<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>A. Hardiena Personal Blog &#187; Webdesign</title>
	<atom:link href="http://www.ahardiena.web.id/category/webdesign/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ahardiena.web.id</link>
	<description>A. Hardiena Personal Blog - Provided Business, Linux and Webdesign articles with personal touch for your simple pleasure.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Jul 2010 14:56:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Google Chrome, Disaster atau penolong para webdeveloper?</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/webdesign/google-chrome-disaster-atau-penolong-para-webdeveloper/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/webdesign/google-chrome-disaster-atau-penolong-para-webdeveloper/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2008 07:41:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Webdesign]]></category>
		<category><![CDATA[Firefox]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Explorer]]></category>
		<category><![CDATA[Konqueror]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.uni.cc/webdesign/google-chrome-disaster-atau-penolong-para-webdeveloper/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu Google mengumumkan telah mengeluarkan browser mereka yang bernama &#8220;Google Chrome&#8221;. Dengan tampilan menawan, sleek, simple, dst&#8230;dst&#8230; browser ini cukup menggiurkan untuk dicoba&#8230;. walaupun sampe saat ini ane blom coba sama sekali ni browser. Alesannya? kudu nyoba dikantor karena pake Windos karena blom ada versi Linuxnya&#8230;. Namanya masih beta ya harap dimaklum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu Google mengumumkan telah mengeluarkan browser mereka yang bernama &#8220;Google Chrome&#8221;. Dengan tampilan menawan, sleek, simple, dst&#8230;dst&#8230; browser ini cukup menggiurkan untuk dicoba&#8230;. walaupun sampe saat ini ane blom coba sama sekali ni browser. Alesannya? kudu nyoba dikantor karena pake Windos karena blom ada versi Linuxnya&#8230;. Namanya masih beta ya harap dimaklum deh&#8230;&#8230; Jadi blom bisa komentar banyak gimana rasanya ni browser&#8230;.</p>
<p>Namun yang jadi masalah&#8230;.. bisa-bisa browser ini pun nantinya akan menjadi masalah baru buat para webdeveloper, karena dengan makin banyaknya variasi browser akan semakin banyak pula kerjaan untuk kompatibilitas sebuah karya web.</p>
<p>Pada dasarnya Google Chrome ini bukan dibuat dari &#8220;nol&#8221;, melainkan menggunakan Engine Webkit yang digunakan Safari browsernya Macintosh turunan dari KHTML punyanya Konqueror browsernya KDE. Sehingga, sebenernya kita ga perlu skeptik dengan hal ini, tergantung dari seberapa antusias om Google untuk menguasai pasar browser. Apabila penambahan-penambahan dilakukan Google lebih banyak bermain di feature dan polish (eye candy) ane rasa tidak akan membawa efek negatif bahkan akan memberikan variasi yang semakin banyak didunia browser.</p>
<p>Akan tetapi dengan semakin banyak Google Chrome bermain dengan Engine, akan semakin besar pula gap perubahan terhadap standarisasi web browser tersebut yang ujung-ujungnya akan berimplikasi terhadap &#8220;huru-hara&#8221; disain web seperti yang selama ini terjadi beberapa ketidakcocokan layout CSS yang di miliki oleh Internet Explorer dengan mayoritas browser-browser lainnya.</p>
<p>Intinya, apakah browser ini nantinya akan jadi disaster buat para webdeveloper ataukah akan menjadi penolong dengan semakin banyaknya orang-orang meninggalkan engine IE yang notabene tidak standar itu dengan browser-browser lain. Just one hope to Google Chrome browser. Please don&#8217;t give us other junk browser like &#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/webdesign/google-chrome-disaster-atau-penolong-para-webdeveloper/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengakali situs website &#8220;Windows&#8221; Only agar dapat beroperasi di Sistem Operasi Linux</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/computer/mengakali-website-windows-agar-beroperasi-di-linux/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/computer/mengakali-website-windows-agar-beroperasi-di-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2008 17:11:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Webdesign]]></category>
