Burning Nero Image (.nrg) di Linux
April 26th, 2007, 5 KomentarSalah satu kesulitan migrasi OS adalah ketidak kompatibelan aplikasi. Hal ini seringkali menjadi kendala. Banyak file yang telah disimpan dengan format yang biasa digunakan harus “nganggur” karena tidak tahu dan belum menemukan converted untuk merubahnya agar dapat digunakan di sistem operasi yang baru. Seringkali kita kesulitan mengatasinya, walaupun apabila kita telah mengetahui caranya kadangkala cara mengkonversinya sangat mudah dan tanpa menggunakan tools yang aneh-aneh, cukup menggunakan aplikasi built-in yang dibawa oleh sistem operasi kita yang baru ini.
Nero Burning, sebuah aplikasi CD Burner yang beroperasi di sistem operasi Windows merupakan salah satu aplikasi yang memiliki format sendiri (.nrg) yang tidak dikenal oleh aplikasi CD Burner yang ada di sistem operasi Linux, baik itu K3B, Gnomebaker, dan aplikasi CD Burner lainnya. Lalu apakah kita harus menyerah dengan keadaan ini? membuang semua file backup yang sudah terlanjur kita simpan dengan format .nrg yang notabene adalah aplikasi CD Burner yang hanya beroperasi disistem operasi Windows? menyerah takluk dan dengan sangat terpaksa membatalkan proses migrasi?
Tidak perlu berkecil hati, tidak dapat menggunakan file .nrg di Linux bukan berarti kita tidak dapat menggunakan sama sekali file tersebut. Yang perlu kita lakukan adalah mengconversinya menjadi format file yang dimengerti oleh aplikasi CD Burner yang ada di sistem operasi Linux tersebut dalam hal ini adalah format .iso
Sangat-sangat-sangat mudah untuk melakukan ini, anda hanya cukup melakukan 1 baris perintah dan file backup dengan format .nrg anda siap digunakan di sistem operasi Linux.
Sebelumnya perlu diketahui Nero hanya menyimpan setting aplikasinya di 300kb (307200 bytes) pertama dari format .nrg dengan kata lain bisa di analogikan seperti ini:
300kb + .iso = .nrg
Saya rasa dari analogi tersebut anda sudah menangkap apa yang saya maksudkan. Kita hanya perlu membuang 300kb pertama maka kita akan mendapatkan file dengan format .iso yang bisa kita gunakan di semua aplikasi CD Burner yang ada di Linux. Lalu bagaimana caranya? Seperti yang sudah saya ungkapkan sebelumnya, anda hanya perlu 1 baris perintah untuk melakukannya. HANYA 1 BARIS!
Anda cukup menggunakan perintah dd yang ada di Linux dan anda akan mendapatkan file .iso yang dapat digunakan di semua aplikasi CD Burner di sistem operasi Linux:
dd bs=1k if=namafile.nrg of=namafile.iso skip=300
Mudah bukan? So, jangan pernah berasumsi migrasi itu mustahil, kita hanya belum mengetahui caranya, apabila telah mengetahuinya niscaya proses migrasi akan sangat mudah dilakukan. Goodluck!
Catatan: Sebenarnya Nero mengeluarkan versi Linux, hanya saja aplikasi ini tidak GPL dan cukup sulit untuk di Install di sistem operasi Linux (ngeluarin versi kok susah dipake?
)
Disclaimer. Articles in this site is free under license described at the bottom page. I don't expected any donation, but I really appreciated if you do that, it's help me to maintain this site. Feel free to donate to BCA account 5770564877 or Mandiri 167-00-0025062-0 (Indonesian Bank).
Artikel lainnya...
- No related posts
Anjar Hardiena, motivator dan pengguna open source, mendapat penghargaan yang sekaligus juga menjadi kado ulang tahunnya dari pemerintah Indonesia ditandatangani Menkominfo M. Nuh dan diserahkan oleh Menristek Kusmayanto Kadiman, Mei 2008. Bekerja sebagai Linux Product Owner & Cloud Computing Consultant di Infinys System Indonesia, sebuah perusahaan pioneer untuk produk Cloud Computing di Indonesia. Selain itu penyuka wisata kuliner ini juga beraktivitas sebagai koordinator IGOS Center untuk wilayah Bekasi, Pembina Asosiasi Warnet Linux & Open Source Indonesia dan Pembina Komunitas Pengguna Linux Bekasi.


amay
May 5th, 2007
mantabs om mantabs !!!
choxblog
May 6th, 2007
mas minta ijin mengutip artikel ini ya
mo dicantumin di blog saya
makaci..
A. Hardiena
May 8th, 2007
silahkan om
yus
May 28th, 2007
mas apakah driver canon ip1000 yang untuk linux itu bisa untuk linux xandros
^XmoenseN^
May 31st, 2007
wew tu baru hebat om..
biar ane bukan pemakai linux aktif tapi ane senang ama linux ketimbang pake windows. tapi sekarang nih ane belum bisa imigran dari windows ke linux, kerana keadaan belum mendukung. mungkin tinggal dirazia dulu baru pindah.
xxixiixix
maju selalu om jangan pernah nyrah tu.
salam semuanya……….