<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>A. Hardiena Personal Blog &#187; Linux</title>
	<atom:link href="http://www.ahardiena.web.id/tag/linux/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ahardiena.web.id</link>
	<description>A. Hardiena Personal Blog - Provided Business, Linux and Webdesign articles with personal touch for your simple pleasure.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Mar 2010 16:18:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Manuver Penjegalan Open Source: Pemerintah Indonesia pilih kasih?</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/business/manuver-penjegalan-open-source-pemerintah-indonesia-pilih-kasih/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/business/manuver-penjegalan-open-source-pemerintah-indonesia-pilih-kasih/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 16:18:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[iipa]]></category>
		<category><![CDATA[menpan]]></category>
		<category><![CDATA[Open Source]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[proprietary]]></category>
		<category><![CDATA[surat edaran menpan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Menarik melihat tindak tanduk penjegalan terhadap perkembangan Open Source di Indonesia belakangan ini, baik dari pengaduan IIPA (Microsoft anggota BSA, dimana BSA adalah salah satu asosiasi anggota IIPA) kepada pemerintah Amerika untuk mencabut skema subsidi bebas-pajak GSP; yang telah membantu memperlancar masuknya ekspor Indonesia bernilai trilyunan rupiah dengan alasan pemerintah Indonesia melakukan penolakan terhadap produk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menarik melihat tindak tanduk penjegalan terhadap perkembangan Open Source di Indonesia belakangan ini, baik dari <a href="http://www.iipa.com/rbc/2010/2010SPEC301INDONESIA.pdf" target="_blank">pengaduan IIPA (Microsoft anggota BSA, dimana BSA adalah salah satu asosiasi anggota IIPA) kepada pemerintah Amerika untuk mencabut skema subsidi bebas-pajak GSP</a>; yang telah membantu memperlancar masuknya ekspor Indonesia bernilai trilyunan rupiah dengan alasan pemerintah Indonesia melakukan penolakan terhadap produk dari Amerika dengan tidak membeli produk proprietary padahal tujuan penggunaan Open Source adalah untuk menghemat anggaran negara yang notabene duit rakyat, perkara perusahaan open sourcenya lokal maupun Internasional termasuk Indonesia tidak pernah ada pelarangan soal itu  sampai dengan <a href="http://www.detikinet.com/read/2010/03/02/163357/1309611/317/presdir-microsoft-euforia-open-source-berlebihan" target="_blank">tuduhan Microsoft bahwa pemerintah Indonesia pilih kasih dengan memberikan dukungan terhadap Open Source</a> (Contoh dukungan: mengeluarkan SE Menpan tentang Open Source)</p>
<p>Secara umum, pemerintah Indonesia berhak dan berdaulat untuk menentukan apa yang akan di pakai oleh instansinya tanpa campur tangan pihak asing apalagi cuma sekedar perusahaan software seperti Microsoft, apalagi klo tujuannya untuk kebaikan bersama seperti dengan menggunakan open source di jajaran pemerintahannya, toh dengan begitu anggaran yang seharusnya di keluarkan oleh pemerintah untuk membeli lisensi sistem operasi ataupun aplikasi perkantoran bisa di manfaatkan untuk memajukan Indonesia di sektor lain, lagipula aplikasi apa sih yang dipake oleh instansi-instansi pemerintah, ga lebih dari sekedar untuk ketik mengetik urusan administrasi saja, tidak lebih.</p>
<p>Kenapa harus bayar mahal? Ingat, itu duit rakyat lho, duit yang di bayarkan warga Indonesia melalui pajak dari berbagai pos. Lagipula Surat Edaran Menpan tersebut berlaku hanya untuk jajaran instansi pemerintah, sangat wajar pemerintah menentukan apa yang harus di beli oleh jajarannya. Tidak ada satu katapun didalam Surat Edaran Menpan yang memaksa pihak swasta untuk turut menggunakan open source.Pihak swasta justru lebih leluasa untuk memilih tentunya selama  software yang digunakan adalah legal tentunya. Klo sampai pihak swasta juga ikut memanfaatkan open source, tidak lebih adalah kesadaran mereka untuk mendapatkan manfaat yang lebih baik.</p>
<p>Malahan klo kita lihat lebih jauh, apakah benar pemerintah Indonesia sudah bener-bener mendukung open source? Pertanyaan aneh. Sampai saat ini Departemen Pendidikan Nasional (Diknas) dengan arogansinya belum mendukung open source sebagai salah satu kurikulum pendidikan di Indonesia, padahal dari sejak awal adanya pelajaran komputer di sekolah di Indonesia yang di ajarkan ga pernah jauh dari produk proprietary tertentu. Padahal ini sama saja dengan mengajarkan putra putri penerus bangsa untuk terus berada dibawah ketiak perusahaan kapitalis proprietary, secara mereka tidak diberikan pilihan lain. Untung-untung klo orang tuanya bisa modalin anaknya untuk beli software original, klo ga bisa? Sama aja artinya pemerintah secara tidak langsung mendorong warganya untuk jadi maling! Apakah ini bukan pilih kasih?</p>
<p>Belum lagi kerjasama yang dilakukan oleh perusahaan proprietary tertentu dengan beberapa Universitas negeri ternama di Indonesia, apakah ini bukan pilih kasih?</p>
<p>Klo ane bilang, ini tidak lebih dari manuver yang dilakukan oleh pihak-pihak proprietary yang merasa dirugikan untuk menekan perkembangan open source di Indonesia, tidak lebih dari ketakutan terhadap pergerakan open source yang mulai menunjukkan keberhasilannya. Apakah kita mesti takut dan gentar? Toh tidak ada yang salah dengan gerakan open source selama ini. Gerakan open source justru mendorong agar terciptanya kesadaran akan hak cipta bukan sebaliknya.</p>
<p>Untuk teman-teman pendukung dan penggerak open source di Indonesia, jangan terlalu berbangga hati dulu, disatu sisi hal ini adalah kabar baik sangat baik malah, namun disisi lain kita harus lebih waspada dengan kemungkinan manuver-manuver lainnya. Perjuangan masih panjang. So, maju terus open source. Ganyang habis ketidakadilan dan  pembelengguan hak mendapatkan kebebasan untuk memilih software yang tepat  bagi perkembangan bangsa Indonesia!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/business/manuver-penjegalan-open-source-pemerintah-indonesia-pilih-kasih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Desain Grafis pake Open Source (Gimp &amp; Inkscape)? Ga masalah!</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/obrolan/desain-grafis-pake-open-source-ga-masalah/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/obrolan/desain-grafis-pake-open-source-ga-masalah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 09:45:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Obrolan]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Bajakan]]></category>
		<category><![CDATA[coreldraw]]></category>
		<category><![CDATA[gimp]]></category>
		<category><![CDATA[inkscape]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Open Source]]></category>
		<category><![CDATA[photoshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=240</guid>
		<description><![CDATA[Selama ini banyak yang bilang klo desain grafis itu enaknya pake Photoshop, Corel Draw, dan kawan-kawannya itu&#8230; Banyak desainer kita yang beranggapan bahwa aplikasi desain grafis berbasis open source belum dapat menghasilkan hasil desain yang bagus dan berkualitas.