		<category><![CDATA[Browser]]></category>
		<category><![CDATA[Firefox]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Explorer]]></category>
		<category><![CDATA[Opera]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.uni.cc/uncategorized/mengakali-situs-windows-only/</guid>
		<description><![CDATA[Dulu ane waktu awal-awal &#8220;belajar&#8221; menjadi web developer, ada seorang &#8220;guru&#8221; yang mengatakan sesuatu kepada ane. Kira-kira kalimatnya seperti ini, &#8220;Webdeveloper yang hebat adalah webdeveloper yang hasil pekerjaannya dapat dibuka di browser apa saja tanpa terkecuali&#8221;, berbekal petuah sang guru sampai saat ini ane membuat situs untuk client ane selalu berpatokan dengan petuah tersebut, walaupun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dulu ane waktu awal-awal &#8220;belajar&#8221; menjadi web developer, ada seorang &#8220;guru&#8221; yang mengatakan sesuatu kepada ane. Kira-kira kalimatnya seperti ini, &#8220;Webdeveloper yang hebat adalah webdeveloper yang hasil pekerjaannya dapat dibuka di browser apa saja tanpa terkecuali&#8221;, berbekal petuah sang guru sampai saat ini ane membuat situs untuk client ane selalu berpatokan dengan petuah tersebut, walaupun khusus untuk &#8220;website-website&#8221; yang ane miliki sendiri kadang suka melanggar pakem yang di ajarkan alias untuk beberapa website pribadi ada yang bakalan berantakan klo di buka di Internet Explorer to dan tidak mengalami masalah apabila dibuka dengan Firefox atau Safari ataupun Opera, klo udah urusan bisnis ane tetap berpatokan terhadap pakem tersebut.</p>
<p>Konyolnya, banyak para developer yang entah kenapa walaupun kadang tidak tertulis dengan jelas membuat situsnya berantakan apabila browser yang digunakan bukan browser bawaan Windows. Dodolnya lagi banyak situs pemerintah yang termasuk kategori ini. Memang, dalam hal ini pemerintah tidak dapat disalahkan, bukan mereka yang bikin kok, tapi apa mereka ga pernah wanti-wanti ke developernya kalau tu situs nantinya harus bisa dibuka di browser lain atau OS lain?</p>
<p>Hotmail, kita tahu lah siapa yang ada dibelakangnya,  malah bukan hanya didisain for Internet Explorer Only, bahkan didisain for Windows Only. Klo kita mencoba akses menggunakan Linux banyak fasilitas yang hilang???</p>
<p>Bagaimana sih cara sebuah situs atau disain menentukan hasil akhir sebuah disain? Sebenarny logikanya simple, pada saat situs tersebut di render di komputer yang kita pake, ntu situs biasanya akan membaca header browser kita, yang biasanya lebih dikenal dengan istilah User Agent. Setelah ditemukan header browser tadi, server akan mengolah hasil akhir sesuai dengan browser yang kita gunakan, dalam kasus Hotmail apabila server mendeteksi browser selain Internet Explorer fasilitas &#8220;tambahan&#8221; tidak dimunculkan.</p>
<p>Untuk kita yang terbiasa menggunakan Linux hal ini agak merepotkan, terutama buat kita yang suka jalan-jalan ke situs-situs yang tidak Linux Friendly tadi. Lalu apa yang harus kita lakukan? Berdiam diri? Berpangku tangan? Jangan putus asa dulu, trik yang ane sebutkan ini sedikit banyak akan membantu meminimalisir ulah developer-developer tidak bersahabat tersebut!</p>
<p>Pada kolom address di Firefox ente, ketik: about:config, kemudian enter. Nantinya akan muncul list panjang, ingat jangan utak-atik yang lain karena akan beresiko Firefox anda crash. Klik kanan disalah satu list tersebut pilih <em>New</em> kemudian <em>String.</em></p>
<p>Masukkan <em>general.useragent.override</em> sebagai string value nya, kemudian kita masukkan User Agent yang baru, tergantung kebutuhan. Dengan cara ini bahkan anda dapat membuat seolah-olah anda menggunakan Internet Explorer namun sedikit catatan, dengan merubah User Agent anda seolah-olah Internet Explorer akan mengakibatkan beberapa kerusakan tampilan karena secara garis besar Firefox berbeda dengan Internet Explorer namun semua fungsi akan berjalan dengan baik. Worst case klo memang tu situs bener-bener ga bisa dibuka selain menggunakan Internet Explorer.</p>
