang mengatakan sesuatu kepada ane. Kira-kira kalimatnya seperti ini, &#8220;Webdeveloper yang hebat adalah webdeveloper yang hasil pekerjaannya dapat dibuka di browser apa saja tanpa terkecuali&#8221;, berbekal petuah sang guru sampai saat ini ane membuat situs untuk client ane selalu berpatokan dengan petuah tersebut, walaupun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dulu ane waktu awal-awal &#8220;belajar&#8221; menjadi web developer, ada seorang &#8220;guru&#8221; yang mengatakan sesuatu kepada ane. Kira-kira kalimatnya seperti ini, &#8220;Webdeveloper yang hebat adalah webdeveloper yang hasil pekerjaannya dapat dibuka di browser apa saja tanpa terkecuali&#8221;, berbekal petuah sang guru sampai saat ini ane membuat situs untuk client ane selalu berpatokan dengan petuah tersebut, walaupun khusus untuk &#8220;website-website&#8221; yang ane miliki sendiri kadang suka melanggar pakem yang di ajarkan alias untuk beberapa website pribadi ada yang bakalan berantakan klo di buka di Internet Explorer to dan tidak mengalami masalah apabila dibuka dengan Firefox atau Safari ataupun Opera, klo udah urusan bisnis ane tetap berpatokan terhadap pakem tersebut.</p>
<p>Konyolnya, banyak para developer yang entah kenapa walaupun kadang tidak tertulis dengan jelas membuat situsnya berantakan apabila browser yang digunakan bukan browser bawaan Windows. Dodolnya lagi banyak situs pemerintah yang termasuk kategori ini. Memang, dalam hal ini pemerintah tidak dapat disalahkan, bukan mereka yang bikin kok, tapi apa mereka ga pernah wanti-wanti ke developernya kalau tu situs nantinya harus bisa dibuka di browser lain atau OS lain?</p>
<p>Hotmail, kita tahu lah siapa yang ada dibelakangnya,  malah bukan hanya didisain for Internet Explorer Only, bahkan didisain for Windows Only. Klo kita mencoba akses menggunakan Linux banyak fasilitas yang hilang???</p>
<p>Bagaimana sih cara sebuah situs atau disain menentukan hasil akhir sebuah disain? Sebenarny logikanya simple, pada saat situs tersebut di render di komputer yang kita pake, ntu situs biasanya akan membaca header browser kita, yang biasanya lebih dikenal dengan istilah User Agent. Setelah ditemukan header browser tadi, server akan mengolah hasil akhir sesuai dengan browser yang kita gunakan, dalam kasus Hotmail apabila server mendeteksi browser selain Internet Explorer fasilitas &#8220;tambahan&#8221; tidak dimunculkan.</p>
<p>Untuk kita yang terbiasa menggunakan Linux hal ini agak merepotkan, terutama buat kita yang suka jalan-jalan ke situs-situs yang tidak Linux Friendly tadi. Lalu apa yang harus kita lakukan? Berdiam diri? Berpangku tangan? Jangan putus asa dulu, trik yang ane sebutkan ini sedikit banyak akan membantu meminimalisir ulah developer-developer tidak bersahabat tersebut!</p>
<p>Pada kolom address di Firefox ente, ketik: about:config, kemudian enter. Nantinya akan muncul list panjang, ingat jangan utak-atik yang lain karena akan beresiko Firefox anda crash. Klik kanan disalah satu list tersebut pilih <em>New</em> kemudian <em>String.</em></p>
<p>Masukkan <em>general.useragent.override</em> sebagai string value nya, kemudian kita masukkan User Agent yang baru, tergantung kebutuhan. Dengan cara ini bahkan anda dapat membuat seolah-olah anda menggunakan Internet Explorer namun sedikit catatan, dengan merubah User Agent anda seolah-olah Internet Explorer akan mengakibatkan beberapa kerusakan tampilan karena secara garis besar Firefox berbeda dengan Internet Explorer namun semua fungsi akan berjalan dengan baik. Worst case klo memang tu situs bener-bener ga bisa dibuka selain menggunakan Internet Explorer.</p>
<p>Berikut beberapa User Agent yang bisa anda suntikkan di Firefox dikolom yang baru anda buat tadi:</p>
<p>My Favorites One, Kadang beberapa situs udah gentar klo denger kata Mac OS dengan anggapan ni browser memang ga kompatibel tapi harus diperhitungkan:</p>
<p><code>Mozilla/5.0 (Macintosh; U; Intel Mac OS X; en-US; rv:1.8.1.11) Gecko/20071127 Firefox/2.0.0.11</code></p>
<p>Tetep menggunakan Firefox tapi seolah-olah menggunakan Windows, Cheating dikit ga apa-apa lah:</p>
<p><code>Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 6.0; en-US; rv:1.8.1.12) Gecko/20071127 Firefox/2.0.0.11</code></p>
<p>Nah ini yang extrim, ngebohongin seolah-olah ente pake Internet Explorer, Who care, to mereka yang bikin tu situs juga ga care ke pengunjungnya:</p>
