<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>A. Hardiena Personal Blog &#187; Openoffice Org</title>
	<atom:link href="http://www.ahardiena.web.id/tag/openoffice-org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ahardiena.web.id</link>
	<description>A. Hardiena Personal Blog - Provided Business, Linux and Webdesign articles with personal touch for your simple pleasure.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Mar 2010 16:18:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Obama, OpenOffice for America&#8217;s Federal Office!</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/obama-openoffice-for-americas-federal-office/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/obama-openoffice-for-americas-federal-office/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 17:24:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Barack Hussein Obama]]></category>
		<category><![CDATA[Caleg]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Devisa]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Openoffice]]></category>
		<category><![CDATA[Openoffice Org]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Amerika]]></category>
		<category><![CDATA[Promosi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[Pemilihan presiden di negara adidaya baru saja berlalu. Barack Hussein Obama terpilih menjadi presiden Amerika pertama yang berasal dari keturunan Kenya dan pernah menetap dan bersekolah di Indonesia. Bangga? Hmmm&#8230;. ga juga seh, biasa aja, kecuali Obama aslinya orang Indonesia, baru deh   Soalnya biarpun pernah tinggal di Indonesia, bukan jaminan klo dengan terpilihnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemilihan presiden di negara adidaya baru saja berlalu. Barack Hussein Obama terpilih menjadi presiden Amerika pertama yang berasal dari keturunan Kenya dan pernah menetap dan bersekolah di Indonesia. Bangga? Hmmm&#8230;. ga juga seh, biasa aja, kecuali Obama aslinya orang Indonesia, baru deh <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Soalnya biarpun pernah tinggal di Indonesia, bukan jaminan klo dengan terpilihnya Obama jadi presiden lantas Amerika jadi memandang Indonesia dengan lebih baik&#8230;.. Tapi ya Allahualam deh, mudah-mudahan aja ada bedanya setelah Amerika di pimpin Obama dan akan ada perubahannya&#8230;.</p>
<p>Namanya kampanye, sangat wajar calon-calon Presiden, calon DPR, calon Walikota dan lain-lain mengubar janji sana sini&#8230;. namanya juga kampanye&#8230;.</p>
<p>Namun ada satu hal yang menarik dari kampanye yang dilakukan oleh Obama. Salah satu kampanye yang dilakukan Obama adalah akan menggunakan OpenOffice untuk digunakan di kantor-kantor pemerintahan Amerika Serikat, sebuah aplikasi perkantoran berbasis open source yang kini menjadi pesaing terbesar Microsoft Office. Menarik, sangat menarik&#8230;.. Dan yang lebih menarik lagi adalah komputer yang digunakan oleh tim kampanye Obama&#8230;. Linux! Tampil cantik dengan menggunakan Gnome sebagai Window managernya.</p>
<p>Linux dan Open Source menjadi media dan modal kampanye seorang <span style="text-decoration: line-through;">calon</span> presiden negara sekaya Amerika! Salut! Mudah-mudahan langkah ini juga menjadi salah satu modal kampanye calon-calon presiden atau pejabat di negara kita tercinta ini&#8230;&#8230; bisa dibayangkan berapa banyak devisa yang bisa di hemat oleh negara dengan menggunakan produk open source. Berapa banyak uang yang bisa disimpen yang notabene adalah uang rakyat.</p>
<p>Anyway, sekarang kan caleg-caleg lagi pada &#8220;promosi&#8221; biar bisa kepilih pada putaran pemilu nanti, etis ga ya klo di Indonesia caleg menggandeng sebuah komunitas? Klo di itung-itung daripada uang kampanye habis ga jelas, mungkin akan lebih baik klo di berikan untuk meningkatkan kesadaran penggunaan produk open source dengan cara menggandeng komunitas dalam mempromosikannya, mungkin dengan cara membuat outlet2 promosi Linux misalnya? Memang dengan cara ini akan sangat bermanfaat, karena dana taktis yang sekian banyak tidak terbuang percuma, namun disisi lain hal ini juga menimbulkan ke khawatiran, takut keberadaan komunitas di manfaatkan dan di jadikan underbow sebuah organisasi politik. Allahualam.</p>
<p>Beberapa website yang berhubungan dengan artikel ini:<br />
<a href="http://blogs.pcworld.com/communityvoices/archives/2008/06/your_second_eco.html">PcWorld Blog</a><br />
<a href="http://boredandblogging.com/2008/10/21/obama-ubuntu/">BoredanBlogging.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/obama-openoffice-for-americas-federal-office/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuka file DOCX dengan OpenOffice</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/computer/membuka-file-docx-dengan-openoffice/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/computer/membuka-file-docx-dengan-openoffice/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 03:14:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft Office 2007]]></category>
		<category><![CDATA[Openoffice Org]]></category>