<p>Berikut beberapa User Agent yang bisa anda suntikkan di Firefox dikolom yang baru anda buat tadi:</p>
<p>My Favorites One, Kadang beberapa situs udah gentar klo denger kata Mac OS dengan anggapan ni browser memang ga kompatibel tapi harus diperhitungkan:</p>
<p><code>Mozilla/5.0 (Macintosh; U; Intel Mac OS X; en-US; rv:1.8.1.11) Gecko/20071127 Firefox/2.0.0.11</code></p>
<p>Tetep menggunakan Firefox tapi seolah-olah menggunakan Windows, Cheating dikit ga apa-apa lah:</p>
<p><code>Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 6.0; en-US; rv:1.8.1.12) Gecko/20071127 Firefox/2.0.0.11</code></p>
<p>Nah ini yang extrim, ngebohongin seolah-olah ente pake Internet Explorer, Who care, to mereka yang bikin tu situs juga ga care ke pengunjungnya:</p>
<p><code>Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 7.0; Windows NT 6.0; WOW64; SLCC1;    .NET CLR 2.0.50727; .NET CLR 3.0.04506; Media Center PC 5.0; .NET CLR 1.1.4322;   Windows-Media-Player/10.00.00.3990; InfoPath.2</code></p>
<p><code>Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 7.0; Windows NT 5.1; YPC 3.0.1; .NET CLR 1.1.4322; .NET CLR 2.0.50727)</code></p>
<p>Ni yang mo seolah-olah pake Windows XP SP-2 yang masih umum di gunakan di negeri tercinta kita, walaupun hasil statistik situs yang ane publish di tulisan sebelumnya telah berkurang pamornya minimal untuk situs ane ini <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p><code>Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 6.0; Windows NT 5.1; SV1)</code></p>
<p>Selamat menggunakan, USE AT YOUR OWN RISK!!!<br />
Jangan lupa komen disini situs2 Windows Only apa saja yang bisa ente jinakkan dengan cara ini dan sebutkan  user agent yg digunakan. Tolong ya, biar kita semua bisa benar-benar merasakan manfaat sedikit &#8220;Penipuan&#8221; ini. <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Untuk memastikan apakah user agent firefox anda telah berubah atau belum, coba buka http://www.whatsmyuseragent.com/ . Goodluck!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/computer/mengakali-website-windows-agar-beroperasi-di-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>E-Magazine WordPress Theme</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/webdesign/e-magazine-wordpress-theme/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/webdesign/e-magazine-wordpress-theme/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 May 2006 12:17:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Webdesign]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahardiena.uni.cc/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[I like Joomla default theme but I like WordPress as my engine. I found the idea to make this theme from one of Joomla default theme, i&#8217;m forget the name of the theme it self, just create it from scratch to make it possible for wordpress. You can found live demo here at AWALI Digest. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="E-Magazine Screenshot" title="E-Magazine Screenshot" src="http://www.ahardiena.uni.cc/wp-content/uploads/2006/05/screenshot.png" /></p>
<p>I like Joomla default theme but I like WordPress as my engine. I found the idea to make this theme from one of Joomla default theme, i&#8217;m forget the name of the theme it self, just create it from scratch to make it possible for wordpress.</p>
<p>You can found live demo here at <a title="AWALI Digest" target="_blank" href="http://www.ahardiena.uni.cc/www.awali.org/digest">AWALI Digest</a>. Please don&#8217;t expect to much, this theme far from perfect themes. Just my distribution for WordPress lover.</p>
<p>I know very few newspaper/magazine style around this world for our beloved wordpress, that one of my reason for created this themes. It&#8217;s very simple to install this themes just create folder &#038; extract tar.gz below at your themes folder, but you must use sideblog plugin by <a target="_blank" title="Kates Gasis" href="http://katesgasis.com/2005/10/24/sideblog/">Kates Gasis</a> before you can use this theme. One more thing, change your option to max 11 post perpage.</p>
