<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>A. Hardiena Personal Blog &#187; Razia</title>
	<atom:link href="http://www.ahardiena.web.id/tag/razia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ahardiena.web.id</link>
	<description>A. Hardiena Personal Blog - Provided Business, Linux and Webdesign articles with personal touch for your simple pleasure.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Mar 2010 16:18:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Blunder pembenaran Warnet OS bajakan&#8230;</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/obrolan/blunder-pembenaran-warnet-os-bajakan/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/obrolan/blunder-pembenaran-warnet-os-bajakan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Feb 2008 08:52:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obrolan]]></category>
		<category><![CDATA[Bajakan]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Razia]]></category>
		<category><![CDATA[Warnet]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.uni.cc/obrolan/blunder-pembenaran-warnet-os-bajakan/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa tahun yang lalu warnet-warnet di Indonesia ditempa &#8220;musibah&#8221;, mereka yang tadinya duduk manis tanpa tahu klo pake OS bajakan adalah ilegal tiba-tiba dirazia, besar-besaran, seluruh Indonesia! Banyak warnet mengeluh saat itu, para pengusaha minta waktu agar bisa melegalkan diri.
Pengusaha Warnet yang &#8220;notabene&#8221; mewakili orang kecil dianggap sedang terjajah dan pemerintah yang seolah-olah mewakili orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa tahun yang lalu warnet-warnet di Indonesia ditempa &#8220;musibah&#8221;, mereka yang tadinya duduk manis tanpa tahu klo pake OS bajakan adalah ilegal tiba-tiba dirazia, besar-besaran, seluruh Indonesia! Banyak warnet mengeluh saat itu, para pengusaha minta waktu agar bisa melegalkan diri.</p>
<p>Pengusaha Warnet yang &#8220;notabene&#8221; mewakili orang kecil dianggap sedang terjajah dan pemerintah yang seolah-olah mewakili orang besar dianggap sebagai yang penjajah. Klasik sebenernya, tapi masih bisa dimaklumi, karena pada saat itu memang belum pernah ada &#8220;razia&#8221; dan tidak ada sosialisasi klo pake CD yang beli seharga 20rebu di Glodok itu dilarang alias ilegal.</p>
<p>Rakyat (warnet red.) teriak kasihani kami, jangan jajah kami, anak istri makan apa, bagaimana nasib karyawan warnet, dst. Pemerintah setuju mengulur waktu, teman-teman AWARI yang di wakili Bu  Judith MS berhasil meloby Microsoft dengan munculnya MSRA. Berbagai cara ditempuh&#8230;&#8230;</p>
<p>Dua tahun kemudian&#8230;&#8230;.. Teman-teman KPLI sudah bersusah payah mensosialisasikan pengunaan sistem operasi open source, teman-teman AWARI sudah melakukan yang mereka bisa, warnet pengguna open source telah memiliki wadah sendiri (AWALI red.), pemerintah sudah lebih lunak dan sedikit banyak memberikan dorongan penggunaan open source.</p>
<p>Razia kembali terulang&#8230;..  Klo dibilang blom ada sosialisasi buktinya sudah banyak warnet yang beli Windows original, sudah banyak warnet yang pake Zencafe, pake Ubuntu&#8230;&#8230; sudah banyak yang tahu warnet pake bajakan itu ilegal&#8230;&#8230;&#8230; tetep aja banyak warnet masih teriak minta belas kasihan&#8230;..</p>
<p>Tiap ada isu razia teriak-teriak lah Polisi suruh swiping kantornya sendiri dulu&#8230;.teriak-teriak lah ga berperikemanusiaan. Maling teriak maling? Udah tau salah nunjuk orang biar dia bisa selamat? Irrasional!  Coward Abis!</p>
