Internet Down, Hikmah dibalik bencana

December 30th, 2006, 0 Komentar

Saya turut berbela sungkawa terhadap terjadinya gempa Taiwan. Selain memakan korban nyawa, gempa ini juga turut memakan korban yang cukup kruasial, komunikasi Internet yang menghubungkan negara-negara di Asia Tenggara dengan negara lainnya terputus. Jaringan Fiber Optic yang melintasi lautan disekitar Taiwan terputus akibat gempa.

Seperti petuah orang tua bahwa selalu ada hikmah disetiap kejadian. Gempa ini menyadarkan kita bahwa Internet yang dianggap banyak orang sebagai hanya barang sekunder (contoh yang paling tepat adalah Bapak Dirjen Postel Indonesia BASUKI YUSUF ISKANDAR yang dengan entengnya mengatakan kata yang tidak pantas diucapkan dan tidak memberikan solusi oleh seorang menteri, “Puasa dulu lah…”) rupanya adalah satu alat penting yang membuat banyak penduduk Indonesia kelimpungan. Gangguan komunikasi Internet ini membuat banyak usaha macet, Warnet- warnet sepi bak kuburan, Seniman- seniman kelimpungan kehilangan order, usaha- usaha kecil dan menengah kelabakan.

Banyak hikmah lainnya baik yang tersirat maupun tidak, bagaimana kejadian ini makin membuka mata kita dan menambah deretan petinggi yang tidak kapabel dan tidak pantas untuk menduduki jabatannya (setelah dengan entengnya Sofyan Jalil menyikapi MoU pemerintah dengan Microsoft, “Masalah pembayaran juga tidak menjadi masalah, apakah negara harus membayar atau bahkan mendapat hibah dari Amerika” beberapa waktu yang lalu), bagaimana ketidak perdulian “pemerintah” terhadap warnet-warnet yang ditinggalkan pengunjung karena tidak ada yang bisa dibuka, bagaimana ketidaksiapan kita dalam mengantisipasi kejadian seperti ini dan masih banyak hal lagi.

Salut untuk teman-teman ISP yang telah bekerja keras mengusahakan Internet agar bisa beroperasi walaupun tidak 100% dengan memindahkan sementara jalur yang selama ini melalui kabel FO di Taiwan ke Satelit yang orbitnya tidak terganggu gempa. Mudah- mudahan tidak ada masalah pada saat harus re-route kembali ke Fiber Optic apabila jaringan Taiwan sudah pulih nanti.

Tulisan ini diposting menggunakan Speedy melalui jalur sementara Satelit.

Disclaimer. Articles in this site is free under license described at the bottom page. I don't expected any donation, but I really appreciated if you do that, it's help me to maintain this site. Feel free to donate to BCA account 5770564877 or Mandiri 167-00-0025062-0 (Indonesian Bank).

Artikel lainnya...

Anjar Hardiena, motivator dan pengguna open source, mendapat penghargaan yang sekaligus juga menjadi kado ulang tahunnya dari pemerintah Indonesia ditandatangani Menkominfo M. Nuh dan diserahkan oleh Menristek Kusmayanto Kadiman, Mei 2008. Bekerja sebagai Linux Product Owner & Cloud Computing Consultant di Infinys System Indonesia, sebuah perusahaan pioneer untuk produk Cloud Computing di Indonesia. Selain itu penyuka wisata kuliner ini juga beraktivitas sebagai koordinator IGOS Center untuk wilayah Bekasi, Pembina Asosiasi Warnet Linux & Open Source Indonesia dan Pembina Komunitas Pengguna Linux Bekasi.

Kategori: Personal
Tag:

0 Komentar »

Beri Komentar

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

 

Unless otherwise expressly stated, all original material of whatever nature created by A. Hardiena
and included in this weblog are licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 License.

website availability