Bukan berarti pendapat seperti ini salah, selama pakenya software original sih it&#8217;s ok lah, nah yang jadi masalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selama ini banyak yang bilang klo desain grafis itu enaknya pake Photoshop, Corel Draw, dan kawan-kawannya itu&#8230; Banyak desainer kita yang beranggapan bahwa aplikasi desain grafis berbasis open source belum dapat menghasilkan hasil desain yang bagus dan berkualitas.</p>
<p>Bukan berarti pendapat seperti ini salah, selama pakenya software original sih it&#8217;s ok lah, nah yang jadi masalah klo pakenya software bajakan, bisa-bisa berabe. Apalagi klo karya yang dihasilkan bukan sekedar dinikmati sendiri melainkan di jual. Ibaratnya, masa seh dapet untung segunung dari bikin tu desain tapi ga mau keluar duit buat beli lisensi. Medit amat jadi orang <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Klo ane yang di tanya apakah ada yang lebih bagus dari Photoshop? pastinya ane kan menjawab kira-kira kek gini, &#8220;Ya, tergantung&#8230; Mau pake tools apaan aja klo mang pada dasarnya ga punya jiwa seni ujung-ujungnya tetep aja hasilnya jelek.&#8221; Terbukti klo ane disuruh bikin desain gitu mo pake barang semahal apapun pasti hasilnya bakalan berantakan. Karena pada dasarnya bagus tidaknya suatu hasil karya tergantung dari siapa yang membuatnya, bukan tools yang digunakannya.</p>
<p>Buktinya pada saat FOSS-ID mengadakan lomba desain grafis menggunakan aplikasi Gimp &amp; Inkscape, karya-karya yang dikirimkan bukan saja bagus-bagus malah banyak yang desainnya bener-bener profesional. Coba aja liat dari gambar-gambar kiriman para finalisnya di webnya <a href="http://www.foss-id.web.id/2010/02/25/pengumuman-hasil-lomba-desain-poster-promosi-oss" target="_blank">FOSS-ID</a>.</p>
<p>Bahkan dari tanya jawab dengan para pemenang lomba tersebut, M. Guruh Hanafi (Juara I), Adhicipta R. Wirawan (Juara II) &amp; Rizal Arief Kurniawan (Juara III), mereka tidak hanya menggunakan aplikasi desain grafis untuk sekedar kebutuhan hobi, melainkan juga menggunakannya untuk kebutuhan profesional.</p>
<p>Berikut apa yang disampaikan oleh M. Guruh Hanafi pada saat ditanya bagaimana kesan &amp; pesannya kepada temen-temen yang sampe saat ini masih pake bajakan. &#8220;Hare gene masih pake sopware bajakan?? Apa kata akherat?? pakelah sofware halal 100% &amp; gratis 1000% (updet ampe kiamat)&#8221;</p>
<p>Ga jauh beda, Adhicipta R. Wirawan juga mengatakan hal yang kurang lebih sama, &#8220;Jangan Pernah Bangga Jika Berkarya dengan Software Bajakan!&#8221;. Bukannya om Adhicipta ni sok atau gimana, tapi yang jelas klo menurut ane apapun pasti ada kompensasinya, klo punya duit dan ga sayang buang duit buat beli lisensi ya monggo aja, tapi klo ga punya duit dah gitu ga mau capek-capek belajar ya kelaut aja.</p>
<p>Sedikit menambahkan komentar temen-temen pemenang lomba lainnya, om Rizal Arief Kurniawan mengatakan &#8220;Silahkan pake software bajakan kalo ingin hidupmu susah !&#8221;</p>
<p><strong>Pemenang lomba desain poster dengan open source:</strong><br />
Juri yang melakukan penilaian:<br />
1. Riswanto Ramelan (Asosiasi Desain Grafis Indonesia) 2. Caroline F Sunarto (Forum Desain Grafis Indonesia) 3. Diki . A (Creator Of  &#8220;Chickenstrip&#8221;, http://www.chickenstrip.wordpress.com)</p>
<div class="shashin_image" style="width: 217px; float: o; clear: clear;"><a href="http://lh3.ggpht.com/_4hyi2shj_10/S4uKhHkTseI/AAAAAAAAAfs/iKeIcrgLAUs/Bohlam%20Linux%20-%20M%20Guruh%20Hanafi.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_4" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh3.ggpht.com/_4hyi2shj_10/S4uKhHkTseI/AAAAAAAAAfs/iKeIcrgLAUs/Bohlam%20Linux%20-%20M%20Guruh%20Hanafi.jpg?imgmax=320" alt="" width="207" height="320" id="shashin_thumb_image_4" title="" /></a></div>
<p>Bohlam Linux &#8211; M Guruh Hanafi<br />
Juara I</p>
<div class="shashin_image" style="width: 229px; float: o; clear: clear;"><a href="http://lh3.ggpht.com/_4hyi2shj_10/S4uKhD8b58I/AAAAAAAAAfw/4bAfERX5ERg/Pahlawan%20Open%20Source%20-%20Adhicipta%20R%20Wirawan.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_5" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh3.ggpht.com/_4hyi2shj_10/S4uKhD8b58I/AAAAAAAAAfw/4bAfERX5ERg/Pahlawan%20Open%20Source%20-%20Adhicipta%20R%20Wirawan.jpg?imgmax=320" alt="" width="219" height="320" id="shashin_thumb_image_5" title="" /></a></div>
<p>Pahlawan Open Source &#8211; Adhicipta R Wirawan<br />
Juara II</p>
<div class="shashin_image" style="width: 237px; float: o; clear: clear;"><a href="http://lh6.ggpht.com/_4hyi2shj_10/S4uKhPCO3uI/AAAAAAAAAf0/R0VHkbCD64o/Mengapa%20Lisensi%20harus%20menjadi%20beban%20-%20Rizal%20Arief%20Kurniawan.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_6" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh6.ggpht.com/_4hyi2shj_10/S4uKhPCO3uI/AAAAAAAAAf0/R0VHkbCD64o/Mengapa%20Lisensi%20harus%20menjadi%20beban%20-%20Rizal%20Arief%20Kurniawan.jpg?imgmax=320" alt="" width="227" height="320" id="shashin_thumb_image_6" title="" /></a></div>
<p>Mengapa Lisensi harus menjadi beban &#8211; Rizal Arief Kurniawan<br />
Juara III</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/obrolan/desain-grafis-pake-open-source-ga-masalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Microsoft Exchange? why not Zimbra, Scalix or Zarafa?</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/business/microsoft-exchange-why-not-zimbra-scalix-or-zarafa/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/business/microsoft-exchange-why-not-zimbra-scalix-or-zarafa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 08:09:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[collaboration tools]]></category>
		<category><![CDATA[groupware]]></category>
		<category><![CDATA[microsoft exchange]]></category>
		<category><![CDATA[scalix]]></category>
		<category><![CDATA[zarafa]]></category>
		<category><![CDATA[zimbra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sekian lama kompi yang biasa dipake buat oprek ga pernah di senggol2 karena seringkali keliling ditambah minimnya akses internet memadai buat update informasi. Akhirnya punya kesempatan juga buat update ni blog.