<p>You can download this wordpress theme and use this theme as long as you want, just don&#8217;t remove my &#8220;designed by&#8221; mark ok?</p>
<p>========================</p>
<p>E-MAGAZINE 1.1<br />
by A. Hardiena (www.ahardiena.uni.cc)</p>
<p>How to install<br />
Create emagazine folder at your themes folder, extract this tar.gz file there. Upload to your blog site.<br />
Activate this theme from your Presentation Menu. Just simple as that <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>What&#8217;s New?<br />
- Removed sideblog from sidebar, so you don&#8217;t need sideblog plugins by Kates Gasis anymore.<br />
- New content arangement, your recent posting viewed at top of list<br />
Old:<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
Posting 1<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
Posting 2  | Posting 5<br />
Posting 3  | Posting 6<br />
Posting 4  | Posting 7</p>
<p>New<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
Posting 1<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
Posting 2  | Posting 3<br />
Posting 4  | Posting 5<br />
Posting 6  | Posting 7</p>
<p>- Strip unecesary content, like image background for menu, etc.<br />
- No more confused limit of posting view, When you set your post view limit, content auto skrecth to your limit.<br />
- Still have post limit but now max. limit = 11 post.<br />
- No more demo site like www.awali.org/digest or www.wiraswasta.or.id, sorry. but if you want to see how this theme look like if you mod it, you still can look that two site.<br />
- Screenshot added.</p>
<p>What&#8217;s Next?<br />
- Widget plugins compatible. I try to make this theme as widget plugins compatible but please be patient.</p>
<p>========================</p>
<p>Here you can download the themes.<br />
<a title="E-Magazine WordPress Theme" rel="attachment" id="p30" href="http://www.ahardiena.uni.cc/?attachment_id=30">E-Magazine WordPress Themes</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/webdesign/e-magazine-wordpress-theme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Desain situs profesional</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/webdesign/desain-situs-profesional/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/webdesign/desain-situs-profesional/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Apr 2005 09:26:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Webdesign]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahardiena.uni.cc/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu saat anda menemukan sebuah situs perusahaan yang tampak acak- acakan, bagaimana pandangan anda? Tentunya anda akan berpikir &#8220;ah, mungkin ini cuma perusahaan yang sok-sokan, Internet cuma dipake buat gaya doang.&#8221; Bagaimana apabila hal ini terjadi pada situs anda? Tentu anda akan tidak habis pikir dimana letak kesalahan situs tersebut, karena kadangkala kita tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada suatu saat anda menemukan sebuah situs perusahaan yang tampak acak- acakan, bagaimana pandangan anda? Tentunya anda akan berpikir &#8220;ah, mungkin ini cuma perusahaan yang sok-sokan, Internet cuma dipake buat gaya doang.&#8221; Bagaimana apabila hal ini terjadi pada situs anda? Tentu anda akan tidak habis pikir dimana letak kesalahan situs tersebut, karena kadangkala kita tidak tahu dimana letak kesalahan kita. Saya akan mencoba membuka sedikit wawasan anda tentang desain bagaimanakah yang layak untuk disebut profesional.</p>
<p><strong>Perhatikan ruang kosong</strong><br />
Ruang didalam situs adalah suatu hal yang sangat penting dalam hal menjaga keprofesionalannya. Kebanyakan web desainer membuat kesalahan karena membuat semua hal tampak besar dan memenuhi layar. Sebenarnya tidak perlu seperti itu. Mata membutuhkan waktu untuk menerimanya, dan yang terbaik dan lebih profesional adalah menyisakan cukup ruang kosong. Jangan penuhi homepage anda dengan tulisan dan gambar tidak penting, karena hal ini mengurangi efektifitas homepage dan mengganggu kenyamanan pengunjung dan ini akan menciptakan keengganan dari calon pelanggan potensial anda.</p>
