<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>A. Hardiena Personal Blog &#187; Computer</title>
	<atom:link href="http://www.ahardiena.web.id/category/computer/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ahardiena.web.id</link>
	<description>A. Hardiena Personal Blog - Provided Business, Linux and Webdesign articles with personal touch for your simple pleasure.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Jul 2010 14:56:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Zencafe 2.2, Next level for your Internet Cafe&#8230;</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/zencafe-2-2-next-level-for-your-internet-cafe/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/zencafe-2-2-next-level-for-your-internet-cafe/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 14:54:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[What&#8217;s? Internet Cafe pake OSS? Kenapa ngga? Bukan soal gratisannya, pake OSS bisa dikatakan solusi terbaik dan efisien untuk komputer publik semacam warnet, rendah biaya, minim perawatan dan ga bikin pusing. Klo dilihat dari segi biaya pembelian software, dengan menggunakan OSS modal bisa di tekan, coba deh oret-oret dikit, berapa yang harus kita keluarkan untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>What&#8217;s? Internet Cafe pake OSS?</p>
<p>Kenapa ngga? Bukan soal gratisannya, pake OSS bisa dikatakan solusi terbaik dan efisien untuk komputer publik semacam warnet, rendah biaya, minim perawatan dan ga bikin pusing.</p>
<p>Klo dilihat dari segi biaya pembelian software, dengan menggunakan OSS modal bisa di tekan, coba deh oret-oret dikit, berapa yang harus kita keluarkan untuk membeli software di warnet, beli Windos, beli Office, beli antivirus, Photosop, dan kawan-kawannya.</p>
<p>Dari segi hardware? sami mawon, Pentium 3 pun masih bisa di jadiin mesin duit, konon temen ane dari Banyumas pernah cerita klo cukup modal sepuluh jeti udah bisa buka warnet, hmmm&#8230;. (bukan ane lho, tapi terus terang klo ente mau modal sepuluh dua puluh jeti mang masuk di akal buat buka warnet, dengan catatan pake Linux.)</p>
<p>Itu baru dari soal harga, bicara dari soal nginstallnya? Hmmm&#8230; Install normal ya (jangan bicara pake Ghost, walaupun di Linux juga ada sopwer kek ginian), sekali install Linux (Zencafe) udah langsung ke install semua aplikasi yang dibutuhin, OS, aplikasi Office, billing, dan lain-lain, semua bisa selesai dalam waktu 15 menit. Beda banget klo kita nginstall Windos, Windosnya aja udah makan waktu, blom masukin driver, blom masukin Office, blom masukin Anti virus, kebayang deh&#8230;.</p>
<p>Dari segi perawatan? Linux jauh lebih mumpuni, user nyolok-nyolok flesdis ga perlu ngerasa was-was, ga perlu takut soal virus, kemungkinan komputer rusak gara-gara virus pun jadi hilang, bukan berarti Linux ga ada virus, cuman jumlahnya sangat sedikit (juga bukan karena blom banyak yang pake Linux virus jadi sedikit, tapi emang sistem pengamanan di Linux jauh lebih mantap). Blom kasus komputer jadi lelet, silahkan tanya temen-temen yang warnetnya pake Linux, seberapa sering dia harus maintenance warnetnya? pastinya jauh lebih santai dibanding warnet pada umumnya.</p>
<p>Soal game? game di Linux ga kalah canggih, bahkan banyak yang jauh lebih keren. Cuman kebanyakan orang salah presepsi, mereka beranggapan Game di Windos sama dengan Game di Linux, padahal bukan seperti itu, walaupun emang sebagian game Windos bisa dijalankan di Linux dengan menggunakan <em>Wine</em> ini yang sering bikin orang mentok. Coba deh buka di LinuxGames™ (<a href="http://www.linuxgames.info.tm" target="_blank">http://www.linuxgames.info.tm</a>) pasti bakalan ngiler.</p>
<p>Zencafe sendiri adalah salah satu dari sekian banyak distro Linux yang bisa ente pilih, kelebihan distro ini ente ga perlu nambah-nambah aplikasi lagi, cukup sekali install semua aplikasi warnet sudah terpenuhi, klo mo ada gamenya tinggal donlot deh dari Repositorynya.</p>
<p>Zencafe 2.2, versi terbaru dari Zencafe ini di disain untuk dapat beroperasi di komputer Pentium 3 dengan memori 128mb. Enteng kan? Selain itu, Zencafe 2.2 udah membawa aplikasi-aplikasi terbaru seperti OpenOffice 3.2.1, Pidgin 2.7.1, Firefox 3.6.6, Billing Warnet Mkahawa, Autorecovery (semacam deepfreeze), dan masih banyak lagi. Selamat ber Open Source ria! Selamat memiliki warnet berbiaya rendah dan minim perawatan <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Zencafe bisa di unduh dan di download di <a href="http://www.zencafe.web.id" target="_blank">http://www.zencafe.web.id</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/zencafe-2-2-next-level-for-your-internet-cafe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manuver Penjegalan Open Source: Pemerintah Indonesia pilih kasih?</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/business/manuver-penjegalan-open-source-pemerintah-indonesia-pilih-kasih/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/business/manuver-penjegalan-open-source-pemerintah-indonesia-pilih-kasih/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 16:18:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[iipa]]></category>
		<category><![CDATA[menpan]]></category>
		<category><![CDATA[Open Source]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[proprietary]]></category>
		<category><![CDATA[surat edaran menpan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Menarik melihat tindak tanduk penjegalan terhadap perkembangan Open Source di Indonesia belakangan ini, baik dari pengaduan IIPA (Microsoft anggota BSA, dimana BSA adalah salah satu asosiasi anggota IIPA) kepada pemerintah Amerika untuk mencabut skema subsidi bebas-pajak GSP; yang telah membantu memperlancar masuknya ekspor Indonesia bernilai trilyunan rupiah dengan alasan pemerintah Indonesia melakukan penolakan terhadap produk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menarik melihat tindak tanduk penjegalan terhadap perkembangan Open Source di Indonesia belakangan ini, baik dari <a href="http://www.iipa.com/rbc/2010/2010SPEC301INDONESIA.pdf" target="_blank">pengaduan IIPA (Microsoft anggota BSA, dimana BSA adalah salah satu asosiasi anggota IIPA) kepada pemerintah Amerika untuk mencabut skema subsidi bebas-pajak GSP</a>; yang telah membantu memperlancar masuknya ekspor Indonesia bernilai trilyunan rupiah dengan alasan pemerintah Indonesia melakukan penolakan terhadap produk dari Amerika dengan tidak membeli produk proprietary padahal tujuan penggunaan Open Source adalah untuk menghemat anggaran negara yang notabene duit rakyat, perkara perusahaan open sourcenya lokal maupun Internasional termasuk Indonesia tidak pernah ada pelarangan soal itu  sampai dengan <a href="http://www.detikinet.com/read/2010/03/02/163357/1309611/317/presdir-microsoft-euforia-open-source-berlebihan" target="_blank">tuduhan Microsoft bahwa pemerintah Indonesia pilih kasih dengan memberikan dukungan terhadap Open Source</a> (Contoh dukungan: mengeluarkan SE Menpan tentang Open Source)</p>