Topik kali ini sedikit lebih berat, karena pada dasarnya hanya digunakan oleh kelas corporate, but it&#8217;s ok, we just want to show you there&#8217;s [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah sekian lama kompi yang biasa dipake buat oprek ga pernah di senggol2 karena seringkali keliling ditambah minimnya akses internet memadai buat update informasi. Akhirnya punya kesempatan juga buat update ni blog.</p>
<p>Topik kali ini sedikit lebih berat, karena pada dasarnya hanya digunakan oleh kelas corporate, but it&#8217;s ok, we just want to show you there&#8217;s no reason to keep your old viruses box! There&#8217;s thousand tools that you can use than that&#8217;s one.  <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Apa sih Microsoft Exchange? Kenapa sih banyak perusahaan bersikeras bertahan ga mau migrasi gara2 tools satu ini?</p>
<p>Saat ini komputer tidak hanya digunakan untuk sekedar ketik mengetik, tidak hanya sekedar nulis imel atau liat facebook saja. Kebutuhan dasar bagi sebuah perusahaan dalam hal penggunaan komputer saat ini berfungsi untuk saling berkomunikasi dan berkolaborasi. Nah, disini fungsinya Microsoft Exchange. Sebuah tool kolaborasi ini, selain terintegrasi dengan sistem operasi yang sama2 buatan Microsoft, secara umum memiliki kemampuan untuk memanajemen surat elektronik (e-mail), kalender, kontak, dan tasks; dukungan untuk akses langsung dari Web dan juga perangkat bergerak; dan dukungan untuk penyimpanan data. Soundly like egroupware huh?</p>
<p>Walaupun fungsinya kurang lebih sama dengan groupware2 berbasis web seperti php-groupware, egroupware, opengoo dan kawan-kawannya itu, Microsoft Exchange terintegrasi dengan tools lain yang ada di sistem operasi Microsoft seperti Microsoft Outlook, Domain Control dll. Inilah yang membuat pengguna Microsoft Exchange akut ogah untuk migrasi.</p>
<p>Nah, yang jadi pertanyaannya sekarang, how you can save your money? Gimana caranya biar tetep menggunakan tools yang memiliki fungsi yang bisa dibandingkan telur dengan telur, namun tanpa harus mengeluarkan kocek yang tidak sedikit?</p>
<p>Like I say before, banyak tools groupware yang sebenernya bisa anda gunakan, namun secara umum, tools berikut adalah beberapa tools yang bisa dikatakan bener2 sebagai replacementnya Microsoft Exchange. Telur sama Telur.</p>
<p><strong>Zimbra</strong><br />
<em>www.zimbra.com</em></p>
<div class="shashin_image" style="width: 330px; float: o; clear: clear;"><a href="http://lh4.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SzRyg5jUYII/AAAAAAAAAe4/DwnYL1kRPK0/shot-zimbra.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_10" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh4.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SzRyg5jUYII/AAAAAAAAAe4/DwnYL1kRPK0/shot-zimbra.jpg?imgmax=320" alt="" width="320" height="256" id="shashin_thumb_image_10" title="" /></a></div>
<p>Wuaah, yang satu ini ga perlu ditanya lagi, pengguna open source tingkat corporate tentunya klo di tanya soal pengganti Microsoft Exchange pasti yang pertama kali terbayang adalah Zimbra. Tools punyanya Yahoo! ini bener-bener kinclong dengan fitur yang bisa dibilang jauh melebihi Microsoft Exchange.</p>
<p>Kelebihan</p>
<ul>
<li>Kelebihan utama Zimbra dibanding pesaingnya adalah interface yang dimilikinya,</li>
<li>Punya desktop client sendiri sehingga tidak harus menggunakan web-browser,</li>
<li>Zimlet, tools untuk mengintegrasikan Zimbra dengan tool lain seperti forum dan lain sebagainya,</li>
<li>Reverse Engineering ActiveSync, sehingga bisa terintegrasi dengan gadget seperti Blackberry etc,</li>
<li>Konfigurasi tersimpan di LDAP datasource, dalam satu sisi ini sangat menguntungkan karena tingkat keamanan yang tinggi, disatu sisi ini satu kelemahan pada saat troubleshooting,</li>
<li>Selama kebutuhannya terpenuhi, Zimbra sangat mudah untuk di install,</li>
<li>Ajax-base technology</li>
</ul>
<p>Kelemahan</p>
<ul>
<li>Zimbra sebagaimana Microsoft Exchange sendiri, sangat rakus dengan memory,</li>
<li>Membutuhkan koneksi yang cukup cepat agar bisa nyaman menggunakan tools ini,</li>
<li>Tidak dapat disandingkan didalam satu mesin dengan Webserver yang sudah ada karena Zimbra memiliki tools sendiri untuk melakukan hal ini,</li>
<li>Membutuhkan akun root, sehingga tidak dapat di install di hosting server seperti Dreamhost dll.</li>
</ul>
<p><strong>Scalix</strong><br />
<em>www.scalix.com</em></p>
<div class="shashin_image" style="width: 330px; float: o; clear: clear;"><a href="http://lh4.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SzRyghP9vbI/AAAAAAAAAew/axMPhX7uIG4/shot-scalix.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_11" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh4.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SzRyghP9vbI/AAAAAAAAAew/axMPhX7uIG4/shot-scalix.jpg?imgmax=320" alt="" width="320" height="257" id="shashin_thumb_image_11" title="" /></a></div>
<p>I love scalix, gabungan antara penggunaan memory yang reasonable dengan interface yang cukup enak dilihat, walaupun mungkin tidak sekinclong Zimbra, Tool kolaborasi punyanya Xandros ini sangat bisa di andalkan untuk menggantikan Microsoft Exchange.</p>
<p>Kelebihan</p>
<ul>
<li>Untuk yang sudah punya Microsoft Exchange namun harus memperbaharui lisensinya ga perlu takut, karena lisensi ActiveSync yang di punyai bisa di gunakan di Scalix. Karena Scalix menggunakan ActiveSync yang dimiliki Microsoft untuk melakukan syncronisasinya. Yang belum pernah pake Microsoft Exchange ga perlu khawatir, Fungsi syncronisasinya bisa digantikan oleh tools lain yang sama-sama open ource. Contoh: Funambol,</li>
<li>MAPI, integrasi yang dimilikinya bener2 terintegrasi dengan baik dengan Microsoft Outlook,</li>
<li>Konfigurasi tersimpan dengan baik didalam server Scalix yang kita install, sehingga troubleshooting cukup mudah,</li>
<li>Memanfaatkan aplikasi server yang sudah ada seperti Sendmail, Apache, Cyrus-SASL dl,</li>
<li>Lebih ringan dibandingkan Zimbra maupun Microsoft Exchange sendiri</li>
<li>Java Tomcat technology</li>
</ul>
<p>Kelemahan</p>
<ul>
<li>Menggunakan jendela terpisah untuk mail client di browser (pop-up),</li>
<li>Siap-siap kotor2 tangan untuk melakukan installasi.</li>
</ul>
<p><strong>Zarafa</strong><br />
<em>www.zarafa.com</em></p>
<div class="shashin_image" style="width: 330px; float: o; clear: clear;"><a href="http://lh3.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SzRygi_MwYI/AAAAAAAAAe0/pVfYmfAA2y4/shot-zarafa.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_12" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh3.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SzRygi_MwYI/AAAAAAAAAe0/pVfYmfAA2y4/shot-zarafa.jpg?imgmax=320" alt="" width="320" height="256" id="shashin_thumb_image_12" title="" /></a></div>
<p>Zarafa bisa dibilang pemain baru apabila dibandingkan dengan dua aplikasi diatas. Dengan interface yang sangat mirip dengan Microsoft Exchange dan penggunaan Z-Sync (alternative open source untuk ActiveSync) membuat Zarafa sebagai tool yang cukup di perhitungkan. Selain itu, kecepatan akses yang sangat cepat dibanding pendahulunya diatas.</p>
<p>Kelebihan</p>
<ul>
<li>Interface sangat cepat di akses, jauh mengalahkan Scalix dan Zimbra,</li>
<li>Z-Sync, sehingga fungsi syncronisasi bener2 tidak tergantung dengan produknya Microsoft,</li>
<li>Support GoogleMaps &amp; SugarCRM,</li>