<p>Begitu pula sebaliknya jangan membuat kesalahan dengan berpikir bahwa lembaran putih memenuhi layar adalah baik. Cukup masukkan sesuatu yang penting dan jika memang dibutuhkan anda dapat meletakkan informasi lainnya pada halaman terpisah. Isilah sekitar 75% halaman anda dengan gambar dan tulisan, jangan lebih dan jangan kurang.</p>
<p><strong>Konsisten</strong><br />
Sebuah halaman homepage harus tetap terlihat konsisten, usahakanlah untuk selalu menggunakan huruf, warna, gambar, navigasi &#038; layout yang seragam. Berikan homepage anda sebuah standarisasi untuk menampilkan keserasian dan keseragaman. Jangan gunakan terlalu banyak variasi huruf dan warna. Anggaplah anda sedang melakukan perpaduan warna untuk rumah idaman anda dan cobalah untuk mengimplementasikannya di situs anda. Apabila anda merasa perpaduan tersebut sudah cukup serasi, usahakanlah untuk tidak merubah atau menggantinya untuk waktu yang cukup lama.</p>
<p><strong>Latarbelakang yang serasi</strong><br />
Latarbelakang yang penuh warna dan corak tentunya akan membuat situs anda tampak amatiran dan membuat tulisan jauh lebih sulit untuk dibaca. Coba untuk menggunakan satu warna, atau apabila anda harus menggunakan gambar sebagai latarbelakang usahakan menggunakan gambar dengan warna lebih lembut daripada tulisan. Berhati- hatilah pada ukuran file anda! karena gambar akan memakan tempat jauh lebih besar dibandingkan apabila anda hanya menggunakan warna sebagai latarbelakang situs anda.</p>
<p><strong>Hindari tulisan yang panjang</strong><br />
Jika memang dibutuhkan tulisan yang panjang, coba untuk membaginya kedalam beberapa halaman dan gunakan navigasi pada halaman tersebut. Hal ini bukan saja tampak lebih bagus, bahkan tidak akan memusingkan pengunjung situs anda.</p>
<p><strong>Hindari Gambar &#038; Animasi berlebihan</strong><br />
Penggunaan gambar maupun animasi yang berlebihan akan membuat situs anda berjalan tertatih- tatih. Situs dengan Flash tentu akan membuat pengunjung tertarik dengan situs anda hanya saja tidak semua pengunjung memiki koneksi Internet yang baik dan ini akan mengurangi jumlah pengunjung yang datang kesitus anda dan tentunya anda akan kehilangan beberapa kesempatan untuk mendapatkan calon pelanggan potensial. Apabila gambar dirasakan cukup besar cobalah untuk memotong- motongnya menjadi beberapa bagian dan ini cukup efektif untuk mempercepat proses loading situs anda. Gunakan format JPEG untuk gambar yang bersifat foto dan gunakanlah format GIF untuk gambar seperti bagan, grafik atau gambar yang memiliki perpaduan warna tidak terlalu banyak.</p>
<p><strong>Layout yang tepat</strong><br />
Trik untuk mengakali layout adalah gunakan table (contoh: homepage ini). Bayangkan layout sebuah majalah anda dapat menemukan beberapa kolom kecil atau headline kecil yang tampak lebih menonjol untuk menunjukkan bahwa kolom tersebut lebih difokuskan. Hal ini dapat pula anda lihat pada halaman utama situs ini.</p>
<p><strong>Pastikan Resolusi Layar</strong><br />
Banyak web desainer yang meremehkan resolusi layar dimana mereka lebih memfokuskan bahwa situs mereka hanya untuk pengguna dengan resolusi sekian- sekian sebagaimana bisa kita lihat dibanyak situs dengan tulisan &#8220;Best for 1024&#215;768&#8243; atau lainnya, hal ini akan membuat pengunjung diluar resolusi tersebut jengah. Ingat masih banyak pengguna Internet masih menggunakan resolusi 640&#215;480 berdasarkan rating situs Fenomena (pada saat situs ini masih bersifat Internasional dan menggunakan dua bahasa) yang saya buat, 70% pengguna Internet didunia menggunakan resolusi 800&#215;600 dan di Indonesia sendiri resolusi 640&#215;480 merupakan resolusi terbanyak yang digunakan. Mungkin masih banyak yang belum tau cara meningkatkan resolusi monitornya kali yah??? Wallahualam.</p>
<p><strong>Akhir Kata</strong><br />
Hal diatas adalah dasar dari pembuatan desain homepage profesional. Masih banyak lagi, tetapi coba untuk berpatokan dengan panduan diatas dan anda akan mendapatkan hasil yang lebih baik.</p>