<p>Secara umum, pemerintah Indonesia berhak dan berdaulat untuk menentukan apa yang akan di pakai oleh instansinya tanpa campur tangan pihak asing apalagi cuma sekedar perusahaan software seperti Microsoft, apalagi klo tujuannya untuk kebaikan bersama seperti dengan menggunakan open source di jajaran pemerintahannya, toh dengan begitu anggaran yang seharusnya di keluarkan oleh pemerintah untuk membeli lisensi sistem operasi ataupun aplikasi perkantoran bisa di manfaatkan untuk memajukan Indonesia di sektor lain, lagipula aplikasi apa sih yang dipake oleh instansi-instansi pemerintah, ga lebih dari sekedar untuk ketik mengetik urusan administrasi saja, tidak lebih.</p>
<p>Kenapa harus bayar mahal? Ingat, itu duit rakyat lho, duit yang di bayarkan warga Indonesia melalui pajak dari berbagai pos. Lagipula Surat Edaran Menpan tersebut berlaku hanya untuk jajaran instansi pemerintah, sangat wajar pemerintah menentukan apa yang harus di beli oleh jajarannya. Tidak ada satu katapun didalam Surat Edaran Menpan yang memaksa pihak swasta untuk turut menggunakan open source.Pihak swasta justru lebih leluasa untuk memilih tentunya selama  software yang digunakan adalah legal tentunya. Klo sampai pihak swasta juga ikut memanfaatkan open source, tidak lebih adalah kesadaran mereka untuk mendapatkan manfaat yang lebih baik.</p>
<p>Malahan klo kita lihat lebih jauh, apakah benar pemerintah Indonesia sudah bener-bener mendukung open source? Pertanyaan aneh. Sampai saat ini Departemen Pendidikan Nasional (Diknas) dengan arogansinya belum mendukung open source sebagai salah satu kurikulum pendidikan di Indonesia, padahal dari sejak awal adanya pelajaran komputer di sekolah di Indonesia yang di ajarkan ga pernah jauh dari produk proprietary tertentu. Padahal ini sama saja dengan mengajarkan putra putri penerus bangsa untuk terus berada dibawah ketiak perusahaan kapitalis proprietary, secara mereka tidak diberikan pilihan lain. Untung-untung klo orang tuanya bisa modalin anaknya untuk beli software original, klo ga bisa? Sama aja artinya pemerintah secara tidak langsung mendorong warganya untuk jadi maling! Apakah ini bukan pilih kasih?</p>
<p>Belum lagi kerjasama yang dilakukan oleh perusahaan proprietary tertentu dengan beberapa Universitas negeri ternama di Indonesia, apakah ini bukan pilih kasih?</p>
<p>Klo ane bilang, ini tidak lebih dari manuver yang dilakukan oleh pihak-pihak proprietary yang merasa dirugikan untuk menekan perkembangan open source di Indonesia, tidak lebih dari ketakutan terhadap pergerakan open source yang mulai menunjukkan keberhasilannya. Apakah kita mesti takut dan gentar? Toh tidak ada yang salah dengan gerakan open source selama ini. Gerakan open source justru mendorong agar terciptanya kesadaran akan hak cipta bukan sebaliknya.</p>
<p>Untuk teman-teman pendukung dan penggerak open source di Indonesia, jangan terlalu berbangga hati dulu, disatu sisi hal ini adalah kabar baik sangat baik malah, namun disisi lain kita harus lebih waspada dengan kemungkinan manuver-manuver lainnya. Perjuangan masih panjang. So, maju terus open source. Ganyang habis ketidakadilan dan  pembelengguan hak mendapatkan kebebasan untuk memilih software yang tepat  bagi perkembangan bangsa Indonesia!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/business/manuver-penjegalan-open-source-pemerintah-indonesia-pilih-kasih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Microsoft Exchange? why not Zimbra, Scalix or Zarafa?</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/business/microsoft-exchange-why-not-zimbra-scalix-or-zarafa/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/business/microsoft-exchange-why-not-zimbra-scalix-or-zarafa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 08:09:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[collaboration tools]]></category>
		<category><![CDATA[groupware]]></category>
		<category><![CDATA[microsoft exchange]]></category>
		<category><![CDATA[scalix]]></category>
		<category><![CDATA[zarafa]]></category>
		<category><![CDATA[zimbra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sekian lama kompi yang biasa dipake buat oprek ga pernah di senggol2 karena seringkali keliling ditambah minimnya akses internet memadai buat update informasi. Akhirnya punya kesempatan juga buat update ni blog. Topik kali ini sedikit lebih berat, karena pada dasarnya hanya digunakan oleh kelas corporate, but it&#8217;s ok, we just want to show you [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah sekian lama kompi yang biasa dipake buat oprek ga pernah di senggol2 karena seringkali keliling ditambah minimnya akses internet memadai buat update informasi. Akhirnya punya kesempatan juga buat update ni blog.</p>
<p>Topik kali ini sedikit lebih berat, karena pada dasarnya hanya digunakan oleh kelas corporate, but it&#8217;s ok, we just want to show you there&#8217;s no reason to keep your old viruses box! There&#8217;s thousand tools that you can use than that&#8217;s one.  <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Apa sih Microsoft Exchange? Kenapa sih banyak perusahaan bersikeras bertahan ga mau migrasi gara2 tools satu ini?</p>
<p>Saat ini komputer tidak hanya digunakan untuk sekedar ketik mengetik, tidak hanya sekedar nulis imel atau liat facebook saja. Kebutuhan dasar bagi sebuah perusahaan dalam hal penggunaan komputer saat ini berfungsi untuk saling berkomunikasi dan berkolaborasi. Nah, disini fungsinya Microsoft Exchange. Sebuah tool kolaborasi ini, selain terintegrasi dengan sistem operasi yang sama2 buatan Microsoft, secara umum memiliki kemampuan untuk memanajemen surat elektronik (e-mail), kalender, kontak, dan tasks; dukungan untuk akses langsung dari Web dan juga perangkat bergerak; dan dukungan untuk penyimpanan data. Soundly like egroupware huh?</p>
