Bikin program di Linux susah?
April 25th, 2006, 5 KomentarBicara bikin program untuk Linux bisa dibilang ‘omongan tingkat tinggi’, bagaimana tidak, Linuxnya sendiri saja bisa bikin kepala mumet tujuh keliling. Banyak orang bilang memaksakan diri menggunakan Linux seolah olah membenturkan kepala ketembok.
Tapi benarkah seperti itu adanya?
Hal ini tidak sepenuhnya benar, asal anda mempunyai dasar pemprograman C, atau bahkan Visual Basic pun anda dapat mengembangkannya didalam sistem operasi ‘elit’ ini.
Nah untuk pecinta VB (Visual Basic), Gambas adalah salah satu alternatif paling ‘cocok’ diantara banyak pilihan untuk mengembangkan kemampuan pemprogramannya di Linux.
Gambas, sebuah interpreter berbasis objek, memiliki kesamaan sintaks dengan VB walaupun bisa dibilang program ini bukan ‘cloning’ dari VB itu sendiri. Saat artikel ini ditulis Gambas telah mencapai release 1.9.29dev
Hampir semua sintaks VB dapat dikenali oleh Gambas walaupun ada beberapa perbedaan terutama dalam hal penamaan object. contoh: “Screen” , didalam Gambas sintaks yang digunakan adalah “Desktop”.
Secara umum bisa dibilang Gambas mampu menjebatani pemprograman antara dunia Windows dan dunia Linux.
Kesulitan mendasar pada saat anda melakukan migrasi ke bahasa pemprograman ini adalah GUI yang digunakannya yang “Linux” minded yang berbasis SDI bukan MDI sebagaimana layaknya VB. Namun masalah ini lambat laun akan hilang seiring dengan semakin biasanya anda menggunakan bahasa pemprograman ini.
Untuk anda yang mengalami kesulitan dengan interface yang digunakan oleh Gambas ini, anda dapat menggunakan Fakebas, sebuah tools yang dapat anda temukan di Kudla.org. Sebuah tools yang memodifikasi interface Gambas sehingga memiliki kemampuan MDI dengan satu jendela utama.
Disclaimer. Articles in this site is free under license described at the bottom page. I don't expected any donation, but I really appreciated if you do that, it's help me to maintain this site. Feel free to donate to BCA account 5770564877 or Mandiri 167-00-0025062-0 (Indonesian Bank).
Artikel lainnya...
- Distro Linux buat Newbie aka Warnet
- Bikin server instant messaging kek OCS, YM atawa GTalk? Gampang
- Desain Grafis pake Open Source (Gimp & Inkscape)? Ga masalah!
- Selamat atas terbentuknya KPLI Bekasi & KLS
- Blunder pembenaran Warnet OS bajakan…
Anjar Hardiena, motivator dan pengguna open source, mendapat penghargaan yang sekaligus juga menjadi kado ulang tahunnya dari pemerintah Indonesia ditandatangani Menkominfo M. Nuh dan diserahkan oleh Menristek Kusmayanto Kadiman, Mei 2008. Bekerja sebagai Linux Product Owner & Cloud Computing Consultant di Infinys System Indonesia, sebuah perusahaan pioneer untuk produk Cloud Computing di Indonesia. Selain itu penyuka wisata kuliner ini juga beraktivitas sebagai koordinator IGOS Center untuk wilayah Bekasi, Pembina Asosiasi Warnet Linux & Open Source Indonesia dan Pembina Komunitas Pengguna Linux Bekasi.


kunto
July 15th, 2008
hallo mas anjar…
ngomong-ngomong masalah gambas, kebetulan sy sdh terlanjur seneng banget sama zencafe selain dilengkapi codec juga kebutuhan standart kita berkomputer sma sudah ada disini, apalagi ringan banget….
nah masalahnya aku pengen install gambas lengkap dgn database server mysql nya…
gimana caranya tuh….
trims banget..
A. Hardiena
July 18th, 2008
gambas bisa donlot langsung atau via netpkg di repositorynya zenwalk om
kunto
July 20th, 2008
sdh donlot mas, tapi waktu install gagal maning, gagal maning, kira kira file library apa yg dibutuhin gambas tapi belum ada di zencafe, thanks
A. Hardiena
July 24th, 2008
cobain jalanin gambasnya via console, biasanya ketauan library apa aja yang kurang om
A. Hardiena
July 25th, 2008
btw udah lama sekali ga jalanin gambas jadi paket2 apa aja yang dibutuhkan gambas sekarang kurang tau. anyway kenapa ga pake lazarus? lazarus enaknya aplikasinya bisa running di multiplatform, hasilnya pun bisa di kompel di windows ataupun di linux.