OpenOffice Novell Edition! Gift or curse?
October 2nd, 2007, 2 KomentarSebenarnya produk ini sudah lama beredar, malah sejak versi pertama open office. hanya saja memang tidak terlalu terdengar karena untuk mendapatkannya kita harus terdaftar sebagai pengguna produk Novell. Apa sih bedanya dan apa sih yang menjadikan produk ini berbeda dengan open office yang selama ini kita gunakan pada umumnya?
Perbedaan mencolok OpenOffice Edisi Novell, dengan OpenOffice yang biasa kita gunakan adalah Edisi Novell ini fork (modifikasi) dari OpenOffice yang menambahkan fasilitas OpenXML (OpenXML yang saat ini sedang menjadi polemik karena Microsoft sebagai pemiliki format ini sedang memaksakan agar OpenXML menjadi sebuah standar dokumen). Sebagaimana kita tahu Novell memiliki kerjasama dengan Microsoft sehingga membuat perusahaan ini sedikit banyak dapat menggunakan resource yang dimiliki oleh Microsoft, vise versa. Berbeda dengan OpeOffice yang selama ini beredar yang menggunakan OpenDocument (ODT) sebagai standar pengoperasian adalah format dokumen yang benar-benar independen dan terbuka.
“Kalo begitu lebih enak OpenOffice Edisi Novell dong? bisa buka OpenXML? jadi interoperability benar-benar bisa di optimalkan dengan Microsoft Office yang masih digunakan sebagian besar orang?” Sebenarnya hal ini tergantung bagaimana anda melihatnya karena saat ini sudah ada plugins untuk membuka file OpenDocument di Microsoft Office. Lagipula OpenXML belum menjadi standar dokumen sebagaimana file .doc yang biasa kita gunakan. Jadi, terserah anda, apakah akan”membantu” menjadikan lagi Microsoft sebagai “sebuah standar” dengan turut memasyarakatkan penggunaan OpenXML ini sehingga nantinya kembali menjadi standar sebagaimana Windows dan Officenya? ataukah mempertahankan kebebasan anda dengan membantu mempertahankan ODT sebagai standar dokumen yang sedang di goyang oleh Microsoft untuk digantikan dengan OpenXML???? Semuanya ditangan anda.
Artikel lainnya...
- OpenOffice 2.1 is on market!!!
- Seri Modul Pelatihan Linux & Aplikasinya
- OpenOffice 2.0 Ubuntu/ Debian HowTo
- Membuka file DOCX dengan OpenOffice
- Tutorial: Memilih Linux untuk Pemula
Tag: Microsoft, Novell, Openoffice Org, Openxml, Windows
2 Komentar »
Beri Komentar
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


klunxer
October 4th, 2007
Intinya, say no to OXML!
^_^
Rudy Hartono
October 14th, 2007
tips agar open office bisa seperti microsoft office, pertama-tama buka open office writer pilih options klik tanda [+] Load/Save, General, di Default file format ganti OpenDocument Text dengan Microsoft Word 97/2000/XP
OpenDocument Spreadsheet dengan Microsoft Excel 97/2000/XP
OpenDocument Presentation dengan Microsoft PowerPoint 97/2000/XP
jadi setiap ada user mensave dari openoffice maka extensionnya akan sama dengan *.doc, *.xls, *.ppt (Microsoft Office) selamat mencoba