<li>Berbeda dengan dua aplikasi diatas yang gabungan antara open source &amp; komersil, Zarafa bisa dikatakan full open source. Dikembangkan dengan lisensi AGPL termasuk tools lainnya yang menggunakan lisensi GPL seperti Z-Sync, OpenMAPI</li>
</ul>
<p>Kelemahan</p>
<ul>
<li>Upps. Karena sudah tercover Z-Sync, Zarafa tidak dapat di integrasikan dengan Funambol, fungsi Syncronize untuk Blackberry cuma dapat dilakukan buat yang menggunakan BIS/BES. (I don&#8217;t like it, ga bisa pake di gprs-nya Blackberry, not recommended yang pake BB cuma sekedar gaya kek ane kekekkeke)</li>
</ul>
<p><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p>Intinya ga harus mahal2 beli lisensi Microsoft Exchange untuk penggunaan kolaborasi corporate anda, banyak aplikasi lain yang bukan sekedar alternatif, bahkan memiliki fitur yang jauh lebih unggul. Zimbra dengan berbagai fiturnya, Scalix dengan stabilitas dan ActiveSync bawaan Microsoftnya maupun Zarafa pemain baru yang sedang naik daun. BTW, kenapa open-exchange ga ana masukan di review ini? Like I say before, banyak tools kolaborasi yang sebenernya bisa digunakan, termasuk open-exchange. Bahkan tools yang cukup ampuh apabila anda tidak harus menggunakan akses web-base (hanya menggunakan Thunderbird &amp; Gadget seperti Blackberry atau handphone) ente bisa menggunakan SimpleGroupware. SimpleGroupware, sangat ringan dan cukup mudah di integrasikan dengan mail-client serta gadget, selain satu kekurangan utamanya. Interface web-base yang dimiliki SimpleGroupware tidak sesuai dengan namanya.. Simple kekekek&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/business/microsoft-exchange-why-not-zimbra-scalix-or-zarafa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Monitoring Internet Cafe anda dengan Webcam Streaming!</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/business/webcam-streaming-to-control-and-monitor-linux-internet-cafe/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/business/webcam-streaming-to-control-and-monitor-linux-internet-cafe/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 00:32:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[controlling]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Cafe]]></category>
		<category><![CDATA[monitoring]]></category>
		<category><![CDATA[server]]></category>
		<category><![CDATA[stream]]></category>
		<category><![CDATA[streaming]]></category>
		<category><![CDATA[Warnet]]></category>
		<category><![CDATA[warung internet]]></category>
		<category><![CDATA[webcam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=203</guid>
		<description><![CDATA[Bingung memantau warnet banyak tapi lokasinya berjauhan? kenapa bingung? intip aja aktivitas yang sedang terjadi di warnet ente. Software nya? Wuaaah jangan ditanya&#8230; dari yang paling simple sampe yang paling ngejelimet ada&#8230;
Pengen yang super gaya kek di ruangan2 security di mall2 atau di hotel2? Ente bisa pake ZoneMinder! Atau pengen yang super simple dan ga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bingung memantau warnet banyak tapi lokasinya berjauhan? kenapa bingung? intip aja aktivitas yang sedang terjadi di warnet ente. Software nya? Wuaaah jangan ditanya&#8230; dari yang paling simple sampe yang paling ngejelimet ada&#8230;</p>
<p>Pengen yang super gaya kek di ruangan2 security di mall2 atau di hotel2? Ente bisa pake ZoneMinder! Atau pengen yang super simple dan ga boros resources? Banyak juga pilihannya&#8230; dari pake yang namanya CamStream sampe yang aneh2.</p>
<p>Dari yang streaming langsung uplut ke webserver atau yang ga makan bandwidth kecuali sedang kita aktivin&#8230; macem2 deh&#8230;.</p>
<div class="shashin_image" style="width: 330px; float: o; clear: clear;"><a href="http://lh4.ggpht.com/_4hyi2shj_10/Sf-IgA_0i2I/AAAAAAAAAYA/I6WLJF0l2zc/webcamserver.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_14" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh4.ggpht.com/_4hyi2shj_10/Sf-IgA_0i2I/AAAAAAAAAYA/I6WLJF0l2zc/webcamserver.jpg?imgmax=320" alt="" width="320" height="256" id="shashin_thumb_image_14" title="" /></a></div>
<p>Screenshot webcam server di arahin ke 127.0.0.1 (localhost)</p>
<p>Salah satu software favorit yang ane suka adalah <strong>webcam server</strong>. Enteng, ga perlu live uplut ke webserver, cukup di aktivin aja di pc tempat webcam di taro dan klo perlu aja kita akses langsung ke tu pc.</p>
<p>Webcam server punya beberapa fasilitas, bisa akses via webserver ataupun direct langsung tembak ip dimana webcam server di aktifkan. Cara installnya pun gampang. Yang jelas make sure aja webcam udah bisa beroperasi dengan baik di Linux yang mo dipasangin tu webcam server, sama jangan lupa siapkan java (jre) di pc client tempat kita mo akses tu webcam.</p>
<p>Untuk pengguna Zencafe dan Slackware cukup download paket webcam server di <a href="ftp://slackware.linux.or.id/pub/people/zarathustra/webcamserver/" target="_blank">alamat ini</a>, ada 2 file, untuk server dan untuk client. klik kanan install di pc yang mo dijadiin target file untuk server webcamserver-0.50-i386-zrth.tgz dan extract file webcam_client.tar.gz di pc client. Cukup jalankan webcam_server di pc server atau jadikan sebagai autorun. Untuk client, jalankan file applet.jar dengan menjalankan perintah: /usr/lib/java/bin/java -classpath applet.jar WebCam 192.168.0.1 8888 (192.168.0.1 di ganti dengan ip target). Simple kan?</p>
<p>Untuk pengguna distro Linux lain bisa mendownload dari webnya http://webcamserver.sourceforge.net/</p>
<p>Goodluck! Selamat memantau warnet anda!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/business/webcam-streaming-to-control-and-monitor-linux-internet-cafe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Zencafe 2.0 has been released</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/computer/zencafe-20/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/computer/zencafe-20/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 19:27:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[halal]]></category>
		<category><![CDATA[legal]]></category>
		<category><![CDATA[Warnet]]></category>
		<category><![CDATA[warung internet]]></category>
		<category><![CDATA[Zencafe]]></category>
		<category><![CDATA[zencafe 2.0]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=199</guid>
		<description><![CDATA[Setelah beberapa waktu disibukan banyak hal termasuk menyiapkan rilisnya Zencafe 2.0, sampe2 ga sempet nulis2 blog akhirnya rampung juga&#8230;
Zencafe 2.0, generasi selanjutnya dari sistem operasi komputer yang di khususkan untuk warnet diluncurkan bertepatan dengan pemilu legislatif tanggal 9 April kmaren di Tegal bersama dengan temen-temen warnet anggota AWALI (Asosiasi Warnet Linux &#38; Open Source Indonesia) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah beberapa waktu disibukan banyak hal termasuk menyiapkan rilisnya Zencafe 2.0, sampe2 ga sempet nulis2 blog akhirnya rampung juga&#8230;</p>
<p>Zencafe 2.0, generasi selanjutnya dari sistem operasi komputer yang di khususkan untuk warnet diluncurkan bertepatan dengan pemilu legislatif tanggal 9 April kmaren di Tegal bersama dengan temen-temen warnet anggota <a href="http://www.awali.org" target="_blank">AWALI</a> (Asosiasi Warnet Linux &amp; Open Source Indonesia) yang ada disana.</p>