<p><code>Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 7.0; Windows NT 6.0; WOW64; SLCC1;    .NET CLR 2.0.50727; .NET CLR 3.0.04506; Media Center PC 5.0; .NET CLR 1.1.4322;   Windows-Media-Player/10.00.00.3990; InfoPath.2</code></p>
<p><code>Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 7.0; Windows NT 5.1; YPC 3.0.1; .NET CLR 1.1.4322; .NET CLR 2.0.50727)</code></p>
<p>Ni yang mo seolah-olah pake Windows XP SP-2 yang masih umum di gunakan di negeri tercinta kita, walaupun hasil statistik situs yang ane publish di tulisan sebelumnya telah berkurang pamornya minimal untuk situs ane ini <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p><code>Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 6.0; Windows NT 5.1; SV1)</code></p>
<p>Selamat menggunakan, USE AT YOUR OWN RISK!!!<br />
Jangan lupa komen disini situs2 Windows Only apa saja yang bisa ente jinakkan dengan cara ini dan sebutkan  user agent yg digunakan. Tolong ya, biar kita semua bisa benar-benar merasakan manfaat sedikit &#8220;Penipuan&#8221; ini. <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Untuk memastikan apakah user agent firefox anda telah berubah atau belum, coba buka http://www.whatsmyuseragent.com/ . Goodluck!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/computer/mengakali-website-windows-agar-beroperasi-di-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>OpenOffice Novell Edition! Gift or curse?</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/computer/openoffice-novell-edition-gift-or-curse/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/computer/openoffice-novell-edition-gift-or-curse/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2007 10:48:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[Novell]]></category>
		<category><![CDATA[Openoffice Org]]></category>
		<category><![CDATA[Openxml]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahardiena.uni.cc/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya produk ini sudah lama beredar, malah sejak versi pertama open office. hanya saja memang tidak terlalu terdengar karena untuk mendapatkannya kita harus terdaftar sebagai pengguna produk Novell. Apa sih bedanya dan apa sih yang menjadikan produk ini berbeda dengan open office yang selama ini kita gunakan pada umumnya?
Perbedaan mencolok OpenOffice Edisi Novell, dengan OpenOffice [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya produk ini sudah lama beredar, malah sejak versi pertama open office. hanya saja memang tidak terlalu terdengar karena untuk mendapatkannya kita harus terdaftar sebagai pengguna produk Novell. Apa sih bedanya dan apa sih yang menjadikan produk ini berbeda dengan open office yang selama ini kita gunakan pada umumnya?</p>
<p>Perbedaan mencolok OpenOffice Edisi Novell, dengan OpenOffice yang biasa kita gunakan adalah Edisi Novell ini fork (modifikasi) dari OpenOffice yang menambahkan fasilitas OpenXML (OpenXML yang saat ini sedang menjadi polemik karena Microsoft sebagai pemiliki format ini sedang memaksakan agar OpenXML menjadi sebuah standar dokumen). Sebagaimana kita tahu Novell memiliki kerjasama dengan Microsoft sehingga membuat perusahaan ini sedikit banyak dapat menggunakan resource yang dimiliki oleh Microsoft, vise versa. Berbeda dengan OpeOffice yang selama ini beredar yang menggunakan OpenDocument (ODT) sebagai standar pengoperasian adalah format dokumen yang benar-benar independen dan terbuka.</p>
<p>&#8220;Kalo begitu lebih enak OpenOffice Edisi Novell dong? bisa buka OpenXML? jadi interoperability benar-benar bisa di optimalkan dengan Microsoft Office yang masih digunakan sebagian besar orang?&#8221; Sebenarnya hal ini tergantung bagaimana anda melihatnya karena saat ini sudah ada plugins untuk membuka file OpenDocument di Microsoft Office. Lagipula OpenXML belum menjadi standar dokumen sebagaimana file .doc yang biasa kita gunakan. Jadi, terserah anda, apakah akan&#8221;membantu&#8221; menjadikan lagi Microsoft sebagai &#8220;sebuah standar&#8221; dengan turut memasyarakatkan penggunaan OpenXML ini sehingga nantinya kembali menjadi standar sebagaimana Windows dan Officenya? ataukah mempertahankan kebebasan anda dengan membantu mempertahankan ODT sebagai standar dokumen yang sedang di goyang oleh Microsoft untuk digantikan dengan OpenXML???? Semuanya ditangan anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/computer/openoffice-novell-edition-gift-or-curse/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