<p>Walaupun fungsinya kurang lebih sama dengan groupware2 berbasis web seperti php-groupware, egroupware, opengoo dan kawan-kawannya itu, Microsoft Exchange terintegrasi dengan tools lain yang ada di sistem operasi Microsoft seperti Microsoft Outlook, Domain Control dll. Inilah yang membuat pengguna Microsoft Exchange akut ogah untuk migrasi.</p>
<p>Nah, yang jadi pertanyaannya sekarang, how you can save your money? Gimana caranya biar tetep menggunakan tools yang memiliki fungsi yang bisa dibandingkan telur dengan telur, namun tanpa harus mengeluarkan kocek yang tidak sedikit?</p>
<p>Like I say before, banyak tools groupware yang sebenernya bisa anda gunakan, namun secara umum, tools berikut adalah beberapa tools yang bisa dikatakan bener2 sebagai replacementnya Microsoft Exchange. Telur sama Telur.</p>
<p><strong>Zimbra</strong><br />
<em>www.zimbra.com</em></p>
<div class="shashin_image" style="width: 330px; float: o; clear: clear;"><a href="http://lh4.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SzRyg5jUYII/AAAAAAAAAe4/DwnYL1kRPK0/shot-zimbra.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_4" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh4.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SzRyg5jUYII/AAAAAAAAAe4/DwnYL1kRPK0/shot-zimbra.jpg?imgmax=320" alt="" width="320" height="256" id="shashin_thumb_image_4" title="" /></a></div>
<p>Wuaah, yang satu ini ga perlu ditanya lagi, pengguna open source tingkat corporate tentunya klo di tanya soal pengganti Microsoft Exchange pasti yang pertama kali terbayang adalah Zimbra. Tools punyanya Yahoo! ini bener-bener kinclong dengan fitur yang bisa dibilang jauh melebihi Microsoft Exchange.</p>
<p>Kelebihan</p>
<ul>
<li>Kelebihan utama Zimbra dibanding pesaingnya adalah interface yang dimilikinya,</li>
<li>Punya desktop client sendiri sehingga tidak harus menggunakan web-browser,</li>
<li>Zimlet, tools untuk mengintegrasikan Zimbra dengan tool lain seperti forum dan lain sebagainya,</li>
<li>Reverse Engineering ActiveSync, sehingga bisa terintegrasi dengan gadget seperti Blackberry etc,</li>
<li>Konfigurasi tersimpan di LDAP datasource, dalam satu sisi ini sangat menguntungkan karena tingkat keamanan yang tinggi, disatu sisi ini satu kelemahan pada saat troubleshooting,</li>
<li>Selama kebutuhannya terpenuhi, Zimbra sangat mudah untuk di install,</li>
<li>Ajax-base technology</li>
</ul>
<p>Kelemahan</p>
<ul>
<li>Zimbra sebagaimana Microsoft Exchange sendiri, sangat rakus dengan memory,</li>
<li>Membutuhkan koneksi yang cukup cepat agar bisa nyaman menggunakan tools ini,</li>
<li>Tidak dapat disandingkan didalam satu mesin dengan Webserver yang sudah ada karena Zimbra memiliki tools sendiri untuk melakukan hal ini,</li>
<li>Membutuhkan akun root, sehingga tidak dapat di install di hosting server seperti Dreamhost dll.</li>
</ul>
<p><strong>Scalix</strong><br />
<em>www.scalix.com</em></p>
<div class="shashin_image" style="width: 330px; float: o; clear: clear;"><a href="http://lh4.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SzRyghP9vbI/AAAAAAAAAew/axMPhX7uIG4/shot-scalix.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_5" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh4.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SzRyghP9vbI/AAAAAAAAAew/axMPhX7uIG4/shot-scalix.jpg?imgmax=320" alt="" width="320" height="257" id="shashin_thumb_image_5" title="" /></a></div>
<p>I love scalix, gabungan antara penggunaan memory yang reasonable dengan interface yang cukup enak dilihat, walaupun mungkin tidak sekinclong Zimbra, Tool kolaborasi punyanya Xandros ini sangat bisa di andalkan untuk menggantikan Microsoft Exchange.</p>
<p>Kelebihan</p>
<ul>
<li>Untuk yang sudah punya Microsoft Exchange namun harus memperbaharui lisensinya ga perlu takut, karena lisensi ActiveSync yang di punyai bisa di gunakan di Scalix. Karena Scalix menggunakan ActiveSync yang dimiliki Microsoft untuk melakukan syncronisasinya. Yang belum pernah pake Microsoft Exchange ga perlu khawatir, Fungsi syncronisasinya bisa digantikan oleh tools lain yang sama-sama open ource. Contoh: Funambol,</li>
<li>MAPI, integrasi yang dimilikinya bener2 terintegrasi dengan baik dengan Microsoft Outlook,</li>
<li>Konfigurasi tersimpan dengan baik didalam server Scalix yang kita install, sehingga troubleshooting cukup mudah,</li>
<li>Memanfaatkan aplikasi server yang sudah ada seperti Sendmail, Apache, Cyrus-SASL dl,</li>
<li>Lebih ringan dibandingkan Zimbra maupun Microsoft Exchange sendiri</li>
<li>Java Tomcat technology</li>
</ul>
<p>Kelemahan</p>
<ul>
<li>Menggunakan jendela terpisah untuk mail client di browser (pop-up),</li>
<li>Siap-siap kotor2 tangan untuk melakukan installasi.</li>
</ul>
<p><strong>Zarafa</strong><br />
<em>www.zarafa.com</em></p>
<div class="shashin_image" style="width: 330px; float: o; clear: clear;"><a href="http://lh3.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SzRygi_MwYI/AAAAAAAAAe0/pVfYmfAA2y4/shot-zarafa.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_6" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh3.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SzRygi_MwYI/AAAAAAAAAe0/pVfYmfAA2y4/shot-zarafa.jpg?imgmax=320" alt="" width="320" height="256" id="shashin_thumb_image_6" title="" /></a></div>
<p>Zarafa bisa dibilang pemain baru apabila dibandingkan dengan dua aplikasi diatas. Dengan interface yang sangat mirip dengan Microsoft Exchange dan penggunaan Z-Sync (alternative open source untuk ActiveSync) membuat Zarafa sebagai tool yang cukup di perhitungkan. Selain itu, kecepatan akses yang sangat cepat dibanding pendahulunya diatas.</p>
<p>Kelebihan</p>
<ul>
<li>Interface sangat cepat di akses, jauh mengalahkan Scalix dan Zimbra,</li>
<li>Z-Sync, sehingga fungsi syncronisasi bener2 tidak tergantung dengan produknya Microsoft,</li>
<li>Support GoogleMaps &amp; SugarCRM,</li>
<li>Berbeda dengan dua aplikasi diatas yang gabungan antara open source &amp; komersil, Zarafa bisa dikatakan full open source. Dikembangkan dengan lisensi AGPL termasuk tools lainnya yang menggunakan lisensi GPL seperti Z-Sync, OpenMAPI</li>
</ul>
<p>Kelemahan</p>
<ul>
<li>Upps. Karena sudah tercover Z-Sync, Zarafa tidak dapat di integrasikan dengan Funambol, fungsi Syncronize untuk Blackberry cuma dapat dilakukan buat yang menggunakan BIS/BES. (I don&#8217;t like it, ga bisa pake di gprs-nya Blackberry, not recommended yang pake BB cuma sekedar gaya kek ane kekekkeke)</li>