		<category><![CDATA[Openxml]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/computer/membuka-file-docx-dengan-openoffice/</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai sebuah aplikasi perkantoran OpenOffice adalah aplikasi bebas yang cukup handal hal ini tidak perlu di pertanyakan lagi. Dengan berbagai kemampuannya aplikasi ini bebas di pergunakan tanpa adanya lisensi yang memberatkan sebagaimana produk Microsoft. Namun dengan adanya Microsoft Office 2007, dan sebagian pengguna Windows mempergunakan aplikasi perkantoran ini, ada sedikit banyak kendala yang sekarang harus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai sebuah aplikasi perkantoran OpenOffice adalah aplikasi bebas yang cukup handal hal ini tidak perlu di pertanyakan lagi. Dengan berbagai kemampuannya aplikasi ini bebas di pergunakan tanpa adanya lisensi yang memberatkan sebagaimana produk Microsoft. Namun dengan adanya Microsoft Office 2007, dan sebagian pengguna Windows mempergunakan aplikasi perkantoran ini, ada sedikit banyak kendala yang sekarang harus dihadapi pengguna OpenOffice. OpenXML (OOXML) atau yang lebih dikenal dengan nama File DOCX!!!</p>
<p>Sebenarnya hal ini tidak perlu di khawatirkan, karena pengguna Windows pun banyak yang tetap menggunakan format DOC yang selama ini digunakan dan cukup kompatibel dengan aplikasi OpenOffice, hal ini dipicu ketidak konsisten dan kompatibilatasan antara sesama produk Microsoft. Format document DOCX Microsoft Office 2007 tidak dapat digunakan secara native di Microsoft Office versi sebelumnya. Wow <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selain terbatasnya pengguna DOCX, OpenOffice sendiri untuk versi selanjutnya (OpenOffice.org versi 3.0) rencananya bisa membuka document ini tanpa memerlukan aplikasi tambahan.</p>
<p>Lalu apa yang harus dilakukan untuk teman-teman pengguna OpenOffice? haruskah hanya berdiam diri?</p>
<p>Ada beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk dapat menggunakan document dengan format tersebut di aplikasi OpenOffice, antara lain:<br />
1. Menggunakan ODF-Converter (Hanya untuk Linux, one of my favorite tools)<br />
2. Menggunakan Online DOCX Converter<br />
3. Menggunakan OpenOffice fork, Go-OO</p>
<p>Ane akan coba membahas solusi diatas satu persatu.</p>
<p><strong>Menggunakan ODF-Converter</strong><br />
Seperti yang ane katakan sebelumnya, this is one of my favorite tools. Program ini berjalan dalam mode konsol, jadi hanya di gunakan pada saat digunakan, toh tidak semua dokumen yang ane terima dalam bentuk DOCX sehingga ODF-Converter adalah tool terbaik buat ane. Anda dapat mendownloadnya melalui <a href="http://download.novell.com/Download?buildid=GuM6LMM9SR4" target="_blank">alamat ini</a>. Anda cukup meng-extract file rpm dari website tersebut dan cukup mengambil file dengan nama odf-converter, that&#8217;s all. Selanjutnya bisa anda copy kedalam /usr/bin komputer anda. Hasil penggunaan aplikasi ini adalah file dalam bentuk ODT</p>
<p>Perintah untuk menjalankannya pun cukup simple (standar, kecuali untuk feature tertentu, bisa liat dengan menambahkan extension &#8211;help), berikut adalah perintah standar untuk aplikasi ini.</p>
<blockquote><p>OdfConverter /I namafile.docx</p></blockquote>
<p><strong>Menggunakan Online DOCX Converter</strong><br />
Klo anda dalam posisi mobile, alias gi di warnet windos atau tidak ada Linux di komputer yang sedang anda gunakan, tidak perlu khawatir. Ada alternatif lain. Anda bisa menggunakan versi online dari docx converter. Silahkan buka alamat ini untuk melakukannya www.docx2doc.com</p>
<p><strong>Menggunakan OpenOffice fork, Go-OO</strong><br />
Fork ini cukup membantu sementara menunggu OpenOffice 3.0 rilis, karena setelah OpenOffice 3.0, menurut ane fork ini sudah tidak terlalu relevan, karena semua yang ada di Go-OO ada di OpenOffice 3.0 yang akan di rilis nanti. Ane sendiri kurang suka dengan fork ini, I still love OpenOffice as simple as it is. Namun&#8230;.. sementara menunggu versi terbaru dari OpenOffice ini, tidak ada salahnya apabila kita menggunakan aplikasi ini. Cara menginstallnya pun tidak terlalu sulit. Anda cukup mendownload file2 yang ada dialamat <a href="http://go-oo.mirrorbrain.org/stable/linux-i586/2.4.1/">berikut ini</a>. Woow, banyak sekali nama filenya, apa aja yg harus ane download????</p>
<p>Kekeke, cukup mabok memang klo liat file2 yang ada di list tersebut, karena list tersebut tercampur dengan file2 bahasa. Ga perlu khawatir, cukup file2 berikut ini (ada 28 file) yang harus anda download:</p>
