VMWare on Slackware!!!!
January 4th, 2007, 5 KomentarRepotnya klo harus setiap kali harus kehilangan os cuma gara-gara nyoba-nyoba distro baru. Sebenarnya hal ini bisa diatasi dengan menginstall VMWare dikomputer anda dan menjalankan distro tersebut melalui VMWare. Tetapi, sayangnya VMWare hanya mendukung distro-distro seperti Fedora, Mandrake dan Debian untuk bisa mengoperasikannya. Lalu bagaimana dengan Slackware?
Pada dasarnya Slackware tidak didukung oleh VMWare, dan perbedaan mendasar antara Slackware dengan distro yang didukung oleh VMWare adalah perbedaan struktur folder. Untuk melakukan initial booting Slackware menggunakan script yang ada di /etc/rc.d sedangkan distro yang lainnya menggunakan /etc/init.d . Sebenarnya cukup simple untuk melakukannya, anda cukup “membohongi” vmware bahwa Slack anda memiliki folder etc/init.d dan strukturnya! Simple bukan?
Berikut adalah trik untuk “membohongi” vmware agar bisa beroperasi di distro Slackware anda, hal ini juga berlaku disemua distro turunan Slackware seperti VectorLinux, Zenwalk, Austrumi, LiGOS dan lainnya.
Sebelum anda memulai, pastikan anda telah memiliki kernel source terinstall di komputer anda dan mendownload terlebih dahulu VMWare versi tar.gz
Buat direktori /etc/init.d:
# mkdir /etc/init.d
# cd /etc/init.d
Lanjutkan dengan membuat direktori rc0.d sampai rc6.d, untuk mempersingkat langkah bisa menggunakan perintah berikut:
# for i in {0,1,2,3,4,5,6}; do mkdir rc$i.d; done
Extract VMWare tar.gz yang telah anda download tadi disembarang tempat, kemudian jalankan:
# ./vmware-install.pl
Langkah bisa dibilang hampir selesai, anda tinggal memindahkan file yang terinstall didalam folder init.d kedalam struktur rc.d Slackware anda.
# cp /etc/init.d/vmware /etc/rc.d/rc.vmware
# chmod +x /etc/rc.d/rc.vmware
# rm /etc/init.d -r
Langkah terakhir yang perlu anda lakukan adalah membuat Slackware anda mengaktifkan daemon vmware setiap kali booting. Edit file /etc/rc.d/rc.local anda dan tambahkan perintah berikut:
if [ -x /etc/rc.d/rc.vmware ]; then
/etc/rc.d/rc.vmware start
fi
Mudah bukan? Selamat ber Linux Ria!!!
Artikel lainnya...
- Cuma punya VMWare player? No problem
- VMWare kernel 2.6.20 problem has solved!!!
- Zencafe Linux ISO mirror down
- Si cantik Ubuntu dan si bersahaja Slackware…
- Distro Linux buat Newbie aka Warnet
Tag:
5 Komentar »
Beri Komentar
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


the_peng
January 14th, 2007
keren euy…..
semakin keren aja nech om…
fungmen
March 30th, 2007
ini baru blog yang bukan basa basi, maju terus linux indonesia barvo echo charlie alpha omega omygod omydarling ilope u ….
labaga
July 23rd, 2007
Mas Versi VMWare ama Slackware(kernel) yang dipake berapa? soalnya saya nyoba nginstall VMWare-Player yang terbaru (20 Juli 2007) gak ada masalah tuh…
Kan udah ada link /etc/init.d yang terhubung ke /etc/rc.d/init.d
A. Hardiena
July 26th, 2007
@labaga, ni tutorial agak basi dikit, karena pada saat dibikin menggunakan slackware 10.x dan vmware 5.x
pligg.com
March 11th, 2009
VMWare on Slackware…
Repotnya klo harus setiap kali harus kehilangan os cuma gara-gara nyoba-nyoba distro baru. Sebenarnya hal ini bisa diatasi dengan menginstall VMWare dikomputer anda dan menjalankan distro tersebut melalui VMWare. Tetapi, sayangnya VMWare hanya mendukun…