</ul>
<p><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p>Intinya ga harus mahal2 beli lisensi Microsoft Exchange untuk penggunaan kolaborasi corporate anda, banyak aplikasi lain yang bukan sekedar alternatif, bahkan memiliki fitur yang jauh lebih unggul. Zimbra dengan berbagai fiturnya, Scalix dengan stabilitas dan ActiveSync bawaan Microsoftnya maupun Zarafa pemain baru yang sedang naik daun. BTW, kenapa open-exchange ga ana masukan di review ini? Like I say before, banyak tools kolaborasi yang sebenernya bisa digunakan, termasuk open-exchange. Bahkan tools yang cukup ampuh apabila anda tidak harus menggunakan akses web-base (hanya menggunakan Thunderbird &amp; Gadget seperti Blackberry atau handphone) ente bisa menggunakan SimpleGroupware. SimpleGroupware, sangat ringan dan cukup mudah di integrasikan dengan mail-client serta gadget, selain satu kekurangan utamanya. Interface web-base yang dimiliki SimpleGroupware tidak sesuai dengan namanya.. Simple kekekek&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/business/microsoft-exchange-why-not-zimbra-scalix-or-zarafa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Si cantik Ubuntu dan si bersahaja Slackware&#8230;</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/si-cantik-ubuntu-dan-si-bersahaja-slackware/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/si-cantik-ubuntu-dan-si-bersahaja-slackware/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2009 06:44:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=228</guid>
		<description><![CDATA[Ada joke yang mengatakan arti Ubuntu dalam bahasa Afrika adalah &#8220;Slackware is too hard for me&#8221;, temen2 Slacker juga ga pada mo kalah, ikut2an bikin juga arti dari kata Slackware dalam bahasa Afrika yaitu &#8220;Ubuntu is too easy for me&#8221;. This time, ane ga coba membandingkan antara kedua OS tersebut&#8230;. hmm&#8230; ga membandingkan seh sebenernya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada joke yang mengatakan arti Ubuntu dalam bahasa Afrika adalah &#8220;Slackware is too hard for me&#8221;, temen2 Slacker juga ga pada mo kalah, ikut2an bikin juga arti dari kata Slackware dalam bahasa Afrika yaitu &#8220;Ubuntu is too easy for me&#8221;.</p>
<p>This time, ane ga coba membandingkan antara kedua OS tersebut&#8230;. hmm&#8230; ga membandingkan seh sebenernya, sekedar review berdasarkan apa yang ane rasakan selama pake kedua OS tersebut dan reviewnya bukan review serius, just for fun aja&#8230; Ubuntunya di wakili si Jaunty alias Ubuntu 9.04, dan Slackwarenya emang ga pure Slackware alias diwakili oleh Adiva atau biasa dikenal dengan istilah versi personalnya Zencafe, nah di Adiva yang sedikit banyak udah di make over aja masih ada beberapa hal yang kurang memadai buat di sandingkan dengan Ubuntu, tapi disisi lain Slackware/Adiva ini memiliki kelebihan yang ga di punya Ubuntu. Adiva, distro yang ampe sekarang ga pernah rilis2 ke publik tapi isonya udah beredar kesana kemari <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  kekekkeke&#8230;</p>
<p>Screenshot Adiva</p>
<div class="shashin_image" style="width: 330px; float: o; clear: clear;"><a href="http://lh3.ggpht.com/_4hyi2shj_10/Soj5_BJmjaI/AAAAAAAAAd0/HiNmCptmMhw/skrinsut-adiva.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_9" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh3.ggpht.com/_4hyi2shj_10/Soj5_BJmjaI/AAAAAAAAAd0/HiNmCptmMhw/skrinsut-adiva.jpg?imgmax=320" alt="" width="320" height="256" id="shashin_thumb_image_9" title="" /></a></div>
<p>Screenshot Jaunty</p>
<div class="shashin_image" style="width: 330px; float: o; clear: clear;"><a href="http://lh4.ggpht.com/_4hyi2shj_10/Soj6R8ok4NI/AAAAAAAAAd4/cABmw5jEnQE/skrinsut-ubuntu.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_10" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh4.ggpht.com/_4hyi2shj_10/Soj6R8ok4NI/AAAAAAAAAd4/cABmw5jEnQE/skrinsut-ubuntu.jpg?imgmax=320" alt="" width="320" height="256" id="shashin_thumb_image_10" title="" /></a></div>
<p><strong>BEAUTY BY DEFAULT<br />
</strong></p>
<p>Klo bicara soal cantik bawaan, Ubuntu ibarat cewek kota dengan dandanan yang aduhai bikin siapapun ingin mengenalnya. Bahkan orang yang belum pernah mengenal keluarga Linux pun sedikit banyak akan tergiur pada saat melihat si cewek kota yang aduhai ini. Berbeda dengan Slackware, tipikal gadis desa yang sederhana, naturally klo kata orang punya inner beauty yang bikin orang kesemsem klo udah pernah mengenalnya. But buat orang yang belom kenal ni distro terutama yang biasa bergaul dengan cewek matre bernama Windos ane rasa kurang berminat untuk mengenal ni gadis desa.</p>
<p><strong>GAUL ABIS</strong></p>
<p>Soal pergaulan pastilah ada bedanya, sang cewek kota ini sangat terbuka orangnya, gampang bergaul dengan berbagai hardware bahkan klo punya modem 3G hampir bisa dipastikan bakal di kenal ma ni cewek sampe providernya segala. Sang gadis desa? bisa dikatakan dia sedikit ketinggalan soal ini. Di jamin klo bicara hardware seringkali kita harus berkotor2 tangan ngajarin si gadis biar bisa kenal itupun kadang tetep ga cocok ma dia. Ga tau hardwarenya yang ga mo kenal ni gadis desa, atau si gadis desanya agak2 kesulitan untuk belajar mengenal tu hardware.</p>
<p><strong>MAKE OVER<br />
</strong></p>
<p>Bicara dandan, si cewek kota relatif lebih asyik di ajak dandan, kita butuh aplikasi tinggal apt-get beres. Sedikit berbeda dengan sang gadis desa, kadangkala kita harus ajarin dengan cara configure; make; make install. Bukan apa2 mungkin karena biasa pake bedak Viva giliran di kasih bedak yang rada bagusan dikit bingung dia. Terutama sekarang mulai banyak software yang menawarkan kemudahan installasi buat sang cewek kota dan hanya menyediakan source code buat sang gadis desa.</p>
<p><strong>KERAS KEPALA</strong></p>
<p>Nah, disini kejelekan si cewek kota, biarpun enak di ajak dandan dan gaul. Kadang kadang suka keras kepala. Pengalaman ane justru si cewek kota agak sulit klo di ajak install aplikasi diluar standar yang dia pake. Mungkin karena biasa terima jadi, giliran disuruh kotor kotor tangan dia ogah. Pada saat ane butuh versi aplikasi diluar standar ada ada alasan yang di pake si cewek kota, GPG nya lah ga sesuai standar dia, dependensinya lah harus ikutan di upgrade, segudang deh alasannya. Jauh berbeda dengan sang gadis desa, sang gadis desa tipikal penurut, aplikasi yang masih bleeding edge pun di hajar, yang penting kita tau gimana cara ngajarinnya beres.</p>