<p>Lihat homepage lain, dan anda akan menemukan banyak contoh homepage yang baik dan yang buruk. Bayangkan pada saat anda melihat homepage mereka, dan cobalah untuk melihat mengapa yang buruk tampak amburadul dan amatiran! Selamat mencoba!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/webdesign/desain-situs-profesional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Domain, Free is the best?</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/webdesign/web-portal-world-domain-free-is-the-best/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/webdesign/web-portal-world-domain-free-is-the-best/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Jan 2005 16:28:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Webdesign]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahardiena.uni.cc/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Domain atau biasa kita sebut alamat situs merupakan sebuah identitas penting dalam dunia e-bisnis. Shakespere pernah mengatakan &#8220;apalah arti sebuah nama?&#8221; pada dasarnya pandangan ini tidak bisa kita salahkan, hanya saja sebuah web tidak akan menjadi sebuah web yang akan dipadati pengunjung, apapun nama yang anda pilihkan untuknya apabila tidak dibarengi isi content yang terstruktur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Domain atau biasa kita sebut alamat situs merupakan sebuah identitas penting dalam dunia e-bisnis. Shakespere pernah mengatakan &#8220;apalah arti sebuah nama?&#8221; pada dasarnya pandangan ini tidak bisa kita salahkan, hanya saja sebuah web tidak akan menjadi sebuah web yang akan dipadati pengunjung, apapun nama yang anda pilihkan untuknya apabila tidak dibarengi isi content yang terstruktur dengan baik. Dunia Web bukanlah dunia sedaun kelor dan tidak mengenal batasan antar negara dimana setiap web diseluruh dunia melebur menjadi satu di sebuah jaringan yang kita sebut internet. Disinilah kita membutuhkan sebuah alamat situs yang mudah diingat dan tidak terlalu panjang. Bagaimana pengunjung akan tertarik untuk mengunjungi situs kita apabila kita sendiri susah mengingatnya seperti http://www.namaprovider.com/namawilayah/ namagroup/namawebanda? So, berikut ada sedikit tips buat anda para web developer sebagai bahan pertimbangan seberapa perlu domain dan haruskah anda membelinya?</em></p>
<p><strong>Introduksi</strong><br />
Sebelum anda berpikir untuk memanfaatkan domain gratis alangkah baiknya anda mengetahui terlebih dahulu apakah domain gratis itu dan mengapa bisa gratis.</p>
<p>Pada dasarnya &#8220;domain&#8221; gratis bukanlah domain sebenarnya melainkan subdomain dari perusahaan penyedia subdomain tersebut. Penggunaan domain pada umumnya adalah sebagai berikut www.nama.com sedangkan &#8220;domain&#8221; gratis adalah sebagai berikut www.nama.pdg.com (pdg=perusahaan domain gratis, misalnya cjb.com, idz.net, web.ms dsb) sebenarnya domain itu sendiri adalah &#8220;pdg.com&#8221; tadi sedangkan &#8220;nama&#8221; adalah subdomain dari &#8220;pdg.com&#8221; itu sendiri.</p>
<p>Anda dapat melihat situs mana saja yang menawarkan domain gratis dengan menggunakan kata kunci &#8220;free url&#8221; atau &#8220;free subdomain&#8221; di Google atau Yahoo!.</p>
<p>Mengapa bisa gratis? Hampir tidak ada yang gratis didunia ini bahkan apabila ada situs yang menawarkan domain yang benar- benar gratis, anda patut menanyakan kepada mereka mengapa mereka menawarkan subdomain mereka secara gratis dari mana mereka membiayai biaya maintain yang mereka butuhkan untuk situs tersebut?</p>
<p>Biasanya pengelola situs yang menawarkan subdomain ini membiayai operasional mereka melalui iklan pop-up/banner yang mereka letakkan disetiap subdomain yang mereka berikan. Jadi apabila anda membutuhkan domain gratis lihat terlebih dahulu situs lain yang menggunakan domain gratis tersebut, berapa banyak iklan yang mereka tampilkan apakah 1 iklan dalam 1 hari, atau 10 iklan dalam 1 kali domain tersebut dipanggil????</p>
<p><strong>Profesionalitas situs dengan domain gratis</strong><br />
Berikut adalah beberapa pertanyaan yang patut anda tanyakan ke diri anda sendiri.</p>
