Bikin stasiun radio pake Linux!

January 12th, 2009, 10 Komentar

Dulu pernah bantu migrasiin sebuah stasiun radio di Bekasi, karena sering terinfeksi virus. Waktu itu belum nemu software yang cukup canggih untuk menjadikan Linux sebagai sistem operasi di stasiun radio. Software utama yang digunakan oleh stasiun radio sebenarnya tidak terlalu banyak. Cukup software untuk memotong/merapikan lagu dan dual display musik player.

Waktu itu untuk dual-display musik playernya menggunakan VirtualDJ yang di operasikan via wine. Klo bicara urusan potong-memotong dan merapikan lagu sudah tidak ada masalah karena Linux punya software yang cukup canggih untuk hal ini yaitu Audacity. Nah VirtualDJ ini yang belum ada, sebenernya ada seh, Mixxx cuma interfacenya kurang user-friendly.

Nah, kmaren iseng2 brosing2 lagi soal dual-display musik player nemu software yang cukup ampuh, Ultramixer. Ga open source sih, tapi berjalan cukup smooth di Linux secara native alias tanpa menggunakan emulator seperti wine dan kawan-kawan :D

[simage=23,320,no,clear]
Ultramixer memiliki interface yang profesional dengan 3 pilihan yaitu Free, Basic dan Profesional. Untuk mendapatkan versi Free, kita harus meregistrasikan Ultramixer kita di websitenya, tanpa dipungut biaya. Installnya pun tidak repot, tidak membutuhkan dependensi paket yang aneh-aneh karena software ini menggunakan Java. Gimana? menarik kan? So, ga ada alasan lagi punya stasiun radio baik stasiun radio komunitas maupun stasiun radio komersil ga pake Linux. Selamat Nge-DJ…… Ampun DJ :D

Disclaimer. Articles in this site is free under license described at the bottom page. I don't expected any donation, but I really appreciated if you do that, it's help me to maintain this site. Feel free to donate to BCA account 5770564877 or Mandiri 167-00-0025062-0 (Indonesian Bank).

Artikel lainnya...

Anjar Hardiena, motivator dan pengguna open source, mendapat penghargaan yang sekaligus juga menjadi kado ulang tahunnya dari pemerintah Indonesia ditandatangani Menkominfo M. Nuh dan diserahkan oleh Menristek Kusmayanto Kadiman, Mei 2008. Bekerja sebagai Linux Product Owner & Cloud Computing Consultant di Infinys System Indonesia, sebuah perusahaan pioneer untuk produk Cloud Computing di Indonesia. Selain itu penyuka wisata kuliner ini juga beraktivitas sebagai koordinator IGOS Center untuk wilayah Bekasi, Pembina Asosiasi Warnet Linux & Open Source Indonesia dan Pembina Komunitas Pengguna Linux Bekasi.

Kategori: Computer, Linux
Tag:

10 Komentar »

  1. lah kalo softwarenya dah bebas dr software bajakan tapi lagunya masih pake mp3 bajakan gimana bos?

    :D

  2. wkwkwkkw, itu dia pak, no komen deh klo soal itu, yang jelas kita sudah kasih alternatif untuk sarana yang digunakan agar tidak membajak lagi, soalnya ane coba secara umum Ultramixer memiliki kemampuan yang kurang lebih sama dengan VirtualDJ yang ada di Windos. Perkara lagu yang digunakan kembali ke stasiun radionya masing-masing, ane rasa klo yg stasiun radio yang profesional harusnya sih menggunakan musik original, Allahualam deh klo soal yg satu ini, ga berkecimpung di bisnis ginian soalnya :D

  3. mantep mas, thanks sharing nya ntar tak coba ..

  4. keren ultramixernya,tapi harus running di Linux ya?

  5. lho, ga dicantumin link donlud ultramixer-nya sekalian nih om :)
    brati harus tanya mbah google biar semangkin mantap dibilang geek :D

  6. hmm.. java…
    diatas 20 mega kalu dari dompu donglotnya… hmmm…
    SEKIP.

  7. Pak, dimana-mana nggak ada mp3 yg aseli. memangnya ada perusahaan rekaman yg mengeluarkan produk rekamannya yg berformat mp3??? pasti nggak ada laahh. yang ada juga VCD, DVD atau CD audio. ya kann… hehehe.
    Ya kl nggak mau gunakan .mp3 ya pake .ogg ajalahhh… kan sama aja. :D

  8. tolong donk diajarin caranya menyimpan hasil ngemix kta n dbuka di ap dulu biar bisa di play ke winamp trima kasih


  9. aghe milano

    pake java ya mas?ga native dong :D

Beri Komentar

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

 

Unless otherwise expressly stated, all original material of whatever nature created by A. Hardiena
and included in this weblog are licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 License.

website availability