<p><strong>RESOURCE</strong></p>
<p>Klo bicara boros ngganya, yang namanya cewek kota sama gadis desa ane rasa ga perlu terlalu di banding-bandingkan. Ubuntu butuh standar resource lebih tinggi, Slackware sang gadis desa dikasih pc jadulpun jadi, cingcay lah, nerimo wae klo kata orang <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>KESIMPULAN</strong></p>
<p>Wew, udah sampe kesimpulan aja, ya intinya sebenernya ane ngeblog bukan buat nyarankan pake A atau pake B. Kek ane bilang tadi ni sekedar review santai. Yang jelas kontrasnya adalah bisa dikatakan Ubuntu bisa kita ibaratkan cewek kota yang cantik, aduhai dan gaul abis sedangkan Slackware bisa kita ibaratkan gadis desa nan bersahaja. Untuk yang blom pernah nyenggol yang namanya Linux mungkin sebaiknya coba mengenal sang cewek kota yang pada dasarnya udah dandan, gaul dan supel. Untuk yang suka poles poles yg suka ngoprek klo bisa hindari Ubuntu, karena akan sedikit bikin mumet soalnya naturenya memang buat orang yang kenal Linux sekedarnya, ga bisa di ajak ekstrim. So, it&#8217;s your choice mau milih yang mana&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/si-cantik-ubuntu-dan-si-bersahaja-slackware/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pertemuan Warnet Linux Nasional 24 Juli 2009</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/pertemuan-warnet-linux-nasional-24-juli-2009/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/pertemuan-warnet-linux-nasional-24-juli-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2009 04:11:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[Guna meningkatkan eksistensi warnet berbasis Linux, AWALI (Asosiasi Warnet Linux &#38; Open Source Indonesia) mengadakan pertemuan warnet Linux nasional di: Ruang Komisi I Gedung 2 BPPT Lantai 3 Jl. MH. Thamrin No. 8 Jakarta 08:30 &#8211; selesai Jumat, 24 Juli 2009 Insya Allah acara ini bertujuan untuk menampung dan mendiskusikan aspirasi temen- temen warnet Linux [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Guna meningkatkan eksistensi warnet berbasis Linux, AWALI (Asosiasi Warnet Linux &amp; Open Source Indonesia) mengadakan pertemuan warnet Linux nasional di:</p>
<p><strong>Ruang Komisi I Gedung 2 BPPT Lantai 3</strong><br />
Jl. MH. Thamrin No. 8 Jakarta<br />
08:30 &#8211; selesai<br />
Jumat, 24 Juli 2009</p>
<p>Insya Allah acara ini bertujuan untuk menampung dan mendiskusikan aspirasi temen- temen warnet Linux yang hadir sehingga di harapkan dapat dicari solusi yang tepat terhadap masalah yang di hadapi temen-temen warnet Linux di daerahnya masing- masing.</p>
<p>Peserta diharap datang 30 menit sebelum acara dimulai untuk mendaftar ulang. <strong>Tempat terbatas</strong>, silahkan download form pendaftaran [<a href="http://awali.or.id/pendaftaran-pertemuan-nasional-AWALI.ods" target="_blank">disini</a>]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/pertemuan-warnet-linux-nasional-24-juli-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Foto ala Matrix bermodalkan Gimp</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/computer/foto-ala-matrix-bermodalkan-gimp/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/computer/foto-ala-matrix-bermodalkan-gimp/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 10:22:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[E-Book]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=212</guid>
		<description><![CDATA[Sebenernya trend matrix udah rada jadul, cuma kebetulan beberapa waktu lalu ada ada temen pamer foto ala matrix yang dia bikin pake Photoshop (ga tau bajakan or ori, bukan itu inti obrolan kali ini), Dia menunjukkan bagaimana dia membuat foto tersebut bahkan sampe menggunakan plugin filter tertentu, ane lupa namanya, maklum ga biasa pake photoshop. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenernya trend matrix udah rada jadul, cuma kebetulan beberapa waktu lalu ada ada temen pamer foto ala matrix yang dia bikin pake Photoshop (ga tau bajakan or ori, bukan itu inti obrolan kali ini), Dia menunjukkan bagaimana dia membuat foto tersebut bahkan sampe menggunakan plugin filter tertentu, ane lupa namanya, maklum ga biasa pake photoshop.</p>
<p>Why not using Gimp? Sapa bilang Gimp ga bisa di pake untuk manipulasi foto tingkat lanjut seperti membuat foto ala matrix tersebut? Kita juga bisa membuatnya tanpa harus membajak, tanpa harus mahal bayar lisensi.</p>
<div class="shashin_image" style="width: 330px; float: o; clear: clear;"><a href="http://lh4.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SjNuhRa_cJI/AAAAAAAAAaI/pi_rbUyMLfA/matrixstyle.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_12" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh4.ggpht.com/_4hyi2shj_10/SjNuhRa_cJI/AAAAAAAAAaI/pi_rbUyMLfA/matrixstyle.jpg?imgmax=320" alt="" width="320" height="240" id="shashin_thumb_image_12" title="" /></a></div>
<p>Matrix Style Photograph created with Gimp</p>
<p>Ane ambil contoh foto pas waktu ILC di Jogja tahun 2007 lalu, foto ini kita coba jadikan foto ala matrix or we can say it &#8220;Matrix Style&#8221;&#8230;.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://www.ahardiena.web.id/images/img1.jpg" alt="" border="0"><br />
Foto Sumber yang akan kita modifikasi ala Matrix</p>
<p>Sebelum kita memulai sebaiknya kita bersihkan terlebih dahulu latar belakang yang tidak kita gunakan, ane rasa langkah untuk melakukan ini ga perlu ane jabarin, kekny sedikit banyak udah pada ngerti lah cara ngehapus sesuatu dari gambar&#8230;. cari icon penghapus <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="aligncenter" src="http://www.ahardiena.web.id/images/img2.jpg" alt="" border="0"><br />
Foto yang sudah di hapus latar belakangnya</p>
<p>Buat layer baru, beri warna putih, kemudian lanjutkan dengan menggunakan RGB Noise Filter (Filters > Noise > RGB Noise). Tidak ada yang perlu di konfigurasi pada filter ini, cukup menekan tombol OK.</p>
<p>Lanjutkan dengan Filters > Map > Displace. X displacement ubah menjadi 10, dan Y displacement ubah menjadi tinggi layar yang digunakan dikali 2. Edge Behavior pilih Smear. Anda dapat memperhalus efek garis yang muncul dilayar dengan menambahkan filter Dilate dengan mengklik Filters > Generic > Dilate.</p>