<p>* Seberapa mengganggu iklan di situs anda?<br />
* Apakah situs ini akan digunakan sebagai situs pribadi, portal ataukah situs perusahaan?<br />
* Untuk situs portal apakah nantinya anda akan menarik advertiser untuk beriklan disitus anda?<br />
* Untuk situs perusahaan, berapa besar pengaruh profesionalitasan situs anda dengan adanya iklan disitus anda tersebut?</p>
<p><strong>Catatan Singkat</strong><br />
Sedikit catatan, apabila anda ingin menggunakan domain gratis ini untuk situs portal dan situs perusahaan sebaiknya anda hanya menggunakannya pada saat anda baru memulai opportunity didunia web ini, karena sebagian pengunjung memiliki keangkuhan untuk tidak mengunjungi web dengan domain gratis, karena sampai saat ini masih banyak orang berasumsi bahwa keseriusan webmaster tergantung dari apakah webmaster tersebut menggunakan domain ataukah subdomain yang notabene domain gratis? Well, semuanya terserah anda, So, apakah anda akan menggunakan domain gratis ataukah anda akan membelinya? Hanya anda yang bisa menjawabnya. GoodLuck!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/webdesign/web-portal-world-domain-free-is-the-best/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Be Number #1 in Google!</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/webdesign/be-number-1-in-google/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/webdesign/be-number-1-in-google/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Jan 2005 14:59:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Webdesign]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ahardiena.uni.cc/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Promosikan situs anda! Bagaimana situs anda akan mendapatkan pengunjung apabila pengunjung tidak mengetahui keberadaan situs anda? Introduksi Search Engine adalah &#8220;one of the best promotion kit&#8221; untuk mendapatkan pengunjung kesitus anda. 70% dari pengunjung pertamakali mengenal sebuah situs dari Search Engine. Berdasarkan statistik situs Fenomena, sebuah situs hiburan yang penulis miliki, pada saat situs ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Promosikan situs anda! Bagaimana situs anda akan mendapatkan pengunjung apabila pengunjung tidak mengetahui keberadaan situs anda?</em></p>
<p><strong>Introduksi</strong><br />
Search Engine adalah &#8220;one of the best promotion kit&#8221; untuk mendapatkan pengunjung kesitus anda. 70% dari pengunjung pertamakali mengenal sebuah situs dari Search Engine. Berdasarkan statistik situs Fenomena, sebuah situs hiburan yang penulis miliki, pada saat situs ini telah stabil sekitar 30% pengunjung masuk melalui search engine, 15% dari reciprocal link (link situs Fenomena di beberapa situs lain), 10% dari banner exchange dan 45%nya lagi adalah pengunjung yang sudah mengenal situs Fenomena. Hanya saja pada saat Fenomena baru berdiri Search Engine memiliki peranan penting dalam membesarkan situs ini 85% pengunjung Fenomena mengetahui situs ini dari Search Engine baik itu Yahoo!, SearchIndonesia, Cari (Malaysia) dan tentunya Google, sebuah Search Engine terbesar di dunia.</p>
<p><strong>To be number #1</strong><br />
Pertama kali situs anda terdaftar didalam Search Engine, situs anda berada di posisi sekian ratus dari seluruh link yang dimiliki Search Engine dan ini membuat pengunjung potensial situs anda akan menggulung layarnya beberapa kali agar situs anda terlihat oleh mereka dan ini benar- benar Terrible buat anda! Beberapa faktor agar meningkatkan posisi anda dan bagaimana cara mengakalinya sedikit banyaknya akan saya jelaskan didalam artikel ini.</p>
<p>Cara kerja sebuah Search Engine pada dasarnya bekerja dengan cara mencari situs- situs didunia dengan menggunakan web spider (rutin pencari link diseluruh Web World) satu kali saja mereka menemukan link situs anda maka situs anda akan terdaftar pada Search Engine ini dan meletakkannya diposisi paling ujung dari daftar link yang ada (tentunya dalam beberapa kasus untuk mempercepatnya anda dapat mendaftarkan situs anda didalam Search Engine ini). Intinya semakin banyak mereka menemukan link anda semakin besar pula kesempatan anda untuk mendapatkan peringkat. Semakin banyak pengunjung datang kesitus anda melalui mereka, semakin tinggi pula peringkat anda.</p>