<p>Dengan tetap membawa misi yang sama yaitu me-Linux-kan dan melegalkan warung-warung internet di Indonesia, Zencafe tampil lebih atraktif dengan fasilitas2 baru seperti fungsi share network yang lebih mudah, langkah installasi yang lebih pendek, maupun icon yang ga terlalu berbeda namun telah mengalami banyak sentuhan sehingga lebih enak di mata <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mudah-mudahan Zencafe 2.0 dapat memberikan sumbangan berguna bagi warnet Linux di Indonesia dan juga dapat menjadi jawaban bagi pengusaha/calon pengusaha/pengelola warnet akan kebutuhan sistem operasi halal dan legal yang terjangkau dan handal untuk warnet.</p>
<p>Screenshot</p>
<div class="shashin_image" style="width: 330px; float: o; clear: clear;"><a href="http://lh6.ggpht.com/_4hyi2shj_10/Sd-ad--bPPI/AAAAAAAAAV4/VupIXovCkxg/01.zc-2.0-desktop.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_16" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh6.ggpht.com/_4hyi2shj_10/Sd-ad--bPPI/AAAAAAAAAV4/VupIXovCkxg/01.zc-2.0-desktop.jpg?imgmax=320" alt="" width="320" height="240" id="shashin_thumb_image_16" title="" /></a></div>
<p>Screenshot lainnya dan link download bisa di lihat di:</p>
<p><a href="http://linux.blogs.ie/" target="_blank">http://linux.blogs.ie/</a></p>
<p>Selain itu, sekarang sudah ada website khusus yang dibuat oleh temen-temen komunitas pengguna Zencafe untuk lebih mempermudah komunikasi, pertukaran informasi dan lain-lainnya. Ane ucapkan selamat dan banyak terimakasih buat om Delly Andreas dan temen-temen komunitas pengguna Zencafe lainnya atas curahan tenaga dan pikiran serta sumbangsihnya sehingga terwujudnya website komunitas Zencafe ini. Alamat website komunitas Zencafe bisa di akses di alamat <a href="http://www.zencafe.web.id" target="_blank">http://www.zencafe.web.id</a></p>
<p>Selain itu untuk temen-temen pengguna Facebook, Zencafe juga bisa dikunjungi di Facebook di alamat <a href="http://www.facebook.com/pages/Zencafe/45817455339" target="_blank">http://www.facebook.com/pages/Zencafe/45817455339 </a>. Silahkan bergabung, untuk turut menyemarakkan Facebooknya Zencafe tersebut.</p>
<p>Selamat Pemilu&#8230; Mudah2an Pemilu kali ini memberikan hasil pemimpin2 yang lebih concern atas perkembangan open source di Indonesia. Selamat ber-Linux ria <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Regards,</p>
<p>A. Hardiena</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/computer/zencafe-20/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>114</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Iklan Open Source Software ala Indonesia</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/iklan-open-source-software-ala-indonesia/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/iklan-open-source-software-ala-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2009 06:39:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Advertising]]></category>
		<category><![CDATA[Foss]]></category>
		<category><![CDATA[Iklan]]></category>
		<category><![CDATA[Open Source Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Open Source Software]]></category>
		<category><![CDATA[Sinetron]]></category>
		<category><![CDATA[Youtube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[Terus terang aja ane seh belum pernah liat iklan open source nongol di layar TV Indonesia. Padahal TV bisa dibilang sangat memasyarakat di Indonesia dan sangat banyak penggemarnya, buktinya setidak bermutu bermutunya kebanyakan sinetron di Indonesia, tetep aja ada yang tayang tengah malam buta yang klo di pikir sapa seh yang mo nonton tu sinetron [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terus terang aja ane seh belum pernah liat iklan open source nongol di layar TV Indonesia. Padahal TV bisa dibilang sangat memasyarakat di Indonesia dan sangat banyak penggemarnya, buktinya setidak bermutu bermutunya kebanyakan sinetron di Indonesia, tetep aja ada yang tayang tengah malam buta yang klo di pikir sapa seh yang mo nonton tu sinetron jam 2 atau 3 pagi? Tapi toh tetep tayang, tandanya sedikit banyak ada yang nonton tu sinetron.</p>
<p>Partai-partai pun bersedia menghabiskan milyaran rupiah untuk dapat muncul di TV agar dapat merangkul sebagian besar pencinta kotak ajaib dengan harapan dapat menggaet cukup banyak suara pada pemilu yang hitungan bulan lagi akan dilaksanakan di Indonesia.</p>
<p>Ga tau deh ini reel iklan muncul di TV mana, tapi orang Indonesia sebenernya punya iklan untuk produk open source ini, berikut iklan open source di Indonesia dari link Facebooknya om Harry Sufehmi. Izin nebeng benwit FOSS-ID ya om Belutz <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><object width="480" height="380" data="http://foss-id.web.id/player.swf?file=http://www.foss-id.web.id/wp-content/uploads/2009/02/indonesiagoopensourceiklan.flv&amp;autoStart=false;" type="application/x-shockwave-flash"><param name="quality" value="high" /><param name="wmode" value="transparent" /><param name="src" value="http://foss-id.web.id/player.swf?file=http://www.foss-id.web.id/wp-content/uploads/2009/02/indonesiagoopensourceiklan.flv&amp;autoStart=false;" /></object></p>
<p><em>Courtesy of FOSS-ID (www.foss-id.web.id)</em></p>
<p>Selain itu klo ada yang tertarik dengan iklan, reel ataupun showcase tentang open source anda akan menemukan banyak link di youtube tentang opensource baik yang bersifat iklan, reel, plesetan maupun showcase.</p>
<p><object width="425" height="344" data="http://www.youtube.com/v/4gm2AojOHDw&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/4gm2AojOHDw&amp;hl=en&amp;fs=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
<p><em>Courtesy of Youtube</em></p>
<p><object width="384" height="313"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/L1D6rqvkQdA&#038;fs=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/L1D6rqvkQdA&#038;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" width="384" height="313" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p><object width="384" height="313"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/oSky2Js5uFQ&#038;fs=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/oSky2Js5uFQ&#038;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" width="384" height="313" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>dan masih banyak lagi, selamat menikmati&#8230;</p>
<p>Btw, klo tau iklan-iklan open source Indonesia lainnya tolong sharing ya, atau ada yang pernah melihatnya di TV Indonesia tolong kasih tau di saluran apa munculnya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/iklan-open-source-software-ala-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Obama, OpenOffice for America&#8217;s Federal Office!</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/obama-openoffice-for-americas-federal-office/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/obama-openoffice-for-americas-federal-office/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 17:24:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Barack Hussein Obama]]></category>
		<category><![CDATA[Caleg]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Devisa]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Openoffice]]></category>
		<category><![CDATA[Openoffice Org]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Amerika]]></category>