<blockquote><p>openoffice.org-base-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-calc-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core01-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core02-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core03-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core03u-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core04-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core04u-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core05-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core05u-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core06-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core07-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core08-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core09-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core10-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-draw-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-emailmerge-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-gnome-integration-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-graphicfilter-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-headless-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-impress-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-javafilter-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-kde-integration-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-math-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-pyuno-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-testtool-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-writer-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-xsltfilter-2.4.1-9310.i586.rpm</p></blockquote>
<p>Jangan lupa sebelum menginstall Go-OO, anda harus menguninstall openoffice yang telah terinstall di komputer anda. Untuk distro Linux yang menggunakan RPM anda cukup menginstall aplikasi ini sebagaimana biasa anda melakukan installasi. Untuk keluarga Debian yang biasa menggunakan DEB anda perlu menkoversi dan menginstall hasil konversinya. Untuk keluarga Slackware (tgz) termasuk Zencafe/Zenwalk anda bisa mengkonversi dan menginstall hasilnya.</p>
<p>Contoh untuk melakukan konversi untuk keluarga Slackware:<br />
rpm2targz namafile.rpm</p>
<p>Setelah di konversi, cukup extract file2 yang telah di konversi tersebut dan menyimpannya di /opt folder anda, contoh:<br />
/opt/openoffice.org2.4</p>
<p>Mudah bukan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/computer/membuka-file-docx-dengan-openoffice/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>OpenOffice Novell Edition! Gift or curse?</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/computer/openoffice-novell-edition-gift-or-curse/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/computer/openoffice-novell-edition-gift-or-curse/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Oct 2007 10:48:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[Novell]]></category>
		<category><![CDATA[Openoffice Org]]></category>
		<category><![CDATA[Openxml]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahardiena.uni.cc/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya produk ini sudah lama beredar, malah sejak versi pertama open office. hanya saja memang tidak terlalu terdengar karena untuk mendapatkannya kita harus terdaftar sebagai pengguna produk Novell. Apa sih bedanya dan apa sih yang menjadikan produk ini berbeda dengan open office yang selama ini kita gunakan pada umumnya?
Perbedaan mencolok OpenOffice Edisi Novell, dengan OpenOffice [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya produk ini sudah lama beredar, malah sejak versi pertama open office. hanya saja memang tidak terlalu terdengar karena untuk mendapatkannya kita harus terdaftar sebagai pengguna produk Novell. Apa sih bedanya dan apa sih yang menjadikan produk ini berbeda dengan open office yang selama ini kita gunakan pada umumnya?</p>
<p>Perbedaan mencolok OpenOffice Edisi Novell, dengan OpenOffice yang biasa kita gunakan adalah Edisi Novell ini fork (modifikasi) dari OpenOffice yang menambahkan fasilitas OpenXML (OpenXML yang saat ini sedang menjadi polemik karena Microsoft sebagai pemiliki format ini sedang memaksakan agar OpenXML menjadi sebuah standar dokumen). Sebagaimana kita tahu Novell memiliki kerjasama dengan Microsoft sehingga membuat perusahaan ini sedikit banyak dapat menggunakan resource yang dimiliki oleh Microsoft, vise versa. Berbeda dengan OpeOffice yang selama ini beredar yang menggunakan OpenDocument (ODT) sebagai standar pengoperasian adalah format dokumen yang benar-benar independen dan terbuka.</p>
<p>&#8220;Kalo begitu lebih enak OpenOffice Edisi Novell dong? bisa buka OpenXML? jadi interoperability benar-benar bisa di optimalkan dengan Microsoft Office yang masih digunakan sebagian besar orang?&#8221; Sebenarnya hal ini tergantung bagaimana anda melihatnya karena saat ini sudah ada plugins untuk membuka file OpenDocument di Microsoft Office. Lagipula OpenXML belum menjadi standar dokumen sebagaimana file .doc yang biasa kita gunakan. Jadi, terserah anda, apakah akan&#8221;membantu&#8221; menjadikan lagi Microsoft sebagai &#8220;sebuah standar&#8221; dengan turut memasyarakatkan penggunaan OpenXML ini sehingga nantinya kembali menjadi standar sebagaimana Windows dan Officenya? ataukah mempertahankan kebebasan anda dengan membantu mempertahankan ODT sebagai standar dokumen yang sedang di goyang oleh Microsoft untuk digantikan dengan OpenXML???? Semuanya ditangan anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/computer/openoffice-novell-edition-gift-or-curse/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