<p>Caranya gampang, sering- sering saja mengklik link situs anda di Search Engine tersebut!</p>
<p>Ha..ha, ini bukanlah jawaban yang tepat untuk memecahkan masalahnya. Bisa dipastikan anda tidak akan menemukan situs pribadi yang saya miliki didalam Search Engine, karena pada dasarnya situs pribadi saya tidak memiliki link dari luar dan tidak ada pengunjung yang masuk tanpa mengetahui alamatnya (sampai saat ini saya belum pernah menemukan alamat situs pribadi saya di Search Engine dan mudah- mudahan tetap seperti itu.). Ok, dengan sedikit cerita diatas mungkin anda dapat mengambil kesimpulan bahwa situs yang tidak pernah dipromosikan dan tidak memiliki link External (keluar atau kedalam situs tersebut dari luar) akan membuat situs itu tidak terdaftar didalam Search Engine.</p>
<p><strong>Descibe your site!</strong><br />
Gunakan selalu &#8220;description&#8221; dan &#8220;keyword&#8221; tag didalam situs anda berdasarkan isi dari halaman anda. Saya asumsikan anda telah mengenal dasar- dasar html atau anda dapat menggunakan beberapa program yang beredar dipasaran untuk membuat tag yang saya sebutkan tadi.</p>
<p>Contoh:<br />
<code>&lt;title&gt;Galeri Foto Anda&lt;/title&gt;<br />
&lt;meta name="description" content="Galeri berisikan foto dan gambar tentang anda."&gt;<br />
&lt;/meta&gt;&lt;meta name="keywords" content="foto, galeri, galeri foto, foto galeri, photo gallery, gallery photo, picture"&gt;&lt;/meta&gt;</code></p>
<p>Selalu berikan informasi yang berbeda untuk tag tersebut disetiap halaman situs anda sesuai dengan isi halaman tersebut.</p>
<p>Beberapa situs mencoba mengakalinya dengan meletakkan kata yang berisikan deskripsi tentang situs mereka diposisi paling atas dari halaman yang mereka buat (beberapa Search Engine termasuk Google juga membaca sekitar 3-4 baris pertama halaman didalam sebuah situs sebagai tambahan deskripsi tentang situs tersebut dan ini cukup membantu)</p>
<p><strong>Reciprocal Link, Boost your site up!</strong><br />
Hubungi situs sejenis dengan anda, jangan takut bersaing, cobalah untuk mengirimi mereka email dan tanyakan apakah mereka bersedia tukar- tukaran link dengan anda, Cobalah untuk bertukar link dengan situs kecil terlebih dahulu, karena bargaining power yang mereka miliki tidaklah sebesar situs besar. Pasang link mereka terlebih dahulu di situs anda dan tanyakan apakah mereka besedia pula untuk meletakkan link anda di situs mereka, cari reciprocal link sebanyak mungkin karena dengan semakin banyak reciprocal link yang anda miliki semakin tinggi pula posisi anda nantinya.</p>
<p>Gunakan banner exchange dan Top Site List untuk menambah pengunjung situs anda karena ini akan sangat membantu nantinya. Ingat dua hal ini bukanlah reciprocal link dan hanya meningkatkan traffik kedalam situs anda.</p>
<p>Buatlah beberapa situs pembantu, dan gunakanlah sebagai link kesitus anda dan daftarkanlah situs pembantu ini kedalam Search Engine (sedikit banyak hal ini akan sangat membantu)</p>
<p><strong>Focus your site!</strong><br />
Tentukanlah spesifikasi situs anda, usahakan jangan terlalu general dan fokuskan kepada sebuah topik tertentu yang paling menonjol didalam situs anda, semakin general situs anda, semakin banyak pula saingan anda didalam posisi Search Engine, hindari kata Gratis dari keyword anda karena anda akan memiliki saingan yang banyak untuk keyword ini. Contoh: saya akan lebih memilih keyword &#8220;Indonesian Ghost&#8221; atau &#8220;Ghost Indonesia&#8221; daripada &#8220;Ghost&#8221; sebagai keyword apabila saya membuat situs tentang hantu.</p>
<p><strong>Akhirul Kata</strong><br />
Beberapa tips diatas sedikit banyak akan sangat membantu anda dalam meningkatkan posisi anda didalam Search Engine. Cobalah untuk sedikit berkesperimen mengenai tiga hal diatas. Selamat mencoba. C U in next article!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/webdesign/be-number-1-in-google/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