<p>Efek selanjutnya yang perlu anda tambahkan adalah efek Edge. Klik Filters > Edge Detect > Edge.  Gunakan Warp mode.</p>
<p>Apa yang ente lakukan hampir selesai, langkah selanjutnya lebih kearah menggabungkan beberapa layer dan mengemas menjadi satu kesatuan.</p>
<p>Buat layer baru, beri warna hijau. Ganti mode layer tersebut menjadi Multiply. Kembali ke layer putih yang sudah di beri efek tadi, pada pilihan Mode di jendela layer kita ubah menjadi screen. That&#8217;s it! Anda akan mendapatkan foto ala matrix!</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://www.ahardiena.web.id/images/img3.jpg" alt="" border="0"><br />
Hasil akhir dari Matrix Style dengan menggunakan Gimp.</p>
<p>Step lebih detil bisa di lihat disini <a href="http://www.scribd.com/doc/16379358/Matrix" target="_blank">http://www.scribd.com/doc/16379358/Matrix</a></p>
<p>Simple bukan? Anda bisa tambahkan beberapa efek lainnya sesuai kreasi anda agar gambar tersebut jadi lebih menarik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/computer/foto-ala-matrix-bermodalkan-gimp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Branding your Internet Cafe Business</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/business/branding-your-internet-cafe-business/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/business/branding-your-internet-cafe-business/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 May 2009 05:06:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Jasa]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Warnet]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Cafe]]></category>
		<category><![CDATA[Kepuasan Pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[Os Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Promosi]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Operasi Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Warnet]]></category>
		<category><![CDATA[Warnet Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=207</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai pengusaha warnet, kadangkala kita tidak terlalu berpikir panjang tentang promosi dan branding. Yang penting pelanggan dateng, komputer terisi semua, setoran cukup itu sudah sebuah kepuasan buat kita selaku pengusaha. Namun benarkah demikian? Di setiap seminar, ataupun ketemu dengan temen-temen warnet (khususnya warnet2 Linux) ane selalu menekankan bahwa bisnis warnet bukanlah bisnis sistem operasi, bisnis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai pengusaha warnet, kadangkala kita tidak terlalu berpikir panjang tentang promosi dan branding. Yang penting pelanggan dateng, komputer terisi semua, setoran cukup itu sudah sebuah kepuasan buat kita selaku pengusaha. Namun benarkah demikian?</p>
<p>Di setiap seminar, ataupun ketemu dengan temen-temen warnet (khususnya warnet2 Linux) ane selalu menekankan bahwa bisnis warnet bukanlah bisnis sistem operasi, bisnis warnet adalah bisnis jasa, mau pake OS windos kek, OS linux kek atau OS macintosh sekalipun selama mindset kita blum beranggapan bahwa bisnis warnet adalah bisnis jasa akan cukup sulit. Bisnis jasa adalah bisnis yang mengedepankan pelayanan. Bisnis yang mengedepankan tentang bagaimana kita memberikan pelayanan maksimal terhadap pelanggan kita, walaupun mungkin kadangkala bagi sebagian pengusaha warnet akan lebih mudah klo OS yang digunakan adalah OS yang sudah biasa digunakan oleh user karena ada 1 poin yg tidak perlu kita pikirkan yaitu OS tadi.</p>
<p>Branding atau pencitraan adalah salah satu hal penting dalam menjual jasa. Walaupun secara umum branding bersifat <strong><em>intangible</em></strong> (tidak terlihat, tidak dapat dihitung) namun pada dasarnya branding memiliki posisi penting dalam mempertahankan dan meningkatkan pendapatan warnet. Branding bukanlah sesuatu yang muncul tiba2, branding adalah sesuatu yang harus kita bangun. Untuk kasus warnet yang menggunakan Linux, branding apa sih yang harus kita ciptakan?</p>
<p>Kita bisa memanfaatkan nature nya sistem operasi Linux ini untuk menciptakan branding warnet yang kita kelola, namun kita bisa pula menciptakan branding baru. Secara umum kelebihan sistem operasi Linux yang bersinggungan langsung dengan pengguna adalah sistem operasi yang lebih resistan terhadap serangan virus. Kita bisa menciptakan branding dengan memanfaatkan nature nya sistem operasi ini, bisa saja kita branding warnet kita sebagai warnet yg aman dari virus sehingga user tidak perlu khawatir pada saat mencolokkan flashdisk mereka di warnet kita misalnya&#8230;. atau kita bisa ciptakan sebuah branding bahwa warnet kita adalah satu satunya warnet yang nyaman browsing internet tanpa gangguan spyware misalnya. Intinya banyak branding yg bisa kita ciptakan tentang warnet kita, tinggal bagaimana kreatifitas dan tentunya kapasitas yang kita miliki dalam hal menciptakan branding ini.</p>
<p>Nah, lalu bagaimana dengan kasus misalnya di sekitar warnet kita sudah berjamur warnet Linux (ini terjadi di beberapa kota, tidak perlu ane sebutkan kotanya namun memang kenyataannya ada beberapa kota yang memang kondisinya seperti ini) otomatis kelebihan ini sudah tidak relevan, karena semua warnet sudah tentu menjual kelebihan bahwa warnetnya bebas virus sebagai branding warnetnya. Apabila ini yang terjadi, anda bisa menciptakan brand baru, bisa saja anda buat image warnet ente adalah warnet terbersih di kota ente, atau brand image apalah yang menurut ente bisa ente jual dan jadikan sebuah nilai lebih keunggulan warnet anda dibandingkan pesaing.</p>
<p><strong>Seberapa perlu branding dilakukan?<br />
</strong>Klo bicara seberapa perlu, harus kita kembalikan kediri masing2. Seperti ane katakan di awal tadi, branding bersifat intangible, bersifat tidak dapat dihitung (walaupun apabila kita mau telusuri secara detil, hampir semua hal bisa dihitung, termasuk masalah branding ini). Yang jelas, branding adalah salah satu efek positif dari perpaduan marketing dan pelayanan yang baik. Dengan semakin positif penilaian user terhadap branding warnet kita tentunya akan semakin meningkatkan pendapatan yang kita dapatkan.</p>