		<category><![CDATA[Promosi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[Pemilihan presiden di negara adidaya baru saja berlalu. Barack Hussein Obama terpilih menjadi presiden Amerika pertama yang berasal dari keturunan Kenya dan pernah menetap dan bersekolah di Indonesia. Bangga? Hmmm&#8230;. ga juga seh, biasa aja, kecuali Obama aslinya orang Indonesia, baru deh   Soalnya biarpun pernah tinggal di Indonesia, bukan jaminan klo dengan terpilihnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemilihan presiden di negara adidaya baru saja berlalu. Barack Hussein Obama terpilih menjadi presiden Amerika pertama yang berasal dari keturunan Kenya dan pernah menetap dan bersekolah di Indonesia. Bangga? Hmmm&#8230;. ga juga seh, biasa aja, kecuali Obama aslinya orang Indonesia, baru deh <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Soalnya biarpun pernah tinggal di Indonesia, bukan jaminan klo dengan terpilihnya Obama jadi presiden lantas Amerika jadi memandang Indonesia dengan lebih baik&#8230;.. Tapi ya Allahualam deh, mudah-mudahan aja ada bedanya setelah Amerika di pimpin Obama dan akan ada perubahannya&#8230;.</p>
<p>Namanya kampanye, sangat wajar calon-calon Presiden, calon DPR, calon Walikota dan lain-lain mengubar janji sana sini&#8230;. namanya juga kampanye&#8230;.</p>
<p>Namun ada satu hal yang menarik dari kampanye yang dilakukan oleh Obama. Salah satu kampanye yang dilakukan Obama adalah akan menggunakan OpenOffice untuk digunakan di kantor-kantor pemerintahan Amerika Serikat, sebuah aplikasi perkantoran berbasis open source yang kini menjadi pesaing terbesar Microsoft Office. Menarik, sangat menarik&#8230;.. Dan yang lebih menarik lagi adalah komputer yang digunakan oleh tim kampanye Obama&#8230;. Linux! Tampil cantik dengan menggunakan Gnome sebagai Window managernya.</p>
<p>Linux dan Open Source menjadi media dan modal kampanye seorang <span style="text-decoration: line-through;">calon</span> presiden negara sekaya Amerika! Salut! Mudah-mudahan langkah ini juga menjadi salah satu modal kampanye calon-calon presiden atau pejabat di negara kita tercinta ini&#8230;&#8230; bisa dibayangkan berapa banyak devisa yang bisa di hemat oleh negara dengan menggunakan produk open source. Berapa banyak uang yang bisa disimpen yang notabene adalah uang rakyat.</p>
<p>Anyway, sekarang kan caleg-caleg lagi pada &#8220;promosi&#8221; biar bisa kepilih pada putaran pemilu nanti, etis ga ya klo di Indonesia caleg menggandeng sebuah komunitas? Klo di itung-itung daripada uang kampanye habis ga jelas, mungkin akan lebih baik klo di berikan untuk meningkatkan kesadaran penggunaan produk open source dengan cara menggandeng komunitas dalam mempromosikannya, mungkin dengan cara membuat outlet2 promosi Linux misalnya? Memang dengan cara ini akan sangat bermanfaat, karena dana taktis yang sekian banyak tidak terbuang percuma, namun disisi lain hal ini juga menimbulkan ke khawatiran, takut keberadaan komunitas di manfaatkan dan di jadikan underbow sebuah organisasi politik. Allahualam.</p>
<p>Beberapa website yang berhubungan dengan artikel ini:<br />
<a href="http://blogs.pcworld.com/communityvoices/archives/2008/06/your_second_eco.html">PcWorld Blog</a><br />
<a href="http://boredandblogging.com/2008/10/21/obama-ubuntu/">BoredanBlogging.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/obama-openoffice-for-americas-federal-office/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Laporan singkat Seminar Nasional &amp; Workshop Open Source Kendari</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/seminar-workshop-open-source-foss-kendari/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/seminar-workshop-open-source-foss-kendari/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 12:57:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Depkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[Infolinux]]></category>
		<category><![CDATA[Kerjasama]]></category>
		<category><![CDATA[Mata Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Migrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Open Source]]></category>
		<category><![CDATA[Pengantar Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Unhalu]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Haluoleo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[Setelah beberapa hari minggat dari rumah, memenuhi undangan temen-temen di Universitas Haluoleo untuk mengisi beberapa kegiatan dan habis sampe rumah banyak pekerjaan yang menumpuk akhirnya punya kesempatan juga menuliskan pengalaman ane selama beberapa hari bersama temen-temen Unhalu.
Perjalanan ke Kendari di awali pada tanggal 21 subuh dari Bekasi, berangkat pukul 3.30 dari Metropolitan Mall naik bis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah beberapa hari minggat dari rumah, memenuhi undangan temen-temen di Universitas Haluoleo untuk mengisi beberapa kegiatan dan habis sampe rumah banyak pekerjaan yang menumpuk akhirnya punya kesempatan juga menuliskan pengalaman ane selama beberapa hari bersama temen-temen Unhalu.</p>
<p>Perjalanan ke Kendari di awali pada tanggal 21 subuh dari Bekasi, berangkat pukul 3.30 dari Metropolitan Mall naik bis bandara. Setelah perjalanan yang cukup melelahkan, karena sempat terdampar beberapa jam di kota Makasar gara-gara masalah transit, akhirnya tiba di Kendari sekitar habis magrib di jemput langsung sama om amay (Pak Akmal, Dosen Universitas Haluoleo) pertama kali kopi darat padahal udah 2 tahun lebih chatting-chattingan <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;">
<div class="shashin_image" style="width: 250px; float: clear;"><a href="http://lh4.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SRQGA5fMxXI/AAAAAAAAAHg/LaBBLyrests/img_8785.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_22" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh4.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SRQGA5fMxXI/AAAAAAAAAHg/LaBBLyrests/img_8785.jpg?imgmax=320" alt="" width="240" height="320" id="shashin_thumb_image_22" title="" /></a></div>
<p>Pertama kali ketemu pak Akmal (Dosen Universitas Haluoleo)</p>
<p>Sampai di Hotel Amalia (hmmm&#8230; lokasinya dimana ya&#8230; maklum baru skalinya kesana <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  ) mandi sebentar terus ada acara perkenalan dengan temen-temen mahasiswa, klo ane bilang seh acaranya agak formil, tapi lumayan santai.</p>
<p>Besok harinya tanggal 22 Oktober pagi, di jemput sama om amay (pak Akmal) buat mengisi jadi dosen tamu untuk mata kuliah MK PTI (Pengantar Teknologi Informasi).</p>
<p style="text-align: center;">
<div class="shashin_image" style="width: 330px; float: clear;"><a href="http://lh6.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SRQMoc9cP5I/AAAAAAAAAHw/3Ps41-Jaz64/dsc00029.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_23" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh6.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SRQMoc9cP5I/AAAAAAAAAHw/3Ps41-Jaz64/dsc00029.jpg?imgmax=320" alt="" width="320" height="240" id="shashin_thumb_image_23" title="" /></a></div>
<p>Foto setelah mengisi mata kuliah MK PTI bareng dengan temen-temen mahasiswa Unhalu.</p>
<p>Malam harinya ketemu dengan Rektor Universitas Haluoleo bersama dengan Pak Rusmanto (InfoLinux), Andi Darmawan (Belutz), Pak Riki (Depkominfo) dan Ibu Tari (Dosen Unhalu). Nah, besok harinya tanggal 23 ngisi seminar. Ini acara utamanya, Seminar Nasional dan Workshop Open Source, diadakan di Hotel Aden Kendari. Kegiatan ini sekaligus penandatanganan kerjasama antara Depkominfo dengan Universitas Haluoleo, bisa di bilang FOSS-ID kini sudah ada perwakilan di Kendari, jadi perusahaan/instansi yang mo migrasi ga perlu bingung lagi.</p>