<p>Warnet yang pake Windows original ngasih tau suruh beli ori dibilang sok kaya&#8230;.. Warnet yang pake Linux ngasih tau pake linux dibilang sok pintar&#8230;.. dibilang pada egois semua&#8230;&#8230;. ga pemerintah yang menindas rakyat kecil&#8230;.. ga warnet yang pake windows ori&#8230;.. ga warnet yang pake zencafe, pake ubuntu&#8230;. smua egois&#8230;&#8230; Blunder!!! Yang benar adalah warnet pake bajakan terus mengemis minta dikasihani ini yang EGOIS!</p>
<p>EGOIS? Tentu!!! Warnet yang menggunakan sistem operasi bajakan namun minta dikasihani ada warnet EGOIS klo tidak mau dibilang warnet Super EGOIS!</p>
<p>Ga mau pake Windows original karena mahal? Ya udah pake Linux. Ga mau pake Linux takut ga ada pelanggan takut susah pakenya? Semua warnet Linux mengalami yang namanya susah pas baru-baru pake Linux di warnetnya toh mereka fine-fine aja, banyak yang bangkrut? warnet windows juga banyak yang bangkrut&#8230; jangan Linux jadi pembenaran klo warnet yang ente kelola jadi bangkrut. Buktinya klo langganan InfoLinux tiap bulan ada berapa banyak warnet Linux yang muncul dilembar alamat warnetnya????Apa itu ga bisa dibilang bukti klo Linux bukan masalah?</p>
<p>Warnet bangkrut bukan karena OSnya, Warnet bangkrut karena ada yang salah dalam hal manajemen&#8230;. entah itu lokasi&#8230;. entah cara mencari pelanggan&#8230;. entah&#8230;. yang punya warnet yang tau&#8230;&#8230;. Simple case, kisah nyata, ada warnet yang ane kenal, pada saat razia gelombang pertam tu warnet sibuk migrasi pake Linux, alesan sepi atau apalah tu warnet balik lagi pake bajakan&#8230;.. Lima Enam bulan kemudian setelah pake bajakan tu warnet bangkrut&#8230;. Sapa yang salah? Linux atau tu warnet yang ada salah dalam hal manajemennya?</p>
<p>Warnet Linux ga bisa itu?  Masih banyak ini yang bisa anda jual&#8230;&#8230; Warnet Linux ga bisa ini? Masih banyak sela yang bisa ente ambil&#8230;.. Kreatif&#8230;. Biarpun pengusaha warnet adalah pengusaha kelas kecil bukan berarti ga bisa di kelola dengan baik toh?</p>
<p>Jangan menjadikan kebutuhan internet bangsa indonesia sebagai tameng&#8230;..Jangan menjadikan kebutuhan makan bangsa indonesia sebagai tameng&#8230;.. Salah ya salah, meminta keringanan dengan adanya penundaan karena blom ada sosialisasi? Masih bisa dimaklumi&#8230;&#8230;. Tapi setelah 2 tahun sosialisasi berjalan&#8230; sudah sekian banyak warnet pake sistem operasi legal masih mengemis minta &#8220;dimaafkan&#8221; pake bajakan? Blunder&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/obrolan/blunder-pembenaran-warnet-os-bajakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>42</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merdeka atau Swiping!!!</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/personal/merdeka-atau-swiping/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/personal/merdeka-atau-swiping/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Aug 2007 05:56:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[A. Hardiena]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Razia]]></category>
		<category><![CDATA[Swiping]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahardiena.uni.cc/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, 62 tahun sudah kita merdeka dari penjajahan bangsa asing. Penjajahan fisik yang didera tahun demi tahun bahkan ratusan tahun silih berganti.