<p>So, sistem operasi apapun yang ada gunakan, selama ente mampu menciptakan citra/branding yang kuat InsyaAllah warnet ente tidak akan khawatir kekurangan pelanggan. Atau memang pada dasarnya ketidakmampuan ente menciptakan branding yang baik sehingga pada akhirnya ente menyalahkan sistem operasi yang warnet ente gunakan sebagai kambing hitam? sangat disayang kan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/business/branding-your-internet-cafe-business/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Monitoring Internet Cafe anda dengan Webcam Streaming!</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/business/webcam-streaming-to-control-and-monitor-linux-internet-cafe/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/business/webcam-streaming-to-control-and-monitor-linux-internet-cafe/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 00:32:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[controlling]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Cafe]]></category>
		<category><![CDATA[monitoring]]></category>
		<category><![CDATA[server]]></category>
		<category><![CDATA[stream]]></category>
		<category><![CDATA[streaming]]></category>
		<category><![CDATA[Warnet]]></category>
		<category><![CDATA[warung internet]]></category>
		<category><![CDATA[webcam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=203</guid>
		<description><![CDATA[Bingung memantau warnet banyak tapi lokasinya berjauhan? kenapa bingung? intip aja aktivitas yang sedang terjadi di warnet ente. Software nya? Wuaaah jangan ditanya&#8230; dari yang paling simple sampe yang paling ngejelimet ada&#8230; Pengen yang super gaya kek di ruangan2 security di mall2 atau di hotel2? Ente bisa pake ZoneMinder! Atau pengen yang super simple dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bingung memantau warnet banyak tapi lokasinya berjauhan? kenapa bingung? intip aja aktivitas yang sedang terjadi di warnet ente. Software nya? Wuaaah jangan ditanya&#8230; dari yang paling simple sampe yang paling ngejelimet ada&#8230;</p>
<p>Pengen yang super gaya kek di ruangan2 security di mall2 atau di hotel2? Ente bisa pake ZoneMinder! Atau pengen yang super simple dan ga boros resources? Banyak juga pilihannya&#8230; dari pake yang namanya CamStream sampe yang aneh2.</p>
<p>Dari yang streaming langsung uplut ke webserver atau yang ga makan bandwidth kecuali sedang kita aktivin&#8230; macem2 deh&#8230;.</p>
<div class="shashin_image" style="width: 330px; float: o; clear: clear;"><a href="http://lh4.ggpht.com/_4hyi2shj_10/Sf-IgA_0i2I/AAAAAAAAAYA/I6WLJF0l2zc/webcamserver.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_14" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh4.ggpht.com/_4hyi2shj_10/Sf-IgA_0i2I/AAAAAAAAAYA/I6WLJF0l2zc/webcamserver.jpg?imgmax=320" alt="" width="320" height="256" id="shashin_thumb_image_14" title="" /></a></div>
<p>Screenshot webcam server di arahin ke 127.0.0.1 (localhost)</p>
<p>Salah satu software favorit yang ane suka adalah <strong>webcam server</strong>. Enteng, ga perlu live uplut ke webserver, cukup di aktivin aja di pc tempat webcam di taro dan klo perlu aja kita akses langsung ke tu pc.</p>
<p>Webcam server punya beberapa fasilitas, bisa akses via webserver ataupun direct langsung tembak ip dimana webcam server di aktifkan. Cara installnya pun gampang. Yang jelas make sure aja webcam udah bisa beroperasi dengan baik di Linux yang mo dipasangin tu webcam server, sama jangan lupa siapkan java (jre) di pc client tempat kita mo akses tu webcam.</p>
<p>Untuk pengguna Zencafe dan Slackware cukup download paket webcam server di <a href="ftp://slackware.linux.or.id/pub/people/zarathustra/webcamserver/" target="_blank">alamat ini</a>, ada 2 file, untuk server dan untuk client. klik kanan install di pc yang mo dijadiin target file untuk server webcamserver-0.50-i386-zrth.tgz dan extract file webcam_client.tar.gz di pc client. Cukup jalankan webcam_server di pc server atau jadikan sebagai autorun. Untuk client, jalankan file applet.jar dengan menjalankan perintah: /usr/lib/java/bin/java -classpath applet.jar WebCam 192.168.0.1 8888 (192.168.0.1 di ganti dengan ip target). Simple kan?</p>
<p>Untuk pengguna distro Linux lain bisa mendownload dari webnya http://webcamserver.sourceforge.net/</p>
<p>Goodluck! Selamat memantau warnet anda!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/business/webcam-streaming-to-control-and-monitor-linux-internet-cafe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Zencafe 2.0 has been released</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/computer/zencafe-20/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/computer/zencafe-20/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 19:27:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[halal]]></category>
		<category><![CDATA[legal]]></category>
		<category><![CDATA[Warnet]]></category>
		<category><![CDATA[warung internet]]></category>
		<category><![CDATA[Zencafe]]></category>
		<category><![CDATA[zencafe 2.0]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=199</guid>
		<description><![CDATA[Setelah beberapa waktu disibukan banyak hal termasuk menyiapkan rilisnya Zencafe 2.0, sampe2 ga sempet nulis2 blog akhirnya rampung juga&#8230; Zencafe 2.0, generasi selanjutnya dari sistem operasi komputer yang di khususkan untuk warnet diluncurkan bertepatan dengan pemilu legislatif tanggal 9 April kmaren di Tegal bersama dengan temen-temen warnet anggota AWALI (Asosiasi Warnet Linux &#38; Open Source [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah beberapa waktu disibukan banyak hal termasuk menyiapkan rilisnya Zencafe 2.0, sampe2 ga sempet nulis2 blog akhirnya rampung juga&#8230;</p>
<p>Zencafe 2.0, generasi selanjutnya dari sistem operasi komputer yang di khususkan untuk warnet diluncurkan bertepatan dengan pemilu legislatif tanggal 9 April kmaren di Tegal bersama dengan temen-temen warnet anggota <a href="http://www.awali.org" target="_blank">AWALI</a> (Asosiasi Warnet Linux &amp; Open Source Indonesia) yang ada disana.</p>
<p>Dengan tetap membawa misi yang sama yaitu me-Linux-kan dan melegalkan warung-warung internet di Indonesia, Zencafe tampil lebih atraktif dengan fasilitas2 baru seperti fungsi share network yang lebih mudah, langkah installasi yang lebih pendek, maupun icon yang ga terlalu berbeda namun telah mengalami banyak sentuhan sehingga lebih enak di mata <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mudah-mudahan Zencafe 2.0 dapat memberikan sumbangan berguna bagi warnet Linux di Indonesia dan juga dapat menjadi jawaban bagi pengusaha/calon pengusaha/pengelola warnet akan kebutuhan sistem operasi halal dan legal yang terjangkau dan handal untuk warnet.</p>