<p style="text-align: center;">
<div class="shashin_image" style="width: 330px; float: clear;"><a href="http://lh5.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SRQMotEadqI/AAAAAAAAAH4/CSJwrkD5wWg/dsc01895.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_24" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh5.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SRQMotEadqI/AAAAAAAAAH4/CSJwrkD5wWg/dsc01895.jpg?imgmax=320" alt="" width="320" height="240" id="shashin_thumb_image_24" title="" /></a></div>
<p>Menjadi pembicara panel ke-4 setelah Pak Rusmanto (InfoLinux, YPLI)</p>
<p style="text-align: center;">
<div class="shashin_image" style="width: 330px; float: clear;"><a href="http://lh3.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SRQMo_Zb_-I/AAAAAAAAAII/CeZFs4A_tKo/kendari.23-25oc08.3.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_25" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh3.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SRQMo_Zb_-I/AAAAAAAAAII/CeZFs4A_tKo/kendari.23-25oc08.3.jpg?imgmax=320" alt="" width="320" height="240" id="shashin_thumb_image_25" title="" /></a></div>
<p>Foto bareng dengan dosen dan panitia setelah selesai Seminar.</p>
<p>Malam setelah acara di undang pak Walikota bareng dengan bu Loli Amaria (Depkominfo), Pak Rusmanto (InfoLinux), dan temen-temen Depkominfo dan Unhalu. cukup menarik, pak Walikota menunjukkan ketertarikannya dengan penggunaan Linux di Instansinya dan meminta agar Bappeda Kendari bisa di jadikan pilot projek untuk migrasi ke sistem operasi Linux dalam waktu dekat ini.</p>
<p>Hari ketiga ane di Kendari ( hari kedua acara resmi Seminar Nasional &amp; Workshop Open Source ) kegiatan di isi oleh Workshop Installasi Blankon dan Zencafe. Sebenernya ane ga ada kegiatan ngisi hari ini, tapi karena salah satu kegiatan workshop adalah menginstall Zencafe dan untuk memberikan dukungan kepada temen-temen mahasiswa yang menjadi trainer untuk installasi tersbut, ane ikutan nongkrong deh di acara, dan kebetulan banget om Arman (salah seorang pengembang Blankon) juga kebetulan singgah di kendari sebelum berangkat ke Raha untuk mengisi TOT disana, akhirnya ikutan nongkrong deh. Malemnya? Ngopi bareng di Warung Kopi, ane lupa nama tempatnya, ngobrol2 banyak dengan om Arman dan temen-temen mahasiswa.</p>
<p>Hari keempat, atau hari terakhir acara Seminar Nasional &amp; Workhsop Open Source Kendari, giliran mahasiswanya deh dikasih pelatihan (TOT, Training for Trainer), topik yang ane bawakan tentang layar hitam kekkekekke&#8230;. shell deng. Cukup memakan waktu, mau ga mau, yang namanya shell klo udah dibahas, boring, boring deh yang hadir kekekkeke&#8230;.. dilanjutkan dengan TOT tentang Joomla.</p>
<p style="text-align: center;">
<div class="shashin_image" style="width: 330px; float: clear;"><a href="http://lh5.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SRQP_nviCbI/AAAAAAAAAIU/eErQJ7BXGVc/kendari.23-25oc08.3.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_26" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh5.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SRQP_nviCbI/AAAAAAAAAIU/eErQJ7BXGVc/kendari.23-25oc08.3.jpg?imgmax=320" alt="" width="320" height="240" id="shashin_thumb_image_26" title="" /></a></div>
<p>Foto bareng dengan calon-calon trainer dari Unhalu dan pembicara TOT tentang Joomla.</p>
<p>Kegiatan beberapa hari ini cukup mengasyikan, lelah hampir tak terasa. Hal ini tidak lepas dari keramahan temen-temen disana, terutama sambutan hangat dari temen-temen dosen dan mahasiswa Universitas Haluoleo. Selamat atas terbentuknya Kendari FOSS-ID, perjuangan belum selesai, perjuangan baru saja dimulai. Terimakasih atas keramahan dan kehangatan yang ane terima dari temen-temen semua, mudah-mudahan kita bisa bersua kembali.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/seminar-workshop-open-source-foss-kendari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuka file DOCX dengan OpenOffice</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/computer/membuka-file-docx-dengan-openoffice/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/computer/membuka-file-docx-dengan-openoffice/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 03:14:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft Office 2007]]></category>
		<category><![CDATA[Openoffice Org]]></category>
		<category><![CDATA[Openxml]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/computer/membuka-file-docx-dengan-openoffice/</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai sebuah aplikasi perkantoran OpenOffice adalah aplikasi bebas yang cukup handal hal ini tidak perlu di pertanyakan lagi. Dengan berbagai kemampuannya aplikasi ini bebas di pergunakan tanpa adanya lisensi yang memberatkan sebagaimana produk Microsoft. Namun dengan adanya Microsoft Office 2007, dan sebagian pengguna Windows mempergunakan aplikasi perkantoran ini, ada sedikit banyak kendala yang sekarang harus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai sebuah aplikasi perkantoran OpenOffice adalah aplikasi bebas yang cukup handal hal ini tidak perlu di pertanyakan lagi. Dengan berbagai kemampuannya aplikasi ini bebas di pergunakan tanpa adanya lisensi yang memberatkan sebagaimana produk Microsoft. Namun dengan adanya Microsoft Office 2007, dan sebagian pengguna Windows mempergunakan aplikasi perkantoran ini, ada sedikit banyak kendala yang sekarang harus dihadapi pengguna OpenOffice. OpenXML (OOXML) atau yang lebih dikenal dengan nama File DOCX!!!</p>
<p>Sebenarnya hal ini tidak perlu di khawatirkan, karena pengguna Windows pun banyak yang tetap menggunakan format DOC yang selama ini digunakan dan cukup kompatibel dengan aplikasi OpenOffice, hal ini dipicu ketidak konsisten dan kompatibilatasan antara sesama produk Microsoft. Format document DOCX Microsoft Office 2007 tidak dapat digunakan secara native di Microsoft Office versi sebelumnya. Wow <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selain terbatasnya pengguna DOCX, OpenOffice sendiri untuk versi selanjutnya (OpenOffice.org versi 3.0) rencananya bisa membuka document ini tanpa memerlukan aplikasi tambahan.</p>
<p>Lalu apa yang harus dilakukan untuk teman-teman pengguna OpenOffice? haruskah hanya berdiam diri?</p>
<p>Ada beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk dapat menggunakan document dengan format tersebut di aplikasi OpenOffice, antara lain:<br />
1. Menggunakan ODF-Converter (Hanya untuk Linux, one of my favorite tools)<br />
2. Menggunakan Online DOCX Converter<br />
3. Menggunakan OpenOffice fork, Go-OO</p>
<p>Ane akan coba membahas solusi diatas satu persatu.</p>
<p><strong>Menggunakan ODF-Converter</strong><br />
Seperti yang ane katakan sebelumnya, this is one of my favorite tools. Program ini berjalan dalam mode konsol, jadi hanya di gunakan pada saat digunakan, toh tidak semua dokumen yang ane terima dalam bentuk DOCX sehingga ODF-Converter adalah tool terbaik buat ane. Anda dapat mendownloadnya melalui <a href="http://download.novell.com/Download?buildid=GuM6LMM9SR4" target="_blank">alamat ini</a>. Anda cukup meng-extract file rpm dari website tersebut dan cukup mengambil file dengan nama odf-converter, that&#8217;s all. Selanjutnya bisa anda copy kedalam /usr/bin komputer anda. Hasil penggunaan aplikasi ini adalah file dalam bentuk ODT</p>