Marilah kita renungi sejenak makna kemerdekaan ini, kemerdekaan untuk berdiri diatas kaki kita sendiri, kemerdekaan untuk mengelola negara kita sendiri, walaupun tidak bisa kita pungkiri masih banyak ketidak sempurnaan yang kita dapat, masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini, 62 tahun sudah kita merdeka dari penjajahan bangsa asing. Penjajahan fisik yang didera tahun demi tahun bahkan ratusan tahun silih berganti.</p>
<p>Marilah kita renungi sejenak makna kemerdekaan ini, kemerdekaan untuk berdiri diatas kaki kita sendiri, kemerdekaan untuk mengelola negara kita sendiri, walaupun tidak bisa kita pungkiri masih banyak ketidak sempurnaan yang kita dapat, masih banyak belenggu yang kita rasakan.</p>
<p>Tidak ada yang sempurna, tidak ada kemerdekaan mutlak, tapi apakah kita harus menyerah terhadap kondisi seperti ini? Pernahkah terpikir oleh anda bahwa open source adalah sebuah jalan kemerdekaan, kemerdekaan terhadap belenggu dominasi suatu kekuatan yang besar? kemerdekaan terhadap suatu ketidakpastian? kemerdekaan untuk mengetahui isi dari apa yang kita bayarkan? Dengan open source kita merdeka untuk mengekpresikan diri kita, dengan open source kita merdeka untuk mengatakan tidak terhadap sistem operasi dan aplikasi &#8220;bajakan&#8221;, dengan open source kita lebih menghargai bahwa hasil karya orang lain bukanlah hasil karya yang dapat kita perbanyak dan gunakan dengan semena-mena, karena apabila hal ini terjadi pada diri kita sendiri, kita akan merasakan sakit yang sama, kekesalan yang sama dengan developer produk yang telah kita &#8220;bajak&#8221; selama ini.</p>
<p>Zencafe, sebagai produk open source merupakan sebuah ekspresi bahwa bangsa kitapun bisa melakukan dan membuat sistem operasi yang sekelas dengan sistem operasi yang selama ini kita &#8220;bajak&#8221;. Zencafe, sebagai produk open source merupakan sebuah apresiasi bahwa semahal apapun produk yang mengakibatkan banyaknya pembajakan bukan berarti kita bisa dengan semena-mena membenarkan terjadinya pembajakan tersebut. Kita masih punya alternatif, kita masih punya sistem operasi yang sekelas dengan yang kita &#8220;bajak&#8221;, kita masih punya harga diri.</p>
<p>&#8220;Saya tidak membajak! Saya menghargai karya orang lain! Saya percaya atas kebebasan yang saya miliki! Saya tidak mau terkukung oleh produk tertentu yang notabene tidak saya tau secara pasti apa yang saya dapatkan dari produk tersebut! Saya memerdekakan diri saya!&#8221;</p>
<p>Dihari Kemerdekaan  Republik Indonesia yang ke 62 ini, izinkan saya untuk turut menyemarakkan semangat yang dibawa oleh para pejuang-pejuang kita dulu, Izinkan saya untuk meneriakkan yel Merdeka!!! Izinkan saya menawarkan kemerdekaan kecil yang selama ini saya rasakan!!! Izinkan saya untuk mempersembahkan Zencafe 1.2, sistem operasi open source yang bebas untuk anda gunakan, anda perbanyak, anda modifikasi sebagaimana tercantum dalam policy GPL yang dimilikinya. Sistem operasi dengan lisensi bebas biaya dengan kemampuan yang setara dengan anda dapatkan selama ini bahkan tanpa harus membajak, bahkan tanpa harus takut dikejar-kejar oknum, tanpa harus di sweeping!!!</p>
<p>Kita sudah tidak berjuang dengan bambu runcing Bung! Kita berjuang dengan prinsip! Kita berjuang dengan kesadaran bahwa sudah hak kita untuk mendapatkan apa yang kita bayarkan. Kita berjuang untuk membebaskan diri dari monopoli vendor tertentu. Kita berjuang dengan open source. Merdekakan diri anda!!! Merdekakan warnet anda!!!</p>
<p>Download:<br />
http://zencafe.blog.or.id/zencafe-1.2.iso (International)<br />
ftp://dl1.foss-id.web.id/iso/zencafe/1.2/zencafe-1.2.iso (OpenIIX)<br />
ftp://dl2.foss-id.web.id/iso/zencafe/1.2/zencafe-1.2.iso (Telkom)<br />
ftp://slackware.linux.or.id/pub/zencafe/iso/zencafe-1.2.iso (IIX)</p>
<p>Tutorial installasi:</p>
<p>http://www.ahardiena.uni.cc/downloads/instalasi-zencafe-1.2.pdf</p>
<p>ftp://dl1.foss-id.web.id/iso/zencafe/1.2/instalasi-zencafe-1.2.pdf</p>
<p>Fight for your freedom, free your self with open source. Selamat hari kemerdekaan.</p>
<p>A. Hardiena</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/personal/merdeka-atau-swiping/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