<p>Screenshot</p>
<div class="shashin_image" style="width: 330px; float: o; clear: clear;"><a href="http://lh6.ggpht.com/_4hyi2shj_10/Sd-ad--bPPI/AAAAAAAAAV4/VupIXovCkxg/01.zc-2.0-desktop.jpg?imgmax=640" class="highslide" id="shashin_thumb_link_16" onclick="return hs.expand(this)"><img src="http://lh6.ggpht.com/_4hyi2shj_10/Sd-ad--bPPI/AAAAAAAAAV4/VupIXovCkxg/01.zc-2.0-desktop.jpg?imgmax=320" alt="" width="320" height="240" id="shashin_thumb_image_16" title="" /></a></div>
<p>Screenshot lainnya dan link download bisa di lihat di:</p>
<p><a href="http://linux.blogs.ie/" target="_blank">http://linux.blogs.ie/</a></p>
<p>Selain itu, sekarang sudah ada website khusus yang dibuat oleh temen-temen komunitas pengguna Zencafe untuk lebih mempermudah komunikasi, pertukaran informasi dan lain-lainnya. Ane ucapkan selamat dan banyak terimakasih buat om Delly Andreas dan temen-temen komunitas pengguna Zencafe lainnya atas curahan tenaga dan pikiran serta sumbangsihnya sehingga terwujudnya website komunitas Zencafe ini. Alamat website komunitas Zencafe bisa di akses di alamat <a href="http://www.zencafe.web.id" target="_blank">http://www.zencafe.web.id</a></p>
<p>Selain itu untuk temen-temen pengguna Facebook, Zencafe juga bisa dikunjungi di Facebook di alamat <a href="http://www.facebook.com/pages/Zencafe/45817455339" target="_blank">http://www.facebook.com/pages/Zencafe/45817455339 </a>. Silahkan bergabung, untuk turut menyemarakkan Facebooknya Zencafe tersebut.</p>
<p>Selamat Pemilu&#8230; Mudah2an Pemilu kali ini memberikan hasil pemimpin2 yang lebih concern atas perkembangan open source di Indonesia. Selamat ber-Linux ria <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Regards,</p>
<p>A. Hardiena</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/computer/zencafe-20/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>131</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Iklan Open Source Software ala Indonesia</title>
		<link>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/iklan-open-source-software-ala-indonesia/</link>
		<comments>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/iklan-open-source-software-ala-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2009 06:39:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A. Hardiena</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Advertising]]></category>
		<category><![CDATA[Foss]]></category>
		<category><![CDATA[Iklan]]></category>
		<category><![CDATA[Open Source Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Open Source Software]]></category>
		<category><![CDATA[Sinetron]]></category>
		<category><![CDATA[Youtube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ahardiena.web.id/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[Terus terang aja ane seh belum pernah liat iklan open source nongol di layar TV Indonesia. Padahal TV bisa dibilang sangat memasyarakat di Indonesia dan sangat banyak penggemarnya, buktinya setidak bermutu bermutunya kebanyakan sinetron di Indonesia, tetep aja ada yang tayang tengah malam buta yang klo di pikir sapa seh yang mo nonton tu sinetron [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terus terang aja ane seh belum pernah liat iklan open source nongol di layar TV Indonesia. Padahal TV bisa dibilang sangat memasyarakat di Indonesia dan sangat banyak penggemarnya, buktinya setidak bermutu bermutunya kebanyakan sinetron di Indonesia, tetep aja ada yang tayang tengah malam buta yang klo di pikir sapa seh yang mo nonton tu sinetron jam 2 atau 3 pagi? Tapi toh tetep tayang, tandanya sedikit banyak ada yang nonton tu sinetron.</p>
<p>Partai-partai pun bersedia menghabiskan milyaran rupiah untuk dapat muncul di TV agar dapat merangkul sebagian besar pencinta kotak ajaib dengan harapan dapat menggaet cukup banyak suara pada pemilu yang hitungan bulan lagi akan dilaksanakan di Indonesia.</p>
<p>Ga tau deh ini reel iklan muncul di TV mana, tapi orang Indonesia sebenernya punya iklan untuk produk open source ini, berikut iklan open source di Indonesia dari link Facebooknya om Harry Sufehmi. Izin nebeng benwit FOSS-ID ya om Belutz <img src='http://www.ahardiena.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><object width="480" height="380" data="http://foss-id.web.id/player.swf?file=http://www.foss-id.web.id/wp-content/uploads/2009/02/indonesiagoopensourceiklan.flv&amp;autoStart=false;" type="application/x-shockwave-flash"><param name="quality" value="high" /><param name="wmode" value="transparent" /><param name="src" value="http://foss-id.web.id/player.swf?file=http://www.foss-id.web.id/wp-content/uploads/2009/02/indonesiagoopensourceiklan.flv&amp;autoStart=false;" /></object></p>
<p><em>Courtesy of FOSS-ID (www.foss-id.web.id)</em></p>
<p>Selain itu klo ada yang tertarik dengan iklan, reel ataupun showcase tentang open source anda akan menemukan banyak link di youtube tentang opensource baik yang bersifat iklan, reel, plesetan maupun showcase.</p>
<p><object width="425" height="344" data="http://www.youtube.com/v/4gm2AojOHDw&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/4gm2AojOHDw&amp;hl=en&amp;fs=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
<p><em>Courtesy of Youtube</em></p>
<p><object width="500" height="400"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/L1D6rqvkQdA&#038;fs=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/L1D6rqvkQdA&#038;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" width="500" height="400" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p><object width="500" height="400"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/oSky2Js5uFQ&#038;fs=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/oSky2Js5uFQ&#038;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" width="500" height="400" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>dan masih banyak lagi, selamat menikmati&#8230;</p>
<p>Btw, klo tau iklan-iklan open source Indonesia lainnya tolong sharing ya, atau ada yang pernah melihatnya di TV Indonesia tolong kasih tau di saluran apa munculnya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ahardiena.web.id/computer/linux/iklan-open-source-software-ala-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