<p>Perintah untuk menjalankannya pun cukup simple (standar, kecuali untuk feature tertentu, bisa liat dengan menambahkan extension &#8211;help), berikut adalah perintah standar untuk aplikasi ini.</p>
<blockquote><p>OdfConverter /I namafile.docx</p></blockquote>
<p><strong>Menggunakan Online DOCX Converter</strong><br />
Klo anda dalam posisi mobile, alias gi di warnet windos atau tidak ada Linux di komputer yang sedang anda gunakan, tidak perlu khawatir. Ada alternatif lain. Anda bisa menggunakan versi online dari docx converter. Silahkan buka alamat ini untuk melakukannya www.docx2doc.com</p>
<p><strong>Menggunakan OpenOffice fork, Go-OO</strong><br />
Fork ini cukup membantu sementara menunggu OpenOffice 3.0 rilis, karena setelah OpenOffice 3.0, menurut ane fork ini sudah tidak terlalu relevan, karena semua yang ada di Go-OO ada di OpenOffice 3.0 yang akan di rilis nanti. Ane sendiri kurang suka dengan fork ini, I still love OpenOffice as simple as it is. Namun&#8230;.. sementara menunggu versi terbaru dari OpenOffice ini, tidak ada salahnya apabila kita menggunakan aplikasi ini. Cara menginstallnya pun tidak terlalu sulit. Anda cukup mendownload file2 yang ada dialamat <a href="http://go-oo.mirrorbrain.org/stable/linux-i586/2.4.1/">berikut ini</a>. Woow, banyak sekali nama filenya, apa aja yg harus ane download????</p>
<p>Kekeke, cukup mabok memang klo liat file2 yang ada di list tersebut, karena list tersebut tercampur dengan file2 bahasa. Ga perlu khawatir, cukup file2 berikut ini (ada 28 file) yang harus anda download:</p>
<blockquote><p>openoffice.org-base-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-calc-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core01-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core02-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core03-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core03u-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core04-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core04u-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core05-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core05u-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core06-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core07-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core08-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core09-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-core10-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-draw-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-emailmerge-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-gnome-integration-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-graphicfilter-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-headless-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-impress-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-javafilter-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-kde-integration-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-math-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-pyuno-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-testtool-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-writer-2.4.1-9310.i586.rpm<br />
openoffice.org-xsltfilter-2.4.1-9310.i586.rpm</p></blockquote>
<p>Jangan lupa sebelum menginstall Go-OO, anda harus menguninstall openoffice yang telah terinstall di komputer anda. Untuk distro Linux yang menggunakan RPM anda cukup menginstall aplikasi ini sebagaimana biasa anda melakukan installasi. Untuk keluarga Debian yang biasa menggunakan DEB anda perlu menkoversi dan menginstall hasil konversinya. Untuk keluarga Slackware (tgz) termasuk Zencafe/Zenwalk anda bisa mengkonversi dan menginstall hasilnya.</p>
<p>Contoh untuk melakukan konversi untuk keluarga Slackware:<br />
rpm2targz namafile.rpm</p>
<p>Setelah di konversi, cukup extract file2 yang telah di konversi tersebut dan menyimpannya di /opt folder anda, contoh:<br />
/opt/openoffice.org2.4</p>
<p>Mudah bukan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/computer/membuka-file-docx-dengan-openoffice/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Google Chrome, Disaster atau penolong para webdeveloper?</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/webdesign/google-chrome-disaster-atau-penolong-para-webdeveloper/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/webdesign/google-chrome-disaster-atau-penolong-para-webdeveloper/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2008 07:41:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Webdesign]]></category>
		<category><![CDATA[Firefox]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Explorer]]></category>
		<category><![CDATA[Konqueror]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.uni.cc/webdesign/google-chrome-disaster-atau-penolong-para-webdeveloper/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu Google mengumumkan telah mengeluarkan browser mereka yang bernama &#8220;Google Chrome&#8221;. Dengan tampilan menawan, sleek, simple, dst&#8230;dst&#8230; browser ini cukup menggiurkan untuk dicoba&#8230;. walaupun sampe saat ini ane blom coba sama sekali ni browser. Alesannya? kudu nyoba dikantor karena pake Windos karena blom ada versi Linuxnya&#8230;. Namanya masih beta ya harap dimaklum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu Google mengumumkan telah mengeluarkan browser mereka yang bernama &#8220;Google Chrome&#8221;. Dengan tampilan menawan, sleek, simple, dst&#8230;dst&#8230; browser ini cukup menggiurkan untuk dicoba&#8230;. walaupun sampe saat ini ane blom coba sama sekali ni browser. Alesannya? kudu nyoba dikantor karena pake Windos karena blom ada versi Linuxnya&#8230;. Namanya masih beta ya harap dimaklum deh&#8230;&#8230; Jadi blom bisa komentar banyak gimana rasanya ni browser&#8230;.</p>
<p>Namun yang jadi masalah&#8230;.. bisa-bisa browser ini pun nantinya akan menjadi masalah baru buat para webdeveloper, karena dengan makin banyaknya variasi browser akan semakin banyak pula kerjaan untuk kompatibilitas sebuah karya web.</p>
<p>Pada dasarnya Google Chrome ini bukan dibuat dari &#8220;nol&#8221;, melainkan menggunakan Engine Webkit yang digunakan Safari browsernya Macintosh turunan dari KHTML punyanya Konqueror browsernya KDE. Sehingga, sebenernya kita ga perlu skeptik dengan hal ini, tergantung dari seberapa antusias om Google untuk menguasai pasar browser. Apabila penambahan-penambahan dilakukan Google lebih banyak bermain di feature dan polish (eye candy) ane rasa tidak akan membawa efek negatif bahkan akan memberikan variasi yang semakin banyak didunia browser.</p>
<p>Akan tetapi dengan semakin banyak Google Chrome bermain dengan Engine, akan semakin besar pula gap perubahan terhadap standarisasi web browser tersebut yang ujung-ujungnya akan berimplikasi terhadap &#8220;huru-hara&#8221; disain web seperti yang selama ini terjadi beberapa ketidakcocokan layout CSS yang di miliki oleh Internet Explorer dengan mayoritas browser-browser lainnya.</p>
<p>Intinya, apakah browser ini nantinya akan jadi disaster buat para webdeveloper ataukah akan menjadi penolong dengan semakin banyaknya orang-orang meninggalkan engine IE yang notabene tidak standar itu dengan browser-browser lain. Just one hope to Google Chrome browser. Please don&#8217;t give us other junk browser like &#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/webdesign/google-chrome-disaster-atau-penolong-para-webdeveloper/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
